• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • EkonomiIndonesia – Laman 3 – Mediapasti.com

    Tag: EkonomiIndonesia

    • Gelombang PHK Massal Kembali Mengguncang! Ribuan Buruh Terdampak, Ini Penyebabnya

      Gelombang PHK Massal Kembali Mengguncang! Ribuan Buruh Terdampak, Ini Penyebabnya

      Mediapasti.com – Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal kembali terjadi di sektor manufaktur Indonesia, terutama di industri padat karya seperti tekstil dan garmen.

      Dalam lima bulan terakhir, setidaknya delapan perusahaan manufaktur dan teknologi melakukan PHK massal, menyebabkan puluhan ribu pekerja kehilangan mata pencaharian.

      Penyebab PHK Massal: Dari Krisis Ekonomi hingga Kebijakan Industri

      Sejumlah faktor menjadi pemicu lonjakan PHK di sektor manufaktur, di antaranya:

      • Pelemahan daya beli masyarakat, baik di dalam negeri maupun pasar ekspor.
      • Lesunya sektor industri, terutama di bidang tekstil dan garmen.
      • Kebijakan industri yang berubah, mempersulit operasional perusahaan.

      Kasus Sritex: Runtuhnya Raksasa Tekstil Indonesia

      Salah satu yang paling menyita perhatian adalah PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex).

      Perusahaan tekstil raksasa asal Sukoharjo, Jawa Tengah ini resmi dinyatakan pailit dan menutup pabriknya, menyebabkan 10.665 karyawan kehilangan pekerjaan.

      Sritex, yang pernah menembus pasar lebih dari 100 negara, tak mampu bertahan setelah dihantam krisis ekonomi global selama pandemi Covid-19, yang diperparah dengan anjloknya penjualan secara berkelanjutan.

      24 Ribu Pekerja Kehilangan Pekerjaan di Awal 2025

      Menurut Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), sekitar 24.000 pekerja kehilangan pekerjaan hanya dalam dua bulan pertama tahun 2025.

      Data ini diperoleh dari jumlah pekerja yang mengajukan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) ke BPJS Ketenagakerjaan.

      Tren PHK massal ini berisiko meningkatkan angka pengangguran di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran pada Agustus 2024 mencapai 7,4 juta orang, meningkat dibanding Februari 2024 yang masih 7,19 juta orang.

    • PHK Massal di Sritex Jelang Ramadan 2025: Karyawan Tak Dapat THR?

      PHK Massal di Sritex Jelang Ramadan 2025: Karyawan Tak Dapat THR?

      Mediapasti.com – Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang menimpa karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menjelang Ramadan 2025 menimbulkan kekhawatiran terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

      Para pekerja menduga bahwa kurator sengaja menghindari kewajiban pembayaran THR dengan melakukan PHK tepat sebelum bulan suci tersebut.

      PHK Massal Menjelang Ramadan 2025

      Koordinator Serikat Pekerja Sritex, Slamet Kaswanto, mengungkapkan bahwa sejak perusahaan dinyatakan pailit pada 21 Oktober 2024, manajemen perusahaan beralih ke tim kurator.

      Namun, kurator baru mengambil tindakan PHK pada 26 Februari 2025, hanya dua hari sebelum Ramadan dimulai.

      Slamet mempertanyakan timing tersebut dan mencurigai adanya upaya untuk menghindari pembayaran THR kepada karyawan.

      PHK massal ini berdampak pada lebih dari 10.000 karyawan di berbagai unit Sritex Group.

      Rinciannya, PT Sritex Sukoharjo memberhentikan 8.504 karyawan, PT Primayuda Boyolali 956 karyawan, PT Sinar Panja Jaya Semarang 40 karyawan, dan PT Bitratex Semarang 104 karyawan.

      Harapan Pekerja terhadap Pemerintah dan DPR

      Para pekerja berharap Komisi IX DPR RI dapat membantu mereka mendapatkan hak-haknya, termasuk THR dan pesangon.

      Mereka menekankan bahwa PHK dilakukan saat mereka masih aktif bekerja, bahkan ada yang sedang lembur.

      Selain itu, mereka mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto pernah menekankan agar tidak ada PHK di Sritex dan perusahaan harus tetap beroperasi.

      Janji Kurator dan Kebijakan Pemerintah

      Tim kurator berjanji akan membayar hak dan pesangon karyawan yang di-PHK. Namun, detail mengenai waktu dan mekanisme pembayaran masih belum jelas.

      Sementara itu, pemerintah telah mengalokasikan sekitar Rp50 triliun untuk pembayaran THR bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2025.

