Alih-Alih Pemerkosaan Mayor Paspampres, Berbalik diduga Saling Suka

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

MEDIAPASTI – Seorang oknum perwira Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) diduga memperkosa prajurit kesatuan Komando Cadangan

Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Hasil pemeriksaan mengungkapkan hal sebaliknya.

Ada dugaan apa yang terjadi dengan keduanya bukan perkosaan tapi karena suka sama suka.

Sebagaimana diketahui, perempuan yang menjadi korban diduga pemerkosaan tersebut ialah anggota kesatuan Kostrad.

Pangkat korban tergolong perwira muda. Dia mengikuti seleksi petugas pengamanan untuk kegiatan KTT G20 Bali lalu.

Sementara pelaku adalah pria berpangkat Mayor dari Paspampres. Pelaku dan korban sudah saling kenal dengan korban sejak proses pelatihan petugas pengamanan KTT G20.

Kasus Bermula dari ‘Izin Koordinasi’

Kasus dugaan pemerkosaan itu terjadi di salah satu hotel di Bali pada Selasa, 15 November 2022 malam. Awalnya, mayor Paspampres datang ke lokasi korban dengan dalih izin koordinasi.

Korban saat itu disebut sedang tidak enak badan. Lalu, Mayor Paspampres itu memperkosanya hingga korban bangun pada pagi harinya dalam keadaan tidak berbusana. Peristiwa pemerkosaan itu membuat korban sangat trauma.

Namun Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengungkap fakta yang berbeda.

Dari hasil pemeriksaan polisi militer TNI, dia menyebut apa yang terjadi antara perwira menengah berpangkat mayor di Paspampres dan perwira pertama Komando Wanita AD (Kowad) berpangkat letnan dua (letda) di Kostrad, adalah karena suka sama suka.

“Dua-duanya sudah ditahan karena dari pemeriksaan awal itu ada celah yang membuat ini semua (kejadian keduanya berhubungan intim). Mungkin tidak seperti yang diberitakan awal yaitu tetap pemerkosaan,” kata Andika kepada wartawan saat di Solo, Kamis (8/12)

“Jika itu bukan pemerkosaan, berarti tersangkanya dua artinya mereka berdua adalah pelaku yang kita kenakan adalah pasal 281 KUHP asusila,” jelas Andika.

Baca Juga :   Ayah di Bekasi Perkosa Anak Tiri Hingga Hamil dan Bunuh Anak Hasil Persetubuhannya

“Konsekuensinya adalah hukuman pemecatan dari dinas,” tegas Andika.

Andika lalu menerangkan, keduanya berkali-kali melakukan tindakan asusila.

“Berarti suka sama suka dan beberapa kali. Kalau beberapa kali kan bukan pemerkosaan,” imbuh Andika.

Dalam proses hukum di lingkup internal, Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan yang semula dikenakan pada mayor Paspampres, saat ini digugurkan.

Sebagai gantinya, mayor Paspampres beserta Letda Kowad Kostrad itu dikenai Pasal 281 tentang Asusila.

“Arahnya adalah keduanya menjadi tersangka sehingga yang tadinya pasal yang kita gunakan Pasal 285 kemungkinan besar adalah Pasal 281, asusila,” kata Andika.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami :

Berita Serupa

Berita Terbaru

Twitter Kami

Terjadi Runtuhnya kaca pembatas di club San Luis Potosí karena terlalu berdesakan, 3 orang tewas dan 16 orang luka-luka.

https://mediapasti.com/kriminal/18659/pengusaha-rental-mobil-jadi-korban-amuk-massa-di-pati-diteriaki-maling-oleh-warga/

Seorang anak jatuh dari pagar Jembatan Penyeberangan Jalan (JPO) tol Jatiasih yang kondisi dipagari dengan "tali rapia" kemudian korban terjatuh di jalur jalur cepat (01/6/2024)
#peristiwa #anakjatuh #jatiasih #toljatiasih #viral #kasian

Viral ! Pengakuan Pegi pada Konferensi Pers Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
#pembunuhan #pegi #vinacirebon #vina #kasusvina

Load More

Tag Berita

Menkominfo Berhasil Ungkap Modus Baru Judi Online

Mediapasti.com – Menkominfo atau Menteri Komunikasi dan Informatika baru-baru ini mengungkap modus operandi (MO) baru perjudian online di Indonesia. Cara baru ini melibatkan penggunaan pulsa