• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • ac milan – Laman 4 – Mediapasti.com

    Tag: ac milan

    • Luka Jovic Brace Antar AC Milan Libas Inter 3-0, Rossoneri Melaju ke Final Coppa Italia

      Luka Jovic Brace Antar AC Milan Libas Inter 3-0, Rossoneri Melaju ke Final Coppa Italia

      Mediapasti.com – AC Milan sukses melangkah ke final Coppa Italia 2025 setelah membungkam rival sekota Inter Milan dengan skor telak 3-0 di leg kedua semi-final yang digelar di Giuseppe Meazza, Kamis (24/4) dini hari WIB. Agregat akhir 4-1 mengantar Milan ke partai puncak, sekaligus memastikan final kedua mereka musim ini di bawah asuhan Sergio Conceicao.

      Dominasi Milan Lewat Jovic dan Reijnders
      Luka Jovic tampil sebagai pahlawan dengan dua golnya, masing-masing di babak pertama dan awal babak kedua. Gol pembuka lahir dari umpan silang Alex Jimenez, sementara gol keduanya berasal dari sepak pojok Theo Hernandez. Tijjani Reijnders melengkapi pesta gol Milan lewat sepakan di menit akhir laga.

      Inter Milan tampil tanpa beberapa pemain kunci seperti Marcus Thuram, Denzel Dumfries, dan Hakan Calhanoglu. Peluang yang dimiliki Matteo Darmian, Dimarco, dan Lautaro Martinez gagal dimaksimalkan, sedangkan Milan tampil efektif dalam mengeksekusi peluang.

      Conceicao Ukir Final Kedua, Inter Loyo di Laga Besar
      Di bawah Sergio Conceicao, Rossoneri menunjukkan soliditas dan agresivitas yang membawa mereka ke final Coppa Italia usai menjuarai Supercoppa Italiana. Ini jadi kali pertama Milan mencapai dua final dalam satu musim sejak 2007/08.

      Inter harus mengevaluasi performa mereka di laga besar. Absennya kreator serangan dan penyelesaian buruk jadi titik lemah Nerazzurri. Simone Inzaghi mengakui kekecewaannya dan menyebut timnya “tidak cukup baik untuk lolos.”

      Reaksi Pasca-Laga
      Pelatih AC Milan, Conceicao, memuji performa Jovic dan menyebut timnya sudah “merasa bisa menang sejak laga melawan Atalanta.” Ia juga menegaskan pentingnya tetap fokus karena belum ada trofi yang diraih.

      Sementara itu, Inzaghi menegaskan kelelahan bukan alasan, namun menyayangkan penurunan performa timnya. Inter kini harus bangkit jelang laga krusial melawan Roma dan semifinal Liga Champions kontra Barcelona.

      Statistik Menarik

      • Jovic jadi pemain Milan pertama yang mencetak brace di derbi sejak Rafael Leao pada 2022.
      • Milan mencatat tiga kemenangan derbi dalam semusim atas Inter untuk kali ketiga dalam sejarah klub.
      • Rossoneri memainkan dua final dalam semusim pertama kali sejak 2007/08.

      Laga Berikutnya
      Milan akan menanti pemenang antara Bologna dan Empoli, dengan Bologna unggul 3-0 di leg pertama. Final Coppa Italia akan menjadi ujian besar berikutnya bagi Milan, sementara Inter harus fokus untuk mempertahankan posisi di puncak Serie A.

    • Inter Milan Gagalkan Kemenangan Ac Milan di San Siro dalam Laga Semifinal Coppa Italia

      HASIL AC Milan vs Inter Milan di leg I semifinal Coppa Italia 2024-2025 sudah diketahui. Setelah melalui 90 menit pertandingan di Stadion San Siro pada Kamis (3/4/2025) dini hari WIB, skor sama kuat 1-1.

      Gol Rossoneri -julukan AC Milan- dicetak Tammy Abraham pada menit 47. Sementara itu, gol Nerazzurri -julukan Inter Milan- dilesakkan Hakan Calhanoglu di menit 67.

      Selanjutnya laga leg II semifinal Coppa Italia 2024-2025 dilangsungkan pada Jumat 25 April 2025 dini hari WIB. Inter Milan atau AC Milan wajib memenangkan pertandingan untuk lolos ke final Coppa Italia 2024-2025.

      Jalannya Pertandingan

      AC Milan dan Inter Milan turun dalam pola yang berbeda. Pelatih AC Milan Sergio Conceicao menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Tammy Abraham sebagai ujung tombak.

      Sementara pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi memainkan pola 3-5-2. Trio Yan Bisseck, Stefan de Vrij dan Alessandro Bastoni dipercaya mengawal jantung pertahanan.

      Meski statusnya AC Milan yang berstatus tuan rumah, Inter Milan justru lebih dominan. Sepanjang laga, La Beneamata -julukan inter Milan- mencatatkan tujuh shot on target berbanding empat milik AC Milan.

      Selain itu penguasaan bola Inter Milan menembus 68 persen, unggul jauh dari AC Milan yang cuma mencatatkan 32 persen ball possession. Meski dominan, Inter Milan justru tertinggal lebih dulu.

