• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • bandung – Laman 2 – Mediapasti.com

    Tag: bandung

    • Hardiknas 2025 Tercoreng: Ratusan Pelajar di Jawa Barat Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis (MBG)

      Hardiknas 2025 Tercoreng: Ratusan Pelajar di Jawa Barat Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis (MBG)

      Mediapasti.com – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 seharusnya menjadi momen refleksi dan apresiasi terhadap dunia pendidikan Indonesia.

      Namun, di Jawa Barat, peringatan ini justru dirundung keprihatinan akibat insiden keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar dan guru usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

      Kasus Keracunan di Bandung: 342 Siswa dan 2 Guru Tumbang

      Insiden terbesar terjadi di SMP Negeri 35 Kota Bandung, Rabu (30/4/2025), hanya dua hari sebelum puncak Hardiknas.

      Sebanyak 342 siswa dan dua guru mengalami gejala mual, muntah, diare, dan lemas setelah menyantap menu MBG di sekolah.

      Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian, angka tersebut masih bisa bertambah karena proses pendataan masih berlangsung.

      “Betul (keracunan), kurang lebih segitu, karena kita masih mendata. Kemungkinan ada penambahan,” ujarnya, Kamis (1/5/2025).

      Menu MBG yang disajikan hari itu terdiri dari nasi putih, makaroni saus mushroom, kakap krispi, tempe barbeque, sayuran campur, dan buah melon.

      Tasikmalaya: 24 Pelajar dari TK hingga SMP Alami Gejala Serupa

      Di hari yang sama, 24 pelajar di Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, juga mengalami keracunan makanan. Para korban terdiri dari murid TK, SD, dan SMP.

      Riska Damayanti (15), salah satu korban, menyampaikan bahwa dirinya mengalami gejala sakit perut, mual, hingga buang air besar lima kali setelah menyantap MBG di pagi hari.

      “Menu makan isinya daging, tahu goreng, sayuran, anggur. Kayaknya dari labunya karena basi,” ungkap Riska.

      Program MBG di Tasikmalaya belum menjangkau semua sekolah, dan masih dijalankan secara bertahap di sekolah-sekolah yang ditunjuk.

      Cianjur: 79 Siswa dari MAN dan SMP PGRI Keracunan MBG

      Sebelumnya, keracunan massal juga terjadi di Kabupaten Cianjur pada Senin (21/4/2025).

      Sebanyak 79 siswa, terdiri dari 60 pelajar MAN 1 Cianjur dan 19 siswa SMP PGRI 1 Cianjur, mengalami gejala mual dan muntah setelah mengonsumsi MBG.

      “Puluhan siswa itu dirawat di RSUD Sayang Cianjur dan RS Bhayangkara,” kata Kabid P2P Dinkes Cianjur, Frida Laila Yahya, Rabu (23/4/2025).

      Evaluasi Serius Diperlukan: Program Gizi yang Gagal Lindungi Anak Didik

      Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari kebijakan pemprov dan pemkab/kota untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak dini.

      Namun, rentetan kasus ini menimbulkan pertanyaan serius terkait standar pengolahan, distribusi, dan pengawasan makanan di sekolah.

      Pakar kesehatan masyarakat dari Universitas Padjadjaran menyebut bahwa penyimpanan makanan yang tidak sesuai standar dan kurangnya kontrol kualitas dari penyedia jasa katering bisa memicu wabah keracunan makanan massal seperti ini.

      Tuntutan Transparansi dan Tindakan Cepat

      Masyarakat dan orang tua murid mendesak pemerintah untuk:

      1. Melakukan audit menyeluruh terhadap penyedia katering program MBG.
      2. Mengungkap hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan.
      3. Memberikan sanksi tegas kepada pihak yang lalai.
      4. Mengganti menu atau metode distribusi agar lebih aman.

      Kesehatan anak-anak tidak boleh menjadi taruhan dari program yang niatnya mulia namun pelaksanaannya ceroboh.

    • Detik-Detik Para Cosplayer Lari Kocar Kacir Dikejar Satpol PP Di Bandung

      Detik-Detik Para Cosplayer Lari Kocar Kacir Dikejar Satpol PP Di Bandung

      Mediapasti.com – Publik dihebohkan dengan video viral yang beredar dimedia sosial. Video tersebut memperlihatkan ketika sekelompok orang yang meniru atau cosplay berkostum super hero berlarian kocar kacir dikejar sejumlah petugas Satpol PP.

