Dubes Israel Hancurkan Piagam PBB Pakai Mesin Saat Pidato Marah-Marah

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Mediapasti.com – Pada tanggal 10 Mei 2024, Duta Besar Israel untuk PBB, Gilad Erdan, melakukan aksi kontroversial dengan merobek salinan Piagam PBB dan memasukkannya ke dalam mesin penghancur kertas saat menyampaikan pidatonya di Sidang Umum PBB.

Aksi ini dilakukan Erdan sebagai bentuk protes terhadap keputusan Majelis Umum PBB yang mendukung hak Palestina untuk mendapatkan keanggotaan penuh di PBB. Erdan menyebut keputusan tersebut sebagai “penghancuran Piagam PBB” dan menuduh PBB telah “kehilangan moralitasnya”.

Tindakan Erdan ini menuai kecaman dari banyak pihak, termasuk Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, yang menyebutnya “tidak dapat diterima”.

Aksi Erdan ini menjadi sorotan dan menambah ketegangan antara Israel dan Palestina, serta menunjukkan kompleksitas dan kontroversi yang masih menyelimuti proses perdamaian di Timur Tengah.

Baca Juga :   Sekjen PBB Peringatkan Dunia Memasuki Zaman Kekacauan
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami :

Berita Serupa

Berita Terbaru

Twitter Kami

Terjadi Runtuhnya kaca pembatas di club San Luis Potosí karena terlalu berdesakan, 3 orang tewas dan 16 orang luka-luka.

https://mediapasti.com/kriminal/18659/pengusaha-rental-mobil-jadi-korban-amuk-massa-di-pati-diteriaki-maling-oleh-warga/

Seorang anak jatuh dari pagar Jembatan Penyeberangan Jalan (JPO) tol Jatiasih yang kondisi dipagari dengan "tali rapia" kemudian korban terjatuh di jalur jalur cepat (01/6/2024)
#peristiwa #anakjatuh #jatiasih #toljatiasih #viral #kasian

Viral ! Pengakuan Pegi pada Konferensi Pers Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
#pembunuhan #pegi #vinacirebon #vina #kasusvina

Load More

Tag Berita

Menkominfo Berhasil Ungkap Modus Baru Judi Online

Mediapasti.com – Menkominfo atau Menteri Komunikasi dan Informatika baru-baru ini mengungkap modus operandi (MO) baru perjudian online di Indonesia. Cara baru ini melibatkan penggunaan pulsa