Penampakan Gerhana Bulan Total di Sejumlah Wilayah Indonesia Tanpa Awan Mendung

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Mediapasti – Gerhana Bulan Total (GBT) mencapai puncaknya Selasa (8/11) pukul 17.59 WIB hingga 18.42 WIB. Lantaran faktor cuaca, sebagian besar wilayah RI gagal menatap keindahan fenomena langit langka ini.

Menurut pantauan CNNIndonesia.com di Planetarium Jakarta, Gerhana Bulan mulai mencapai puncaknya pada pukul 17.59 WIB. Namun, saat itu awan gelap menutupi area peneropongan.

Pemantauan gerhana Bulan pun dialihkan menggunakan siaran streaming via situs Space. Opsi lainnya adalah The Virtual Telescope Project. 

Penceramah Planetarium Jakarta Widya Sawitar mengatakan awan mendung sempat menutupi teleskop peneropong di Planetarium Jakarta, sehingga pemandangan tidak bisa terlihat.

“Tentu secara visual kalau ada mendung dan awan tidak bisa terlihat. Ini kita kerja sama dengan 21 lokasi di Indonesia, dari Ambon hingga Aceh,” kata astronom senior itu, kepada wartawan, Selasa (8/11).

Rayhan, Penceramah di Planetarium Jakarta, mengatakan penyelenggara acara mesti mengalihkan peneropongan ke streaming karena Bulan tertutup awan sejak sore hingga akhirnya hujan turun usai magrib.

“Jadi cuaca sesuai prediksi sebelumnya wilayah Jakarta pusat memang akan mendung dan hujan, dan menjadi kenyataan,” kata dia, Selasa (8/11).

Sejumlah warga yang ikut menyaksikan pantauan fenomena gerhana Bulan di Planetarium, Jakarta Pusat, pun kecewa dengan kondisi cuaca.

Meski begitu, dari pemantauan via streaming online, Gerhana ‘Blood Moon’ ini mulai mencapai puncaknya. Bulan tampak bulat sempurna dan menampakkan warna merah darah.

Akun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) pun menampilkan foto Gerhana Bulan Total dari daerah yang tak terganggu cuaca buruk.

“Puncak gerhana bulan total yang teramati oleh tim BMKG di Saumlaki Maluku,” kicau akun @infoBMKG.

Berikut penampakan gerhana bulan total tanpa awan mendung:

Foto puncak gerhana bulan di Ternate Foto: dok Twitter @infoBMKG
Puncak gerhana bulan total di Saumlaki Maluku.Foto: dok. Twitter @infoBMKG
Baca Juga :   Arus Deras di Daerah Loji Karawang Pasca Hujan Lebat
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami :

Berita Serupa

Berita Terbaru

Twitter Kami

Terjadi Runtuhnya kaca pembatas di club San Luis Potosí karena terlalu berdesakan, 3 orang tewas dan 16 orang luka-luka.

https://mediapasti.com/kriminal/18659/pengusaha-rental-mobil-jadi-korban-amuk-massa-di-pati-diteriaki-maling-oleh-warga/

Seorang anak jatuh dari pagar Jembatan Penyeberangan Jalan (JPO) tol Jatiasih yang kondisi dipagari dengan "tali rapia" kemudian korban terjatuh di jalur jalur cepat (01/6/2024)
#peristiwa #anakjatuh #jatiasih #toljatiasih #viral #kasian

Viral ! Pengakuan Pegi pada Konferensi Pers Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
#pembunuhan #pegi #vinacirebon #vina #kasusvina

Load More

Tag Berita

Sakit Hati, Putri Kandung Tega Bunuh Ayah

Mediapasti.com – Seorang pedagang perabot berinisial S ditemukan tewas di dalam tokonya di Pasar Banjir Kanal Timur (BKT), Jalan Masjid Baitul Latif, Duren Sawit, Jakarta

Gunakan Senjata Fosfor, Israel Gempur Lebanon Selatan

Mediapasti.com – Kesulitan menghadang serangan-serangan roket Hizbullah, tentara Israel dilaporkan menembaki wilayah Lebanon selatan menggunakan bom fosfor putih yang dilarang, Minggu malam (23/6/2024) waktu setempat.

Bos Rental Ungkap Trik Licik Bandit Mobil Rental Pati

Mediapasti.com – Pengusaha rental mobil di Sleman, Yogyakarta, berinisial FSP (32) mengungkap siasat licik bandit-bandit kendaraan bodong di Pati, Jawa Tengah. FSP mengaku sudah memasukkan konsumen asal