• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • ac milan – Laman 7 – Mediapasti.com

    Tag: ac milan

    • AC Milan Terang Terangan Buka 1 Borok Besar Saat Dipecundangi Liverpool

      AC Milan Terang Terangan Buka 1 Borok Besar Saat Dipecundangi Liverpool

      Mediapasti.com – Saat dipecundangi oleh Liverpool di Liga Champions, AC Milan diklaim terang-terangan menunjukkan satu borok besar di tubuh klub. Hal itu diungkapkan oleh eks pelatih AC Milan dan Juventus, Fabio Capello.

      Fabio Capello termasuk salah satu sosok yang kecewa di balik kekalahan AC Milan dari Liverpool.

      I Rossoneri mengawali kiprahnya di Liga Champions 2024-2025 dengan hasil buruk.

      Bermain di markas kebesarannya, San Siro, Selasa (17/9/2024) atau Rabu dini hari WIB, mereka justru dipaksa menyerah 1-3 oleh Liverpool.

      Padahal armada milik Paulo Fonseca sempat tampil ngebut saat laga berjalan kurang dari 5 menit.

      Christian Pulisic segera membuat timnya unggul 1-0 lewat golnya ketika laga menapaki menit ke-3.

      Hanya saja euforia dini tersebut berubah menjadi nestapa hingga paruh pertama berakhir.

      Dua gol dari dua bek The Reds, Ibrahima Konate (23′) dan Virgil van Dijk (41′) membuat Liverpool berbalik unggul 2-1.

      Di babak kedua, skuad arahan Arne Slot memastikan kemenangan 3-1 berkat gol Dominik Szoboszlai (67′).

      Kekalahan ini begitu mengecewakan bagi para pendukung AC Milan.

      Bagaimana tidak, sejauh ini AC Milan baru mengemas satu kemenangan di semua ajang kompetitif musim ini.

      Satu-satunya kemenangan adalah keberhasilan tim menundukkan Venezia 4-0 dalam lanjutan Liga Italia.

      Wajar jika hal itu menimbulkan kritik dari penggemar dan para pakar.

      Salah satunya datang dari eks pelatih AC Milan, Fabio Capello.

      Capello merasa capek menyaksikan tim Kota Mode menunjukkan permainannya di hadapan Liverpool.

      Menurutnya, AC Milan tidak memiliki keberanian terlebih satu-satunya masalah terbesar mereka adalah sosok pemimpin.

      “Saya merasa lelah menyaksikan Milan ini,” ujar Capello, dikutip BolaSport.com dari Sky Sport Italia.

      “Tidak ada reaksi, tidak mampu melakukan tiga operan.”

      “Kami terus memainkan sepak bola yang berputar di sekitar kiper, yang lebih banyak menyentuh bola daripada Morata.”

      “Anda tidak akan berhasil jika tidak memiliki keberanian.”

      “Jelas juga bahwa tidak ada pemimpin di sana.”

      “Tahukah Anda siapa pemimpin malam ini? Abraham. Satu-satunya permainan bagus Leao terjadi di menit-menit akhir.”

      “Anda memiliki seorang pemain yang dapat menyebabkan masalah bagi lawan dan Anda tidak memberikan bantuan kepadanya.”

      “Bola pertama yang ia sentuh adalah pada menit ke-20.”

      “Semua ini membuat saya memiliki sedikit kepercayaan terhadap Mian,” tuturnya mengakhiri.

    • Performa AC Milan Dikritik Tajam Oleh Paulo Fonseca

      Performa AC Milan Dikritik Tajam Oleh Paulo Fonseca

      Mediapasti.com – Paulo Fonseca membeberkan penyebab kekalahan AC Milan. Sang pelatih mengakui anak asuhnya tidak mengikuti rencana yang telah dipersiapkan untuk menghadapi Liverpool.

      Milan harus mengakui keunggulan sang lawan pada laga perdana Liga Champions 2024/25. Bermain di San Siro, Rabu (18/9/2024) dini hari WIB, mereka takluk dengan skor 1-3.Tim tuan rumah unggul terlebih dahulu lewat Christian Pulisic. Namun, The Reds sanggup comeback lewat gol-gol yang dicetak oleh Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, dan Dominik Szoboszlai.

      Dengan hasil ini, Milan masih berkutat dengan inkonsistensi dengan sebelumnya meraih kemenangan lawan Venezia 4-0 di kompetisi domestik. Hal tersebut merupakan satu-satunya clean sheet mereka musim ini, dengan kemasukan sembilan gol dalam lima pertandingan.

