• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • KecelakaanTol – Mediapasti.com

    Tag: KecelakaanTol

    • Tabrakan Beruntun Libatkan 10 Kendaraan di Tol Bekasi Barat, Diduga Akibat Rem Blong

      Tabrakan Beruntun Libatkan 10 Kendaraan di Tol Bekasi Barat, Diduga Akibat Rem Blong

      Mediapasti.com – Sebanyak 10 kendaraan terlibat dalam tabrakan beruntun di Exit Tol Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Rabu (4 Juni 2025) pukul 18.15 WIB.

      Peristiwa ini terjadi saat lalu lintas sedang padat menjelang malam, bertepatan dengan jam pulang kerja.

      Rem Blong Diduga Jadi Penyebab Utama

      Menurut Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono, kecelakaan bermula saat truk jenis wing box mengalami rem blong ketika melaju dari arah Exit Cikampek menuju Bekasi Barat.

      Akibatnya, truk kehilangan kendali dan menabrak kendaraan-kendaraan di depannya.

      “Truk wing box membuang ke kiri, lalu menabrak kendaraan di lajur dua dan satu,” ujar Argo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/6/2025).

      Benturan beruntun tersebut akhirnya menyebabkan sembilan kendaraan lain ikut terlibat dalam kecelakaan.

      Truk Terguling dan Rusak Fasilitas Tol

      Truk wing box tersebut akhirnya berhenti dalam posisi melintang dan menabrak pagar kantor gerbang tol Bekasi Barat, yang merupakan fasilitas milik Jasa Marga.

      Tidak hanya menyebabkan kerusakan kendaraan, kecelakaan ini juga menimbulkan kerusakan pada infrastruktur jalan tol.

      Berikut ini daftar kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut:

      • Bus B 7984 FGA
      • Bus B 7387 TAA
      • Toyota Avanza B 1467 KRA
      • Honda Freed B 2684 KYK
      • Chery B 2106 KRP
      • Hyundai Stargazer B 1892 RZS
      • Wuling B 1851 KNQ
      • Suzuki Ertiga D 1026 IM
      • Toyota Calya B 2035 KRP
      • Truk Wing Box B 9476 FFU

      Tidak Ada Korban Jiwa

      Meski insiden ini melibatkan banyak kendaraan dan terjadi pada jam sibuk, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa.

      Namun, kerugian material cukup besar akibat kerusakan pada kendaraan serta fasilitas tol.

      “Kecelakaan tabrak beruntun ini hanya menimbulkan kerugian materi. Penyebab utama diduga karena rem blong,” tegas Argo.

      Petugas Jasa Marga dan aparat kepolisian segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan serta pengaturan lalu lintas.

      Kemacetan sempat terjadi di sekitar Exit Tol Bekasi Barat selama beberapa jam.

    • Mobil BMW Terjun dari Ujung Tol Krian-Gresik Akibat Mengikuti Google Maps

      Mobil BMW Terjun dari Ujung Tol Krian-Gresik Akibat Mengikuti Google Maps

      Mediapasti.com – Sebuah insiden mengejutkan terjadi pada Sabtu (5/4/2025) pukul 22.00 WIB, ketika sebuah mobil BMW berwarna hitam dengan nomor polisi P 805 INI terjun bebas dari ujung Tol Krian-Gresik yang belum selesai dibangun.

      Pengemudi, Moch Rudie Heru Komandono (62), warga Benowo, Surabaya, bersama penumpangnya, Endang Sri Wahyuni (48), warga Babatan Mukti Wiyung, Surabaya, mengalami luka ringan dalam kecelakaan tersebut.

      Kronologi Kejadian

      Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat mobil BMW tersebut melaju dari arah Krian menuju Bunder (selatan ke utara).

      Pengemudi mengikuti petunjuk dari aplikasi Google Maps yang mengarahkan untuk terus lurus.

      Meskipun terdapat barrier beton yang menutup akses ke ruas tol yang belum tersambung, pengemudi menerobos melalui celah sempit yang cukup untuk satu mobil.

      Setelah melewati celah tersebut, mobil memasuki ruas tol Krian-Gresik yang belum terhubung dengan jalan Tol Manyar.

      Akibatnya, mobil terjun dari ketinggian sekitar 12 meter dan mendarat di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Gresik. ​

      Kondisi Pengemudi dan Penumpang

      Beruntung, baik pengemudi maupun penumpang hanya mengalami luka ringan meskipun mobil mengalami kerusakan signifikan.

      Keduanya segera dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan medis.

      Setelah menjalani perawatan, mereka telah diperbolehkan pulang.

      Tanggapan Pihak Berwenang

      Pihak kepolisian menyoroti pentingnya kewaspadaan pengemudi saat menggunakan aplikasi navigasi.

      Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda, mengimbau pengemudi untuk tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi navigasi dan selalu memperhatikan rambu-rambu serta kondisi jalan.

      Ia juga menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola tol untuk menutup celah pada barrier guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

      Kondisi Ruas Tol Krian-Gresik

      Ruas Tol Krian-Gresik, khususnya segmen menuju Manyar, diketahui belum selesai dibangun dan belum dioperasikan secara resmi.

      Meskipun demikian, terdapat celah pada barrier yang memungkinkan kendaraan masuk ke area tersebut.

      Pihak berwenang menegaskan bahwa area tersebut seharusnya tidak dilalui oleh kendaraan hingga konstruksi selesai dan dinyatakan aman untuk digunakan. ​

      Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak memaksakan diri memasuki jalur yang belum dioperasikan.

      Selain itu, penting bagi pengemudi untuk tidak sepenuhnya mengandalkan aplikasi navigasi tanpa memperhatikan kondisi nyata di lapangan.

      Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam berkendara.​