• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • Makan bergizi gratis – Mediapasti.com

    Tag: Makan bergizi gratis

    • Cerita Guru Honorer sudah Mengabdi Lebih dari Beberapa Tahun, Tapi Kalah sama Pegawai MBG yang diangkat jadi PPPK

      Cerita Guru Honorer sudah Mengabdi Lebih dari Beberapa Tahun, Tapi Kalah sama Pegawai MBG yang diangkat jadi PPPK

      Keputusan pengangkatan pegawai dapur makan bergizi gratis (MBG) menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) menyisakan kekecewaan mendalam bagi sebagian tenaga honorer di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

      Lufanda, mantan pekerja honorer yang telah mengabdi lebih dari empat tahun, menilai kebijakan tersebut menyakitkan karena masa pengabdiannya justru berakhir tanpa kepastian status.

      Ia diberhentikan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang per 30 Juni 2025 dan hingga kini belum mendapatkan pekerjaan baru. “Di sisi lain yang mengabdi belasan tahun saja masih belum terakomodir dan malah tersisih,” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (21/1/2026).

      Lufanda merupakan tenaga honorer yang tidak masuk dalam pangkalan data (non-database) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Bersama ratusan honorer lain, ia sempat menuntut agar diangkat menjadi PPPK paruh waktu.

      Menurutnya, pengangkatan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG menjadi PPPK menciptakan ketimpangan bagi tenaga honorer daerah yang telah lama menunggu status aparatur sipil negara (ASN). “Tidak adil karena prosesnya terlalu singkat,” cetusnya.

      Bandingkan Posisi Honorer dan Pegawai SPPG

      Kekecewaan serupa disampaikan Eko Susilo, mantan pekerja honorer di Balai Penyuluhan Keluarga Berencana Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.

      Eko menilai pemerintah bersikap diskriminatif terhadap tenaga honorer, terutama guru, yang hingga kini belum juga diangkat menjadi ASN.

      Ia membandingkan posisi honorer daerah dengan pegawai SPPG. Menurutnya, honorer bekerja langsung di institusi pemerintah, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga tenaga teknis. Sementara pegawai SPPG bekerja di unit swasta yang menjadi mitra Badan Gizi Nasional dalam memproduksi menu MBG. “Sakit jiwa pemerintah,” cetusnya.

      Eko juga tergabung dalam forum ratusan tenaga honorer non-database BKN yang sempat menyampaikan tuntutan ke pemerintah pusat. Pada November 2025, perwakilan honorer bersama Komisi I DPRD dan pejabat Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah Kabupaten Magelang mendatangi Kementerian PANRB.

      “Hasil pertemuan saat itu (nasib pekerja honorer) dikembalikan ke daerah masing-masing,” kata Agung Prabowo, ketua forum pekerja non-database BKN, dikutip Kompas.com (8/12/2025).

      Kementerian PANRB menawarkan solusi agar pemerintah daerah tetap bisa mempekerjakan tenaga honorer melalui skema alih daya atau outsourcing. Kepala BKPPD Kabupaten Magelang, Ari Handoko, menjelaskan bahwa skema tersebut hanya bisa diterapkan untuk posisi tertentu. “Tidak bisa jabatan ASN di-outsourcing-kan,” ujarnya.

      Pegawai Dapur MBG jadi PPPK

      Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyatakan pegawai inti SPPG akan diangkat menjadi ASN PPPK. Pegawai yang dimaksud meliputi kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan.

      “Hampir seluruh kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan yang sudah lama beroperasi nanti akan jadi ASN PPPK per tanggal 1 Februari,” kata Dadan saat ditemui Kompas.com di Menara Kompas, 19 Januari 2026.

      Ia menegaskan, posisi di luar tiga pegawai inti tersebut, seperti relawan, tidak termasuk dalam skema pengangkatan PPPK.

    • Ngeri, Mobil MBG Menabrak para Siswa SD di Lapangan di Jakarta Utara

      Ngeri, Mobil MBG Menabrak para Siswa SD di Lapangan di Jakarta Utara

      Jakarta – Mobil pengantar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) nyelonong masuk ke SDN Kalibaru 01 Pagi, Jakarta Utara (Jakut), dan menabrak para siswa yang sedang melakukan kegiatan di lapangan. Mobil itu awalnya menghantam pagar sekolah.

      Salah seorang saksi di lokasi, Rahmat, mengatakan mobil itu awalnya menabrak gerbang sekolah. Mobil GranMax berwarna putih itu kemudian berbelok sedikit ke arah kiri, lalu langsung menabrak para pelajar yang berada di lapangan sekolah.

      “Dia langsung nabrak pintu, jatuh pintu. Si orang habis, nggak ada, bubar barisan, bubar barisan saja gitu. Jadi kecelakaan nabrak orang, sampai keseret,” ujar Rahmat, yang berjualan di depan sekolah tersebut, Kamis (11/12/2025).

      Peristiwa itu terjadi pada pukul 07.38 WIB tadi. Rahmat mengatakan gerbang sekolah langsung roboh saat ditabrak mobil itu.

      “Masalah ketabrak, kalau yang saya lihat sih, ada di dalam mobil, di kolong mobil tuh. Ada keseret. Yang nggak tahu udah berdarah di tempat, yang ditutup pakai, apa itu, terpal,” ujar Rahmat, yang juga anggota Pokdar Kamtibmas Kalibaru.

      Sementara itu, dalam rekaman CCTV, tampak awalnya para siswa SD sedang duduk bersama di lapangan sekolah. Tiba-tiba, tampak mobil GranMax putih menabrak gerbang sekolah.

      Gerbang tersebut langsung roboh, sementara mobil terus melaju ke dalam sekolah dan menabrak para pelajar. Mobil baru berhenti saat menghantam dinding.

      Peristiwa ini menyebabkan 19 orang menjadi korban luka. Korban telah dilarikan ke dua rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

    • Keracunan Massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB)

      Keracunan Massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB)

      Korban keracunan makan bergizi gratis (MBG) masih terus berdatangan ke Posko Kantor Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat, pada Kamis (25/9) pagi.

      Sejak pukul 00.00 WIB sampai dengan 06.37 WIB, masih banyak yang berdatangan ke posko mengeluhkan mual, pusing, dan muntah. Tercatat 600 orang yang mengalami gejala keracunan sejak Rabu (24/9) kemarin.

      “Data tadi, sejak kemarin sudah ada 600 (orang) kurang lebihnya. Datanya masih di rekap,” ujar seorang petugas kesehatan yang ditemui di lokasi posko.

      “Semalam juga masih berdatangan. Terakhir itu tadi jam 06.20 WIB, baru datang juga. Keluhannya mual pusing,” sambung dia.

      Pantauan di posko Kantor Kecamatan Cipongkor, ada lima orang yang saat ini masih menjalani perawatan. Para korban diberi penanganan cairan infus.

      Ambulans pun masih bersiaga, namun tidak sebanyak malam sebelumnya. Terlihat juga personel polisi dan TNI terus bersiaga di lokasi posko.

      Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan kasus keracunan massal sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) pada Selasa (23/9), menyusul sekitar 369 siswa mengalami keracunan usai menyantap MBG.

      Sehari setelah ditetapkan KLB, kasus keracunan kembali terjadi di Cipongkor. Dari informasi yang dihimpun, menu MBG yang disantap itu berbeda dari kejadian keracunan yang sebelumnya terjadi di wilayah tersebut.