      Namun, mekanisme pembayaran THR bagi karyawan swasta yang terkena PHK sebelum Lebaran masih menjadi tanda tanya.

      Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2025, pekerja yang mengalami PHK terhitung sejak 30 hari sebelum hari raya keagamaan berhak atas THR.

      Namun, implementasi aturan ini dalam konteks kepailitan perusahaan seperti Sritex memerlukan perhatian khusus dari pemerintah dan pihak terkait.

      PHK massal ini tidak hanya berdampak pada karyawan yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga pada perekonomian lokal di wilayah operasional Sritex.

      Banyak keluarga yang menggantungkan hidupnya pada perusahaan ini, sehingga diperlukan langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi dampak sosial dan ekonomi yang timbul.

    • Prabowo Resmikan Bank Emas Pertama di Indonesia, Apa Keuntungannya bagi Masyarakat?

      Prabowo Resmikan Bank Emas Pertama di Indonesia, Apa Keuntungannya bagi Masyarakat?

      Mediapasti.com – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Bank Emas, atau Bullion Bank, yang menjadi institusi keuangan pertama di Indonesia yang fokus pada pengelolaan aset emas.

      Peresmian ini berlangsung di The Gade Tower, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk:

      • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
      • Menteri Keuangan Sri Mulyani
      • Menteri Investasi Rosan Roeslani
      • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
      • Menteri BUMN Erick Thohir

      Selain itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga turut hadir dalam acara bersejarah ini.

      Peresmian ditandai dengan Presiden Prabowo memasukkan dummy emas batangan ke dalam treasure box, didampingi oleh para menteri dan direktur utama dari berbagai lembaga.

      “Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

      Apa Itu Bank Emas dan Mengapa Penting?

      Bank Emas adalah lembaga keuangan yang khusus menangani pengelolaan, penyimpanan, dan perdagangan emas. Sebelumnya, Indonesia tidak memiliki sistem perbankan yang secara spesifik mengelola emas sebagai aset keuangan.

      Menurut Prabowo, selama ini emas yang ditambang di Indonesia lebih banyak mengalir ke luar negeri. Dengan adanya Bank Emas, diharapkan aset emas nasional dapat dikelola dengan lebih baik di dalam negeri.

      “Kita ingin sekarang punya bank khusus untuk emas di Indonesia,” tegasnya.

      Manfaat Bank Emas untuk Masyarakat

      Dengan adanya Bank Emas, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah dan aman untuk berinvestasi dalam emas. Berikut beberapa manfaat utama yang bisa diperoleh:

      1. Keamanan Penyimpanan Emas

      Banyak masyarakat yang masih menyimpan emas di rumah, bahkan di tempat yang tidak aman seperti di bawah bantal atau dalam toilet, sebagaimana disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

      “Potensi emas yang beredar di masyarakat ini sekitar 1.800 ton, banyak yang disimpan di bawah bantal, ada di toilet, bahkan di balik batu bata,” ungkap Erick.

      Dengan Bank Emas, masyarakat bisa menyimpan emasnya di lembaga yang terpercaya tanpa khawatir kehilangan atau pencurian.

      2. Kemudahan Bertransaksi dan Berinvestasi

      Bank Emas akan memungkinkan masyarakat untuk menjual, membeli, atau menggadaikan emas dengan lebih mudah dan aman melalui sistem perbankan yang terintegrasi.

      3. Menstabilkan Nilai Rupiah

      Dengan lebih banyak emas yang dikelola di dalam negeri, ketergantungan Indonesia terhadap mata uang asing bisa berkurang, sehingga membantu stabilitas ekonomi.

      4. Alternatif Investasi yang Stabil

      Emas dikenal sebagai aset safe haven yang tahan terhadap inflasi dan gejolak ekonomi. Dengan adanya Bank Emas, masyarakat dapat lebih mudah berinvestasi dalam emas sebagai bentuk perlindungan keuangan.

      Langkah Besar Menuju Kedaulatan Ekonomi

      Peluncuran Bank Emas ini bukan hanya langkah maju bagi industri keuangan Indonesia, tetapi juga merupakan bagian dari strategi besar meningkatkan kedaulatan ekonomi nasional.

      Dengan dikelolanya aset emas secara mandiri, Indonesia bisa mengurangi ketergantungan pada perbankan asing dan memperkuat cadangan emas nasional.

      Menurut Prabowo, kehadiran Bank Emas diharapkan bisa mengubah cara masyarakat memandang emas sebagai aset keuangan, bukan hanya sekadar perhiasan atau tabungan fisik.

      “Emas adalah aset yang stabil dan bisa menjadi pelindung nilai yang baik,” tegasnya.