      Tak Jalankan Rencana

      Fonseca yang tengah berada di bawah tekanan dengan hanya meraih dua poin dari tiga pertandingan pertamanya di Serie A, tidak bisa menutupi rasa kekecewaannya atas kekalahan di pertandingan kali ini.

      “Kami bermain melawan Liverpool, yang merupakan tim besar. Kami memulai laga dengan baik, baik dalam menyerang maupun bertahan, namun kemudian kami kebobolan dua gol dari situasi bola mati yang mengubah jalannya pertandingan,” ujar Fonseca.

      “Kami kehilangan mentalitas kami, karena ketika tim kurang percaya diri, kami mengalami masalah dan tidak melakukan apa yang telah kami persiapkan dalam latihan.”

      Fonseca Murka

      Kemudian, pelatih asal Portugal ini mengakui bahwa anak asuhnya terlalu banyak melakukan kesalahan sehingga ia tidak heran Milan langsung dihukum tiga gol oleh Liverpool.

      “Saya mengatakan kepada para pemain, kalian tidak boleh melakukan kesalahan-kesalahan seperti itu dalam pertandingan seperti ini,” sambung Fonseca.

      “Pada saat yang sama, saya harus mengakui bahwa Liverpool adalah tim yang lebih baik saat ini daripada kami, kami harus terus bekerja untuk mendapatkan bukan hanya 20 menit yang bagus, tetapi 70, 80, 90 menit memainkan sepak bola kami.

      “Setelah kami kebobolan gol kedua, tim berhenti bermain, dan itu menjadi sulit setelah itu.”

    • Juara UCL Kalah Kena Gol Tunggal Chukwueze Hasil Real Madrid Vs Ac Milan

      Juara UCL Kalah Kena Gol Tunggal Chukwueze Hasil Real Madrid Vs Ac Milan

      Mediapasti.com – Real Madrid keok 0-1 dari AC Milan dalam dual uji coba pramusim 2024. Pertandingan berjalan cukup seimbang. Kali ini, Milan membuktikan tim mereka lebih siap.

      Kamis 1 Agustus 2024, pertandingan dimainkan di Soldier Field, Chicago, Amerika Serikat. Laga uji coba ini cukup meriah dihadiri oleh fans kedua tim.

      Pertandingan dimulai dengan tempo sedang. Madrid sebenarnya menurunkan banyak pemain inti, demikian pula Milan yang memainkan beberapa pemain terpenting mereka.

      Laga ini juga jadi laga debut rekrutan baru Madrid, Endrick. Bakat muda asal Brasil itu dimainkan sebagai striker, didukung Brahim Diaz dan Arda Guler.

      Meski begitu, laga terkunci 0-0 dalam 45 menit pertama. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang dan memaksimalkannya.

      Di babak kedua, Milan lantas mencuri gol lewat aksi Samuel Chukwueze, memanfaatkan assist Liberali. Serangan balik cepat, tembakan akurat dari sisi kanan. Gol! Madrid 0-1 Milan.

      Gol tersebut ternyata jadi satu-satunya gol sampai akhir laga. Madrid tidak bisa membalas. Skor 0-1 untuk kemenangan AC Milan.

      Statistik Pertandingan Madrid vs Milan

      Tembakan: 8 – 11
      Tembakan tepat sasaran: 2 – 4
      Penguasaan bola: 48% -52%
      Operan: 474 – 505
      Akurasi operan: 88% – 90%
      Pelanggaran: 15 – 16
      Kartu kuning: 0 – 1
      Kartu merah: 0 – 0
      Offside: 3 – 2
      Tendangan sudut: 3 – 1

      Susunan Pemain

      REAL MADRID XI: Courtois; Fran, Rudiger, Vallejo, Vazquez; Ceballos, Martin, Modric; Diaz, Guler, Endrick

      Subs-in: Lunin, Paz, Latasa, Palacios, Alvaro, Asencio, De Leon, Lozano

      Pelatih: Carlo Ancelotti

      AC MILAN XI: Torriani; Terracciano, Thiaw, Tomori, Calabria; Loftus-Cheek, Bennacer; Saelemaekers, Chukwueze, Liberali, Nasti

      Subs-in: Kalulu, Pulisic, Jovic, Jimenez, Pobega, Gabbia, Camarda, Musah, Cuenca, Bakoune

      Pelatih: Paulo Fonseca