• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • APBN2025 – Laman 2 – Mediapasti.com

    Tag: APBN2025

    • Dampak dan Implikasi Efisiensi Anggaran pada Ekonomi Nasional

      Dampak dan Implikasi Efisiensi Anggaran pada Ekonomi Nasional

      Mediapasti.com – Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang menekankan efisiensi belanja dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

      Melalui inpres ini, pemerintah menargetkan penghematan sebesar Rp306,69 triliun, dengan rincian pemangkasan belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp256,1 triliun dan pengurangan alokasi dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp50,59 triliun.

      Fokus Penghematan Anggaran

      Salah satu program prioritas yang didanai dari hasil efisiensi ini adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan memberikan makanan bergizi kepada masyarakat.

      Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa penghematan anggaran ini akan dialokasikan untuk program-program yang dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, seperti MBG.

      Dampak pada Kementerian dan Lembaga

      Pemangkasan anggaran ini berdampak signifikan pada berbagai kementerian dan lembaga.

      Misalnya, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal mengalami pengurangan anggaran sebesar Rp722,73 miliar, yang mencakup berbagai pos belanja termasuk honorarium pendamping desa.

      Meskipun demikian, Menteri Yandri Susanto memastikan bahwa honor pendamping desa tetap akan dibayarkan untuk setahun penuh.

      Di sisi lain, Kementerian Transmigrasi menghadapi kekurangan dana sebesar Rp50 miliar untuk gaji pegawai akibat pemangkasan anggaran.

      Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan bahwa pihaknya akan mengusulkan tambahan dana ke bendahara umum negara sesuai arahan Menteri Keuangan.

      Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengalami pemotongan anggaran sebesar 80%, setara dengan Rp81,38 triliun, yang berdampak pada sekitar 18 ribu pegawai kontrak yang terpaksa dirumahkan karena belum adanya perpanjangan kontrak akibat keterbatasan anggaran.

      Analisis Dampak Ekonomi

      Pengamat ekonomi menyoroti potensi dampak negatif dari pemangkasan anggaran ini terhadap perekonomian nasional.

      M Rizal Taufikurahman dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyatakan bahwa pengurangan belanja pemerintah dapat meningkatkan angka pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja tenaga honorer, yang pada gilirannya menurunkan daya beli masyarakat dan menghambat konsumsi domestik.

      Selain itu, pemotongan anggaran pada sektor strategis seperti infrastruktur dikhawatirkan dapat mengganggu pembangunan dan menurunkan daya saing, serta mengurangi kepercayaan sektor swasta dalam berinvestasi di masa depan.

      Shofie az Zahra dari Indonesia Development and Islamic Studies (IDEAS) menambahkan bahwa meskipun program MBG dapat meningkatkan produksi dan distribusi pangan dalam negeri, dampak positifnya mungkin tidak sebanding dengan kerugian yang ditimbulkan oleh pemangkasan anggaran di sektor lain.

      Pemutusan hubungan kerja ribuan tenaga honorer dapat menurunkan daya beli masyarakat, yang efeknya akan menjalar ke berbagai sektor ekonomi.

    • Viral! Bebek dan Angsa “Kuasai” IKN di Tengah Isu Mangkrak, Netizen Beri Komentar Pedas

      Viral! Bebek dan Angsa “Kuasai” IKN di Tengah Isu Mangkrak, Netizen Beri Komentar Pedas

      Mediapasti.com – Isu mangkraknya proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencuat setelah beredar video viral yang menunjukkan sekelompok bebek dan angsa berkeliaran di sekitar Istana Negara IKN.

      Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @paniyantoid dan kemudian dibagikan ulang oleh akun Instagram @syauqizuhdi dengan narasi satir:

      “IKB (Ibu Kota Bebek),” tulis akun tersebut.

      Video tersebut langsung menarik perhatian netizen, bahkan hingga saat ini telah ditonton lebih dari 900 ribu kali dan mendapatkan 41 ribu tanda suka.

      Banjir & Lumpur di Bandara VVIP IKN, Susi Pudjiastuti Ikut Prihatin

      Sebelumnya, netizen juga sempat dibuat heboh dengan kondisi Bandara VVIP IKN yang dipenuhi genangan air dan lumpur akibat curah hujan tinggi pada Januari 2025.

      Bahkan, pada 24 Januari 2025, bandara tersebut sempat mengalami banjir.

      Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, ikut memberikan reaksinya terhadap kondisi bandara yang viral tersebut.

      Melalui unggahan di media sosial, ia hanya menuliskan emoticon menangis, yang mengisyaratkan keprihatinannya terhadap situasi IKN.

      Anggaran IKN Diblokir, Proyek Terancam Mangkrak?

      Selain viralnya video bebek dan angsa di IKN, isu pemangkasan anggaran IKN dalam APBN 2025 turut menjadi sorotan.

      Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo, anggaran proyek IKN untuk 2025 saat ini diblokir, karena adanya pemotongan anggaran sebesar Rp 81,38 triliun di kementeriannya.

      Dalam pernyataannya di Gedung Parlemen, Senayan, pada 6 Februari 2025, Dody sempat melontarkan candaan terkait hal ini:

      “Realisasi anggaran IKN kayaknya belum ada. Anggaran kita diblokir semua, kok tanya progres ke mana? Anggarannya enggak ada. Progresnya, buat beli makan siangnya Pak Menteri, itu progresnya,” ujar Dody sambil tertawa.

      Netizen Sindir Proyek IKN dengan Komentar Kocak

      Menanggapi kondisi terbaru IKN, netizen ramai memberikan komentar yang penuh sindiran dan humor di media sosial:

      “Potong bebek angsa, angsa di IKN. Ngomong demi bangsa, padahal KKN,” ungkap @a**21.

      “Itu ternak Mulyono,” tulis akun @y**ok.

      “Asyik ada candi baru nih,” sindir @dfa_arul.

      “Gue bayangin Gibran dinas di IKN sambil dikejar soang..hahaha,” komentar @beaifu_sun.

    • Dampak Kebijakan Presiden Prabowo pada Pengelolaan Anggaran

      Dampak Kebijakan Presiden Prabowo pada Pengelolaan Anggaran

      Mediapasti.com – Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan efisiensi anggaran sebesar Rp306,69 triliun dalam APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. Instruksi ini tertuang dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025 yang dikeluarkan pada 22 Januari 2025.

      Langkah Efisiensi di Badan Kepegawaian Negara (BKN)

      Menindaklanjuti instruksi tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengeluarkan nota dinas dengan sepuluh perintah efisiensi penggunaan sarana dan prasarana kantor. Langkah-langkah tersebut meliputi:

      1. Pembatasan Alokasi Bahan Bakar Minyak (BBM): Pejabat Pimpinan Tinggi Madya mendapat alokasi maksimal 10 liter per hari kerja, sementara Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional Ahli Utama tidak mendapatkan alokasi BBM mulai 1 Februari 2025.
      2. Penghapusan Anggaran Jamuan Pimpinan: Alokasi anggaran untuk jamuan pimpinan ditiadakan.
      3. Pengurangan Anggaran Alat Tulis dan Sarana Kantor: Alokasi anggaran untuk alat tulis kantor, bahan komputer, dan alat rumah tangga kantor ditiadakan.
      4. Penghentian Pengadaan Sarana dan Prasarana Baru: Pengadaan meubelair, peralatan dan mesin, serta renovasi ruangan ditiadakan.
      5. Pengurangan Anggaran Utilitas dan Pemeliharaan: Alokasi anggaran untuk listrik, air, telepon, jasa pengiriman surat, serta pemeliharaan peralatan dan mesin/perangkat komputer dikurangi.
      6. Optimalisasi Penggunaan Mesin Fotokopi Bersama: Pencetakan dokumen dilakukan dengan menggunakan mesin fotokopi bersama yang tersedia.
      7. Penghentian Operasional Mobil Jemputan Pegawai: Operasional mobil jemputan pegawai ditiadakan.
      8. Penghapusan Biaya Sewa untuk Fasilitas Tambahan: Biaya sewa tanaman hias, karangan bunga, tenda, pengharum ruangan, pest control, aquascape, dan WA Blast ditiadakan.
      9. Pembatasan Operasional Fasilitas Kantor: Operasional lift dan air conditioner (AC) sentral akan difungsikan sebagian.

      Plt Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan, menyatakan bahwa langkah-langkah ini sesuai dengan instruksi Presiden dan Menteri Keuangan, dengan tujuan melakukan pemangkasan anggaran hingga 35% tanpa mengganggu layanan dasar BKN.

      Arahan Kepala BKN untuk ASN

      Kepala BKN, Zudan Arif, menekankan pentingnya adaptasi bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas dengan efektif dan efisien. Beliau mendorong penerapan sistem kerja yang lebih modern melalui digitalisasi birokrasi sebagai respons terhadap efisiensi anggaran.

      Kebijakan Efisiensi Nasional

      Secara nasional, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan efisiensi anggaran sebesar Rp306,69 triliun, yang terdiri dari Rp256,1 triliun dari anggaran kementerian/lembaga dan Rp50,59 triliun dari transfer ke daerah. Langkah-langkah efisiensi ini mencakup pembatasan belanja non-prioritas seperti seremonial, studi banding, perjalanan dinas, dan honorarium. Perjalanan dinas, misalnya, diinstruksikan untuk dikurangi hingga 50%.

      Instruksi ini menekankan pentingnya fokus pada kinerja pelayanan publik dan pengelolaan anggaran yang lebih selektif, dengan tujuan menjaga stabilitas fiskal dan mendukung pelayanan publik yang lebih optimal.