• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • Kriminalitas – Mediapasti.com

    Tag: Kriminalitas

    • Pria Ngaku ‘Orang Ring Satu Istana’ Ancam Warga Depok dan Pamer Diduga Pistol, Polisi Bertindak

      Pria Ngaku ‘Orang Ring Satu Istana’ Ancam Warga Depok dan Pamer Diduga Pistol, Polisi Bertindak

      Mediapasti.com – Seorang pria mengaku sebagai bagian dari “ring satu” Istana Negara viral setelah terekam mengancam warga dan memamerkan benda mirip pistol.

      Insiden itu terjadi di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, dan menjadi perbincangan hangat di media sosial sejak Senin, 30 Juni 2025.

      Dalam video yang beredar, pria tersebut tampak mengenakan kaus abu-abu dan celana jins, terlibat adu argumen dengan sejumlah warga yang diduga berkaitan dengan sengketa lahan proyek pembangunan madrasah.

      Pelaku Klaim Dekat dengan Istana dan Pamer Senjata

      Saat perdebatan memanas, pria tersebut menyebut dirinya sebagai orang dalam pemerintah.

      “Kalau kewenangan, saya hanya pembantu ya. Menang saya juga orang pemerintah. Saya ring satunya Istana sebenarnya. Ini buktinya, saya punya begini,” ucap pria itu sambil menunjuk benda mirip pistol di pinggangnya.

      Seorang warga yang merasa terancam langsung membalas, “Mau nembak gua? Tembak gua!”

      Menurut narasi yang menyertai video di media sosial, peristiwa tersebut terjadi di Kampung Kepupu, Kelurahan Rangkapan Jaya Lama, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

      Lokasi diduga merupakan area proyek pembangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan tampak terdapat alat berat di sekitar lokasi kejadian.

      Polisi Turun Tangan dan Selidiki Kasus

      Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras, membenarkan bahwa kasus tersebut sudah dalam penanganan pihak kepolisian.

      Ia menyebut kasus kini sedang didalami oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Depok.

      “Iya, sudah ditindaklanjuti. Sementara dalam tindak lanjut Satreskrim,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (30/6/2025).

      Hingga saat ini, identitas dan motif pria tersebut masih diselidiki lebih lanjut oleh pihak berwenang.

    • Ormas PP Kuasai Parkir RSUD Tangsel Sejak 2017, Polda Metro Jaya Tetapkan 30 Tersangka

      Ormas PP Kuasai Parkir RSUD Tangsel Sejak 2017, Polda Metro Jaya Tetapkan 30 Tersangka

      Mediapasti.com – Polda Metro Jaya mengungkap penguasaan lahan parkir di RSUD Tangerang Selatan (Tangsel) oleh organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) sejak 2017.

      Aksi ini disebut telah menghambat hak pengelolaan resmi yang dimiliki oleh pihak swasta pemenang tender.

      Kepolisian menyebut ormas PP telah mengambil keuntungan dari pengelolaan parkir secara ilegal selama bertahun-tahun.

      Tak hanya itu, upaya vendor resmi untuk mengambil alih pengelolaan kerap mendapat intimidasi dan kekerasan fisik.

      “Ormas PP mendapatkan keuntungan harian dengan menarik biaya parkir, Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, dalam konferensi pers, Senin (26/5/2025).

      Pemenang Tender Gagal Kelola Parkir Akibat Intimidasi

      Pada 2022, Pemerintah Kota Tangsel menggelar tender resmi untuk pengelolaan parkir RSUD.

      Tender ini dimenangkan oleh PT BCI, namun realisasi pengelolaan tidak berjalan lancar.

      “Pemenang tender tidak bisa mengelola karena dihalang-halangi, diintimidasi, dan terjadi bentrokan,” ungkap Wira.

      PT BCI sempat mencoba memasang gate otomatis, namun selalu ditolak oleh ormas PP yang masih menduduki lahan.

      Berbagai upaya mediasi yang difasilitasi oleh Pemkot Tangsel juga berakhir gagal.

      Vendor Diteror dan Diintimidasi Sejak 2023

      Kronologi intimidasi terhadap PT BCI dimulai sejak 2023. Setelah memenangkan lelang, perusahaan berupaya memasang perangkat parkir otomatis di area RSUD.

      Namun, vendor kerap mendapat ancaman kekerasan.

      Tim kerja diancam akan dibacok dan mobilnya dibakar

      Terjadi aksi pemukulan dan penendangan terhadap pekerja

      Peralatan parkir dirusak bahkan palang gate dirobohkan hingga mengenai salah satu pekerja

      Setelah berbagai upaya damai tidak membuahkan hasil, PT BCI akhirnya melayangkan surat resmi kepada Wali Kota Tangerang Selatan untuk meminta kepastian hukum atas hak pengelolaan.

      Pada 18 September 2023, dilakukan rapat mediasi di Kantor Satpol PP antara PT BCI dan ormas PP Tangsel, namun Ketua MPC PP Tangsel, Muhammad Reza (MR), menolak meninggalkan lokasi parkir.

      Polda Metro Jaya Tangkap 30 Orang, Ketua MPC PP Ditetapkan DPO

      Kepolisian akhirnya turun tangan dan melakukan penggerebekan di lokasi pada Mei 2025.

      Hasilnya, sebanyak 30 anggota Pemuda Pancasila ditangkap.

      “Kami sudah menetapkan Ketua MPC PP Tangsel sebagai tersangka, namun yang bersangkutan masih dalam pengejaran (DPO),” tegas Kombes Wira.

      Polda Metro Jaya berkomitmen untuk menindak tegas praktik-praktik premanisme di fasilitas publik, terutama yang merugikan pelayanan kesehatan masyarakat.

    • Tragis! Dwi Astuti Ditemukan Tewas Dicor di Wonogiri, Kekasih Jadi Tersangka

      Tragis! Dwi Astuti Ditemukan Tewas Dicor di Wonogiri, Kekasih Jadi Tersangka

      Mediapasti.com – Setelah dua bulan dinyatakan hilang tanpa jejak, Dwi Astuti (24), warga Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

      Jenazahnya ditemukan terkubur dan dicor di pekarangan rumah milik orang tua kekasihnya.

      Motif Asmara dan Utang Diduga Jadi Pemicu Pembunuhan

      Berdasarkan penyelidikan Satuan Reserse Kriminal Polres Wonogiri, pembunuhan ini terjadi pada 11 Februari 2025.

      Dwi diketahui meninggalkan rumah sehari sebelumnya dan sempat bertemu dengan kekasihnya di wilayah Baturetno. Keduanya lalu menuju rumah orang tua pelaku.

      Di lokasi tersebut, korban diduga meminta pelaku untuk menikahinya.

      Permintaan itu memicu pertengkaran hebat.

      Dalam keadaan emosi, pelaku menganiaya korban hingga tewas.

      Selain persoalan asmara, polisi menduga pembunuhan juga dipicu oleh utang pelaku kepada korban sebesar Rp15 juta.

      Jenazah Dicor di Pekarangan Rumah Orang Tua Pelaku

      Setelah melakukan aksi keji tersebut, pelaku panik dan berusaha menghilangkan jejak.

      Ia mengubur jenazah korban di pekarangan rumah dan menutupnya dengan cor semen untuk menyamarkan bau serta menghindari kecurigaan warga sekitar.

      Penemuan jenazah Dwi Astuti baru terungkap setelah adanya pengembangan dari laporan orang hilang dan penyelidikan intensif dari pihak kepolisian.

      Pelaku yang telah diamankan kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Wonogiri.

      Ia dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.