      Dalam video yang diunggah oleh pemilik akun @infojawabarat, tampak belasan super hero lari kocar-kacir ketika dikejar oleh petugas Satpol PP. Mereka terlihat berlarian menghindari petugas yang hendak menangkap mereka.

      Tampak pula beberapa jenis cosplay yang tertangkap kamera seperti transformer, naruto, setan, nenek sihir, suster ngesot, thing, pocong, spiderman, badut film IT, captain america, pororo, cinderella, hulk, hingga masha and the bear.

      Dalam peristiwa tersebut, ada sejumlah superhero yang berhasil lolos dari kejaran petugas, tapi ada juga yang pasrah dan akhirnya ditangkap petugas. Menurut informasi beredar, kejadian ini terjadi di Jalan Banceuy, Kota Bandung.

      Unggahan tersebut pun langsung dibanjiri komentar warganet. Banyak dari mereka yang menyayangkan aksi penertiban para superhero yang dianggap kreatif untuk mencari penghasilan tersebut.

      “Di satu sisi kita tertawa melihat situasi itu, namun di sisi lain rasanya sedih melihat para pejuang rupiah untuk menghidupi kehidupan sehari-hari. Semoga selalu ada solusi terbaik bagi mereka,” kata warganet.

      “Pdhl mrk kreatif, ada effort dan tdk memaksa cari cuan, yg lbh parah itu pengamen yg maksa dan suka sumpah serapah bila tdk dikasih, malah sampe nantang berantem ke pengunjung, seharusny itu yg hrs diberantas bukan mrk,” timpal yang lain. 

      Usut punya usut, menurut informasi yang beredar, apa yang terjadi di dalam video tersebut tidak seperti yang dibayangkan. Para cosplayer dan petugas Satpol PP tersebut rupanya sedang melakoni adegan dalam sebuah film, kata Satpol PP Kota Bandung.

      Proses syuting untuk film tersebut sudah berlangsung sejak hari Minggu, 6 Oktober 2024 lalu. Sedangkan aksi kejar-kejaran seperti dalam video yang beredar dilaksanakan pada Senin, 7 Oktober 2024 kemarin di Jalan Banceuy.

      Namun, belum diketahui film apa yang akan dibuat dengan melibatkan para cosplayer dan anggota Satpol PP tersebut. Namun, pihak PH sudah melakukan kerjasama dengan melibatkan Satpol PP Kota Bandung untuk pembuatan film tersebut.

    • Pasangan Ibu Dan Anak Ditemukan Tinggal Kerangka Dalam Kamar Rumah Mereka Sendiri!

      Pasangan Ibu Dan Anak Ditemukan Tinggal Kerangka Dalam Kamar Rumah Mereka Sendiri!

      Mediapasti.com – Pasangan ibu dan anak bernama Iguh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel Putra (24) ditemukan sudah menjadi kerangka di dalam kamar rumah mereka sendiri di Kompleks Tani Mulya Indah, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Keduanya ditemukan oleh suami Indah, Mudjoyo Tjandra.

      Ibu dan anak bernama Iguh Indah Hayati (55) dan anaknya Elia Imanuel Putra (24) diduga menuliskan pesan di dinding rumah sebelum meninggal. Keduanya ditemukan tinggal kerangka di atas kasur rumah mereka di Kompleks Perumahan Tanimulya Indah, RT 10 RW 15, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Senin (29/7/2024).

      Salah satu warga setempat, Entin mengatakan korban terakhir kali terlihat oleh warga sekitar lima tahun lalu atau pada 2019.

      Entin menyebut setelah bertemu terakhir kalinya, rumah yang dihuni oleh Iguh dan Elia itu tidak terdapat aktivitas apapun. Entin menganggap jika Iguh benar telah pindah rumah.

      Etin mengaku selama ini tetangganya itu memang tidak banyak berkomunikasi dengan tetangga dan warga lainnya. Ketika rumah tersebut sepi, warga mengira keduanya sudah pindah karena sempat meminta surat pindah.

      Kerangka ibu dan anak itu awalnya ditemukan oleh Mudjoyo Tjandra, suami Indah serta warga setempat. Saat itu Mudjoyo meminta tolong pada warga untuk membuka gembok di pagar rumah yang kondisinya terbengkalai.

      Betapa kaget kala mereka yang masuk ke dalam rumah itu menemukan Indah dan Elia sudah tewas dengan kondisi tubuh tinggal kerangka. Kerangka Indah dan Elia kemudian dievakuasi oleh tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi ke RS Sartika Asih untuk diidentifikasi.