Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya tiba di New York menggunakan pesawat militer Amerika Serikat, Sabtu (3/1/2026). Mereka terlihat kelur dari pesawat di bandara New York.
Maduro dan sang istri, Cilia Flores, ditangkap oleh pasukan elite antiteror AS Delta Force bersamaan dengan serangan besar-besaran ke Ibu Kota Karakas pada Sabtu dini hari.
Maduro dan Flores, dilaporkan dikawal oleh sejumlah besar agen Biro Penyelidikan Federal (FBI) dan Badan Penegakan Narkoba (DEA). Mereka akan didakwa melakukan perdagangan narkoba di pengadilan AS.
Situs web pelacakan udara Flightradar24 melaporkan, pesawat Boeing 757-223 yang berangkat dari pangkalan militer AS di Teluk Guantanamo, mendarat di Bandara Internasional Stewart di Negara Bagian New York. Nomor registrasi pesawat tidak diberikan.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa militer AS akan terlebih dahulu membawa Maduro ke New York, dan kemudian otoritas AS akan memutuskan apakah ia dan istrinya akan diadili di Miami atau New York.










