• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • batam – Mediapasti.com

    Tag: batam

    • Oknum guru ngaji diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap lima anak perempuan

      Oknum guru ngaji diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap lima anak perempuan

      Seorang oknum guru ngaji di Sei Lekop, Sagulung, Batam, diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap lima anak perempuan yang merupakan muridnya.

      Peristiwa ini memicu kemarahan warga hingga berujung pada amakan massa, Jumat (26/9/2025) malam. Informasi yang beredar menyebutkan, warga yang curiga dgn perilaku sang ustadz kemudian mendatangi rumahnya. Emosi yg memuncak membuat warga merusak rumah tempat guru ngaji tersebut tinggal.

      “Kalau mau hukum ustadznya saja, jangan rumahnya. Kasihan anak istrinya,” ujar salah satu warga di media sosial, menyayangkan tindakan main hakim sendiri.

      Namun, sebagian warga lain mengaku geram dengan perbuatan oknum guru ngaji tersebut. “Ya Allah, ngeri ya, padahal sudah jadi ustadz,” komentar warga lain.

      Oknum guru ngaji tersebut akhirnya diamankan aparat kepolisian untuk mencegah situasi semakin memanas. Hingga kini, kasus ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib, sementara para korban disebut telah mendapatkan pendampingan dari keluarga masing-masing.

    • ART Disiksa dan Dipaksa Makan Kotoran Anjing, Polisi Tetapkan Dua Tersangka di Batam

      ART Disiksa dan Dipaksa Makan Kotoran Anjing, Polisi Tetapkan Dua Tersangka di Batam

      Mediapasti.com – Kasus penganiayaan keji terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) di Batam, Kepulauan Riau, menggemparkan publik.

      Korban berinisial I, asal Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, diduga mengalami penyiksaan berat, termasuk dipaksa memakan kotoran anjing dan meminum air got.

      Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

      Polresta Barelang telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yakni R (majikan korban) dan M (rekan sesama ART). Keduanya kini telah diamankan dan ditahan oleh pihak kepolisian.

      “Tadi pagi kami melakukan gelar perkara dan menetapkan R sebagai majikan korban dan M sebagai rekan sesama ART sebagai tersangka,” kata Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian, Senin (23/6/2025).

      Kasus ini mencuat setelah sebuah video yang menampilkan kondisi korban beredar luas di media sosial dan dilaporkan ke pihak berwajib.

      Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan bukti kuat adanya tindak pidana penganiayaan.

      “Dari penyelidikan kami menemukan adanya dugaan tindakan pidana yang dilakukan oleh saudari R dan M. Setelah keduanya diamankan, dilakukan pemeriksaan intensif,” ujar Debby.

      Korban Diduga Disiksa Selama Setahun

      Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus, atau yang akrab disapa Romo Pascal, selaku perwakilan keluarga korban, mengungkapkan bahwa kekerasan terhadap I sudah berlangsung sekitar satu tahun.

      Namun, kekerasan paling parah terjadi dalam dua bulan terakhir.

      “Korban mengalami penyiksaan psikologis dan fisik yang sangat berat, bahkan sampai dipaksa makan kotoran anjing. Ini adalah bentuk perbudakan modern yang sangat memprihatinkan,” ujar Romo Pascal dalam keterangan pers sebelumnya.

      Korban saat ini dalam penanganan medis dan pendampingan psikologis oleh tim perlindungan perempuan dan anak.

      Polisi menyatakan akan terus mendalami kasus ini dan menelusuri kemungkinan adanya pelanggaran lain, termasuk eksploitasi tenaga kerja dan perdagangan manusia.

    • Kisruh di Rempang, Habib Rizieq Shihab Sampai Sebut-sebut Nama Ustaz Abdul Somad: Pecundang atau Pejuang

      Kisruh di Rempang, Habib Rizieq Shihab Sampai Sebut-sebut Nama Ustaz Abdul Somad: Pecundang atau Pejuang

      Dikutip dari TVone News, Konflik Pulau Rempang masih menjadi perhatian publik. Berbagai pihak menyoroti konflik yang terjadi di Pulau Rempang, Batam. Warga sempat melakukan aksi unjuk rasa yang diwarnai kericuhan melawan aparat. Konflik terjadi lantaran warga menolak adanya rencana pembangunan kawasan Rempang Eco City.  Sehingga warga terpaksa direlokasi namun warga belum menerima kepastian dari pemerintah. Konflik ini juga menjadi perhatian dari seorang pendakwah kondang, Ustaz Abdul Somad dengan tegas mendukung warga Rempang.

      Dirinya berharap agar para pengacara yang terbang ke Pulau Rempang dapat membantu warga setempat. Selain itu, ia juga meminta kepada pengacara agar membebaskan sejumlah warga yang ditangkap oleh kepolisian atas tuduhan sebagai provokator. “Hai para pengacara-pengacara hukum, bantulah warga melayu Indonesia di daerah rempang,” tulis Ustaz Abdul Somad dalam keterangan video ceramahnya yang diunggah pada akun pribadinya, dikutip tim tvOnenews.com, Sabtu (16/9/2023).

      Kemudian beredar kabar di media sosial bahwa UAS ditangkap usai menyuarakan pendapatnya mengenai konflik di Pulau Rempang.  Namun, Polda Kepulauan Riau (Kepri) memastikan kabar pemanggilan Ustaz Abdul Somad oleh polisi usai bentrokan di Rempang adalah hoax atau bohong. “Beredarnya berita di media massa yang menyebarkan informasi tentang Ustaz Abdul Somad dipanggil polisi pasca bentrok di Rempang adalah hoax atau tidak benar,” ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Senin (18/9/2023). Ustaz Abdul Somad. (Ist)

      Ternyata kabar tersebut sempat didengar oleh mantan pemimpin Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab yang mengaku kaget saat mendengar kabar burung bahwa UAS dipanggil oleh Polisi. Habib Rizieq pun langsung meminta bantuan kepada pengacara untuk menghubungi teman-temannya di Batam untuk mengonfirmasi kabar tersebut. “Kita marah kalau seorang Ustadz Abdul Somad yang menyuarakan kebenaran, membela bangsa Melayu, mendukung perjuangan bangsa Melayu, kemudian dianggap sebagai penjahat. Kita tidak akan Ridha dan kita tidak akan terima,” ungkap Habib Rizieq dalam sebuah video pada kanal YouTube Qolbu Aswaja.

      “Saya mau tanya Ustaz Abdul Somad itu pecundang atau pejuang? Pejuang, beliau bukan penjahat,” serunya. Tapi, pendakwah kondang ini bersyukur, setelah mendengar kabar dari asisten UAS bahwa kabar yang beredar merupakan Hoax.  Habib Rizieq mengatakan bukan UAS yang dipanggil oleh Polisi, namun sahabatnya yang bernama Ustaz Burhan. Tetapi ia tetap menyayangkan Ustaz Burhan dipanggil oleh kepolisian sebab UAS mengatakan beliau orang yang baik yang suka memuliakan orang, seperti memberi makan.

      “Kemarin begitu warga dari Rempang numplek di Batam, mereka demo menuntut keadilan, enggak bawa makanan, enggak bawa minuman. Ustaz Burhan berbaik hati kasih makan, Kasih minum, Eh Ustadz Burhan dipanggil polisi,” katanya. Habib Rizieq dikabarkan oleh Ustaz Abdul Somad bahwa Ustaz Burhan dipanggil sesuai dalam surat panggilan karena diduga melakukan tindak pidana membantu orang dalam melakukan kejahatan. (kmr)