Lionel Messi resmi dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or 2023. Ini merupakan gelar kedelapan La Pulga yang makin membuat Cristiano Ronaldo gigit jari. Messi keluar sebagai pemenang Ballon d’Or 2023 setelah diumumkan pada malam gala yang dihelat di Theatre du Chatelet, Paris, Selasa (31/10) dini hari WIB.
Megabintang Argentina itu berhasil mengalahkan dua bintang masa depan, Erling Haaland dan Kylian Mbappe, yang harus puas menempati posisi kedua dan ketiga.
Daftar Peraih Penghargaan Ballon d’Or 2023: Messi dan Haaland Menang Messi sejak awal memang diprediksi akan memenangi Ballon d’Or kedelapan di Paris. Keberhasilannya menggendong Argentina juara Piala Dunia 2022 jadi modal utama.
Prediksi tersebut benar-benar jadi kenyataan. Messi mampu mengungguli Haaland yang musim lalu sukses meraih treble winner bersama Manchester City.
Messi juga berhasil mempertajam rekor koleksi Ballon d’Or terbanyak sepanjang masa. Total delapan trofi sudah dikumpulkan sang megabintang sejak 2009.
Dengan demikian, Messi semakin sulit dikejar pemain lain perburuan penghargaan individual prestisius ini. Belum ada satu pemain yang mampu menyamai prestasi sang megabintang.
Cristiano Ronaldo adalah kolektor Ballon d’Or terbanyak kedua setelah Messi. Namun, hingga kini Ronaldo telah mengantongi lima gelar.
Dengan usia 38 tahun, Ronaldo akan kesulitan bersaing dengan rivalnya itu. Terlebih saat ini Ronaldo bermain bersama Al Nassr di Arab Saudi.
Ronaldo sendiri tak masuk nominasi karena gagal tampil cemerlang bersama Portugal di Piala Dunia 2022. Selain itu, CR7 juga telah meninggalkan gemerlap sepak bola Eropa untuk mencicipi tantangan baru bersama Al Nassr di Saudi Pro League.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan melawan Timnas Argentina, Senin (19/6/2023) malam. Bermain di di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Garuda kebobolan dua gol tanpa balas. Dua gol kemenangan Timnas Argentina dicetak oleh Leandro Paredes menit ke-38 dan Cristian Romero menit ke-56.
https://www.instagram.com/p/CtrTEmVN1iy/
Meski menelan kekalahan, hasil ini tidak begitu buruk untuk Timnas Indonesia. Setidaknya skor yang didapat Timnas Indonesia sama dengan skor yang diraih Australia saat melawan Argentina di FIFA Matchday bulan Juni 2023.
Pada laga kali ini, Timnas Indonesia juga tak melulu diserang oleh La Albiceleste. Beberapa kali anak asuh Shin Tae-yong juga memberikan ancaman untuk Emiliano Martinez. Namun apa mau dikata, gawang yang dijaga kiper Aston Villa itu masih terlalu tebal untuk dijebol Garuda.
Jalannya Pertandingan
Timnas Argentina memainkan serangan sejak awal laga dimainkan. Argentina terus menekan pertahanan Garuda dan beberapa kali mengancam lewat sepakan pojok. Di sisi lain, Timnas Indonesia hanya bisa membalas lewat serangan balik. Namun upaya Indonesia tak pernah bisa menembus sepertiga akhir.
Argentina menerapkan presing tinggi dan membuat anak asuh Shin Tae-yong kesulitan mengembangkan permainan. Menit ke-16, Argentina mendapat peluang lewat tendangan bebas tapi bisa dihalau bek Garuda.
Namun bola rebound tendangan bebas mampu dikuasai dan ditendang oleh Nicolas Gonzalez ke sudut bawah gawang Timnas Indonesia. Untungnya, Ernando Ari menunjukkan respon cepat dan mampu menepis bola.
Masih dalam situasi chaos di depan gawang Garuda, Julian Alvarez juga melepaskan tendangan memanfaatkan bola muntahan dari Ernando Ari. Namun upaya pemain Manchester City tak cukup mampu untuk menaklukkan kiper Persebaya Surabaya.
Tak lama kemudian, Argentina kembali mendapat peluang lewat Lo Celso, namun tendangannya masih membentur pemain belakang Garuda.
Serangan demi serangan yang dilancarkan Argentina membuat para pemain Timnas Indonesia melakukan kesalahan di zona terlarang. Menit ke-28, Jordi Amat yang memainkan bola di kotak penalti mampu direbut oleh Facundo Buonanotte. Bergerak cepat, Facundo Buonanotte langsung menantang duel kiper Ernando Ari.
Setelah menaklukkan Ernando Ari, Facundo Buonanotte melepaskan tendangan akurat ke gawang Garuda. Namun nahas, sepakan Facundo Buonanotte berhasil dihentikan oleh Elkan Baggott. