• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • Anggun N – Laman 2 – Mediapasti.com

    Penulis: Anggun N

    • Indonesia Harus Diselamatkan dari “Lubang Hitam” Warisan Jokowi

      Indonesia Harus Diselamatkan dari “Lubang Hitam” Warisan Jokowi

      Mediapasti.com – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, melontarkan kritik tajam terhadap kondisi demokrasi dan pemerintahan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, demokrasi Indonesia mengalami kemunduran serius sejak Jokowi menjabat sebagai Presiden ke-7 RI.

      Pernyataan tersebut disampaikan Sudirman saat menjadi narasumber dalam tayangan YouTube Hersubeno Point, Rabu (2/7/2025). Ia menilai bahwa berbagai praktik kekuasaan di era Jokowi telah menciptakan “lubang hitam” dalam kehidupan berbangsa.

      “Demokrasi kita mengalami kemunduran sejak era Jokowi. Kita tidak pernah mendengar istilah ‘parcok’ alias partai coklat sebelumnya. Itu muncul di masa Jokowi,” ujar Sudirman.

      Soroti Bansos, KKN, dan Dinasti Politik

      Sudirman juga menyinggung soal penyaluran bantuan sosial (bansos) yang masif di masa Jokowi, yang menurutnya sarat kepentingan politik elektoral. Ia menyebut praktik tersebut sebagai salah satu bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang terjadi secara sistematis.

      Lebih jauh, ia menyoroti praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) yang melibatkan lingkaran keluarga inti Jokowi dalam pengambilan kebijakan strategis negara.

      “Kita tidak pernah melihat KKN gila-gilaan. Mantu, mertua, keponakan, paman, diorganisasi untuk agenda pribadi. Hanya pada masa Jokowi ini terjadi. Ini lubang hitam dalam pertumbuhan bangsa yang harus ditutup dengan koreksi total,” tegasnya.

      Ajakan untuk Bangkit dan Melawan

      Sudirman menekankan bahwa kritik ini bukan didasari kebencian terhadap tokoh tertentu, melainkan keprihatinan dan kecintaan terhadap masa depan bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk berani menyuarakan keberatan terhadap penyimpangan kekuasaan.

      “Publik mesti dibangunkan keberaniannya untuk mempersoalkan ini. Bukan karena benci orang tertentu, tapi karena kita sayang pada bangsa. Kalau kita tidak naik dari lubang itu, kita akan makin terperosok,” pungkasnya.

      Pernyataan Sudirman Said memperkuat narasi sejumlah pengamat yang menilai bahwa era Jokowi ditandai dengan pelemahan demokrasi, sentralisasi kekuasaan, dan gejala dinasti politik. Kritik ini diperkirakan akan terus bergulir menjelang transisi pemerintahan berikutnya.

    • Utang Negara Tembus Rp10.269 Triliun, Sri Mulyani Beberkan Rinciannya

      Utang Negara Tembus Rp10.269 Triliun, Sri Mulyani Beberkan Rinciannya

      Mediapasti.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan posisi kewajiban pemerintah, termasuk utang jangka pendek dan panjang, mencapai Rp 10.269 triliun pada akhir 2024.

      Hal ini diungkapkan dalam penyampaian keterangan pemerintah terhadap RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN ΤΑ 2024 dalam Rapat Paripurna, DPR, Selasa (2/7/2025).

      Sementara itu, total aset negara tercatat sebesar Rp13.692,4 triliun. Dari posisi aset dan kewajiban tersebut, posisi ekuitas pemerintah mencapai Rp3.424,4 triliun.

      “Ini menggambarkan kekayaan bersih negara dan kapasitas fiskal yang tetap dapat terjaga dan diandalkan untuk menopang kebutuhan pembangunan nasional secara berkelanjutan,” tegas Sri Mulyani.

      Adapun, dalam kesempatan ini, Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa saldo anggaran lebih atau SAL dari pelaksanaan APBN tahun anggaran 2024 sebesar Rp 459,5 triliun.

      Besaran SAL itu tak mengalami perubahan bila dibandingkan dengan kondisi SAL pada 2023 yang nilainya serupa. Namun, pada akhir tahun, Sri Mulyani mengatakan, pemerintah telah menggunakan SAL 2024 hingga hasil akhirnya tersisa Rp 458,5 triliun.

      Hal ini ia ungkapkan di hadapan para anggota dewan saat menyampaikan keterangan pemerintah terhadap RUU Pertanggungjawaban APBN TA 2024 dalam sidang rapat paripurna DPR ke-21 di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (1/7/2025).

      “SAL 2024 mencapai Rp 459,5 triliun. Setelah dimanfaatkan untuk mendukung pembiayaan APBN dan memperhitungkan SILPA dari penyesuaian lain, saldo akhir tahun dari kas negara tahun 2024 adalah Rp 457,5 triliun,” ucap Sri Mulyani saat menyampaikan pidato.

      Sri Mulyani memastikan, saldo akhir tahun dari APBN 2024 itu terbilang pada level yang memadai, dan masih terus mampu menjadi penyangga fiskal saat masa transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo. Juga bisa menjadi penopang tekanan ekonomi global.

      “Saldo ini pada level memadai dan berfungsi untuk menyangga fiskal terutama dalam masa transisi pemerintah dan menghadapi berbagai kemungkinan risiko dinamis global,” tegasnya.

    • Momen Horor! Bocah Terjatuh dari Bus dan Diselamatkan di Tol JORR

      Momen Horor! Bocah Terjatuh dari Bus dan Diselamatkan di Tol JORR

      Mediapasti.com – Peristiwa mengerikan terjadi di ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) wilayah Joglo, Jakarta Barat. Seorang bocah terjatuh dari sebuah bus bertuliskan Mabes TNI Angkatan Darat (AD) saat kendaraan melaju di lajur kanan. Beruntung, bocah tersebut segera diselamatkan oleh seorang pengemudi yang berada tepat di belakangnya.

      Kejadian itu terjadi pada Senin (30/6) pukul 16.59 WIB di ruas Tol JORR arah Ciledug–Veteran Bintaro. Insiden ini sontak viral setelah rekaman dashcam pengendara yang menyaksikan langsung momen tersebut tersebar luas di media sosial.

      Terekam Kamera, Pengemudi Langsung Bertindak

      Dalam video yang beredar, terlihat bocah itu terjatuh secara tiba-tiba dari sisi kanan bus. Tanpa pikir panjang, pengemudi mobil di belakang langsung menghentikan kendaraannya dan memberikan pertolongan. Ia kemudian mengejar bus yang terus melaju, dan akhirnya mendapati bus tersebut menepi di bahu jalan.

      Korban disebut mengalami luka ringan, namun dalam kondisi sadar dan selamat.

      Polisi Lakukan Penelusuran, TNI AD Beri Penjelasan

      Kasat PJR Polda Metro Jaya AKBP Dhanar Dono menyampaikan bahwa pihaknya telah turun tangan melakukan pengecekan di lokasi, serta berkoordinasi dengan Mabes TNI AD dan instansi terkait.

      “Kami telah memeriksa TKP, mencari identitas kendaraan dan pengemudi, serta melakukan koordinasi dengan Danton Rantis Mabes AD,” jelasnya, Selasa (1/7/2025).

      Sementara itu, pihak TNI AD juga memberikan keterangan resmi melalui Kasubdispenum Dispenad Kolonel Mujahidin Alihwan. Ia membenarkan bahwa bus tersebut digunakan untuk keperluan takziah keluarga anggota TNI ke wilayah Bogor.

      “Anak tersebut duduk dekat pintu darurat. Karena tidak memahami prosedur keamanan, pintu terbuka dan anak terjatuh,” ujar Mujahidin.

      Anak Selamat, Luka Hanya Ringan

      Mujahidin memastikan bahwa kondisi korban dalam keadaan baik dan hanya mengalami lecet ringan, tanpa luka serius. Ia juga menyebut pengemudi bus langsung berhenti begitu mengetahui insiden terjadi.

      “Kondisi anak sehat, hanya luka lecet ringan. Tidak ada cedera serius,” tegasnya.

      Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan prosedur keselamatan dalam kendaraan umum, terutama yang membawa anak-anak. Polisi dan TNI masih mendalami kronologi lengkap kejadian ini.