Prajurit TNI Gugur dan Satu Luka Berat Diserang Israel di Lebanon

Prajurit TNI Gugur dan Satu Luka Berat Diserang Israel di Lebanon (2)
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Serangan artileri Israel menghantam Markas TNI di Lebanon selatan. Total empat prajurit TNI yang menjadi korban serangan Israel.

TSM-Militer Zionis Israel melakukan serangan terhadap Markas Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) dari Indonesia pada Ahad (29/3/2026). Satu prajurit TNI dilaporkan gugur dan masih berada di Pos UNIFIL Marjayoun, Lebanon selatan.

Informasi yang didapatkan Republika, satu prajurit TNI lainnya saat ini dalam kondisi. Yang bersangkutan sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Beirut, begitu informasi yang didapatkan Republika.

Kementerian Pertahanan RI membenarkan adanya prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL gugur dalam tugas. Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemenhan Brigjen Rico Ricardo Sirait mengungkapkan, total empat prajurit TNI yang menjadi korban serangan Israel.

“Kami mengonfirmasi adanya insiden di area penugasan UNIFIL Lebanon akibat eskalasi situasi keamanan. Terdapat korban dari prajurit TNI, yaitu satu orang meninggal dunia, satu dalam kondisi luka berat, dan dua luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” ucap Rico saat dikonfirmasi Republika di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Menurut Rico, Pasukan Perdamaian TNI di Lebanon memang menjadi korban di tengah pertempuran yang terjadi Lebanon selatan. Untuk informasi lanjutan, sambung dia, nantinya bakal disampaikan oleh Mabes TNI.

“Perlu disampaikan bahwa insiden terjadi di tengah saling serang artileri, dan proses klarifikasi masih dilakukan oleh UNIFIL. Untuk perkembangan operasional lebih lanjut akan disampaikan oleh TNI,” ujar Rico.

Sebelumnya, tembakan artileri Israel menghantam posisi Pasukan UNIFIL di Lebanon selatan, melukai beberapa personel, menurut pejabat PBB dan media Lebanon. Insiden tersebut menargetkan pangkalan yang menampung pasukan Indonesia di Distrik Marjayoun, menimbulkan kekhawatiran baru tentang keselamatan pasukan internasional di tengah meningkatnya ketegangan lintas perbatasan di wilayah tersebut.

Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa penembakan tersebut menghantam markas yang digunakan oleh kontingen Indonesia dari Pasukan UNIFIL di Kota Adshit al-Qusayr. Daerah tersebut terletak dekat dengan zona perbatasan yang rawan konflik antara Lebanon dan Israel, di mana baku tembak telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Juru Bicara Pasukan PBB, Candice Ardiel, mengatakan, sebuah proyektil meledak semalam di lokasi PBB dekat Adshit al-Qusayr. “Sebuah proyektil meledak di posisi PBB, melukai sejumlah personel,” katanya dilaporkan Anadolu, tanpa memberikan detail lebih lanjut tentang kondisi para korban luka

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami :

Berita Serupa

Berita Terbaru

Tag Berita