      AC Milan unggul 1-0 via aksi Tammy Abraham di menit 47 setelah menerima assist Youssouf Fofana. Tersentak dengan gol yang dibuat AC Milan, Simone Inzaghi meningkatkan intensitas serangan.

      Sebanyak tiga pemain dimasukkan Simone Inzaghi di menit 59, yakni Nicola Zalewski, Henrikh Mkhitaryan dan Benjamin Pavard. Masuknya nama-nama di atas terbukti membuat serangan Inter Milan lebih tajam.

      Hasilnya positif, Inter Milan mencetak gol penyama kedudukan di menit 67 via aksi Hakan Calhanoglu, setelah menerima assist Joaquin Correa. Skor berubah 1-1 dan bertahan hingga akhir laga. Di semifinal lain yang mempertemukan Empoli vs Bologna, Rossoblu -julukan Bologna- menang 3-0 di pertemuan pertama.

    • AC Milan Tunduk 1-2 di Tangan Dinamo Zagreb dalam Liga Champions

      AC Milan Tunduk 1-2 di Tangan Dinamo Zagreb dalam Liga Champions

      Mediapasti.com – AC Milan harus menerima kekalahan 1-2 saat bertandang ke markas Dinamo Zagreb di Stadion Maksimir pada pertandingan Liga Champions, Rabu (29/1/2025) atau Kamis dini hari WIB.

      Kekalahan ini mengakhiri harapan Rossoneri untuk lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.

      Gol-gol Menentukan dari Martin Baturina dan Marko Pjaca

      Dinamo Zagreb, yang dilatih oleh Fabio Cannavaro, tampil mengesankan dengan mengalahkan AC Milan berkat gol Martin Baturina (19′) dan Marko Pjaca (60′).

      Sementara itu, Milan hanya mampu membalas satu gol melalui Christian Pulisic (53′) yang mencetak gol balasan dengan sepakan kaki kanannya.

      Keberhasilan Taktik Fabio Cannavaro dalam Menghadapi AC Milan

      Pelatih Dinamo Zagreb, Fabio Cannavaro, berhasil menaklukkan tim raksasa Italia tersebut dengan taktik yang cerdas.

      Tim Kroasia ini mampu memaksakan AC Milan bermain sesuai dengan keinginan mereka, yang berujung pada penguasaan pertandingan yang efektif.

      Cannavaro mengakui bahwa pertandingan ini sangat sulit, namun ia mengungkapkan kepuasan terhadap bagaimana timnya mengelola bola.

      “Kami berhasil membuat mereka bermain sesuai dengan yang kami inginkan. Saya sangat menyukai kepribadian yang ditunjukkan tim dalam mengelola bola,” ujar Cannavaro, dilansir dari Pianeta Milan.

      Strategi Taktik Membatasi Pergerakan Rafael Leao

      Salah satu kunci kesuksesan Dinamo Zagreb adalah strategi yang dilakukan Cannavaro untuk membatasi pergerakan pemain andalan AC Milan, Rafael Leao.

      Dalam pertandingan ini, Cannavaro memilih untuk menugaskan bek kanan berusia 35 tahun, Kevin Theophile-Catherine, untuk mengawal Leao, yang dikenal dengan kelincahan dan kecepatannya di sisi kiri serangan Milan.

      “Saya menempatkan bek kanan kami yang berusia 35 tahun di sana karena saya tahu melawan Leao bisa menjadi tantangan yang menarik,” kata Cannavaro.

      Keputusan berani ini terbukti efektif, mengingat Leao tidak mampu menemukan celah untuk menunjukkan kualitas terbaiknya.

      Kekalahan yang Mengakhiri Harapan AC Milan untuk Lolos Langsung

      Kekalahan ini membuat AC Milan dipastikan gagal lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions.

      Dengan finis di peringkat 13 dalam fase grup, Milan hanya mengumpulkan 15 poin dari delapan pertandingan, gagal mengamankan posisi yang diperlukan untuk lolos secara otomatis ke babak selanjutnya.

      Kekalahan dari Dinamo Zagreb menandakan berakhirnya perjalanan AC Milan di Liga Champions musim ini, dan kini mereka harus menghadapi tantangan untuk lolos melalui jalur lain.

      Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi anak asuh pelatih Sergio Conceicao, yang sebelumnya optimistis untuk mencapai babak 16 besar.

      Dinamo Zagreb Tampil Sempurna di Bawah Taktik Cannavaro

      Kemenangan 2-1 atas AC Milan menjadi bukti keberhasilan Fabio Cannavaro dalam meracik taktik melawan tim yang lebih besar dan lebih berpengalaman.

      Sementara itu, AC Milan harus segera melakukan evaluasi agar bisa bangkit dan mempersiapkan diri untuk kompetisi lainnya.

      Dengan kekalahan ini, Rossoneri harus menerima kenyataan pahit bahwa perjalanan mereka di Liga Champions harus terhenti di fase grup, dengan Dinamo Zagreb menunjukkan kedigdayaan mereka di kandang sendiri.