Iran Menyatakan Mundur Dari Pergelaran Piala Dunia 2026 di Amerika

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Iran menyatakan bakal mundur dari Piala Dunia 2026 karena perang. Sebelumnya, ada banyak negara berani menolak bermain di ajang tersebut, berikut daftarnya.

Iran menyatakan takkan berpartisipasi di Piala Dunia 2026 karena sedang perang melawan Amerika Serikat dan Israel. Hal itu diungkap Menteri Olahraganya, Ahmad Donyamali.

“Mempertimbangkan bahwa rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, kami tak bisa berpartisipasi di Piala Dunia dalam keadaan apapun,” ujar Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali dikutip Sky Sports.

Iran memang kehilangan pemimpin tertingginya, Ayatollah Ali Khamenei. Eskalasi perang kini makin memanas dari hari ke hari.

Perang melawan AS membuat Iran makin mantap bakal meninggalkan Piala Dunia 202. Sejak awal, keikutsertaan Team Melli memang terus dipertanyakan.

Siapa Calon Pengganti Iran di Piala Dunia 2026?

Dikutip detikSport, FIFA punya sejumlah opsi andai Iran benar-benar mundur dari Piala Dunia 2026. Mulai dari menunjuk tim dengan peringkat terbaik di Asia sebagai gantinya, atau bisa saja bermain dengan 47 negara alias tak mencari negara pengganti.

Sementara itu, pengganti Iran dari Asia yang potensial adalah Irak, yang memang masih berpeluang ke Piala Dunia 2026. Singa Mesopotamia masih berjuang lewat playoff, melawan pemenang Suriname vs Bolivia, untuk merebut tiket terakhir.

Dengan skenario itu, maka Uni Emirat Arab bisa menggantikan posisi Irak di playoff. UEA bisa mendapat kesempatan lolos ke Piala Dunia 2026 lagi, meski sempat dikalahkan Irak di babak kelima.

Asisten Pelatih Irak, Rene Meulensteen, mengonfirmasi skenario itu. Meski begitu, ia juga menyebut ada rumor FIFA akan menunjuk Italia menggantikan posisi Iran di Piala Dunia karena rangkingnya di FIFA tinggi ketimbang Irak dan UEA. Italia berada di rangking 13 FIFA, di atas Irak (58) dan UEA (68).

“Melalui AFC, kami adalah tim dengan peringkat tertinggi,” katanya kepada talkSport.

“Jadi kami akan menggantikan posisi Iran. Dan kemudian UAE mungkin akan menggantikan kami untuk bermain melawan pemenang antara Suriname dan Bolivia (di playoff).”

“Namun, ada juga rumor bahwa jika FIFA mengambil keputusan akhir, mereka mungkin akan mendorong tim dengan peringkat tertinggi di FIFA untuk menggantikan Iran, yaitu Italia. Anda bisa berpikir, tim mana yang lebih mereka inginkan di Piala Dunia?” ungkapnya.

Saat ini, Italia masih harus berjuang lewat playoff untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Sandro Tonali dkk akan melawan Irlandia Utara, 26 Maret mendatang. Pemenangnya akan diadu lagi dengan pemenang Wales vs Bosnia & Herzegovia, 31 Maret 2026. Pemenang akhir baru akan diganjar tiket Piala Dunia 2026.

FIFA Belum Respons

Dilansir dari ESPN, sejauh ini FIFA masih belum merespons kabar tersebut. Sejak Akhir Februari kemarin Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran, sudah muncul kekhawatiran kalau Iran tidak bisa ikutan Piala Dunia 2026.

Konflik di AS-Isreal vs Iran pun belum mereda. Balas-balasan serangan terus terjadi.

Sumber terpercaya menyebut, FIFA akan ambil keputusan soal Iran mau mundur dari Piala Dunia 2026 pada 30 April mendatang. Itu bertepatan dengan Kongres FIFA ke-76 di Vancouver, Kanada!

Seperti biasa, Kongres FIFA digelar di negara tuan rumah ajang Piala Dunia. Biasanya, kongres tersebut membahas soal perkembangan sepakbola, persiapan Piala Dunia, dan ancang-ancang calon tuan rumah edisi Piala Dunia selanjutnya.

Laga-laga playoff Piala Dunia masih akan main sampai akhir Maret ini. Andai semua nama sudah keluar, siapa-siapa yang lolos dan yang gugur, artinya FIFA lebih mudah menunjuk calon-calon pengganti Iran.

Saksikan pembahasan selengkapnya hanya di program detikPagi edisi Jumat (13/3/2026). Nikmati terus menu sarapan informasi khas detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami :

Berita Serupa

Berita Terbaru

Twitter Kami

[custom-twitter-feeds feed=1]

Tag Berita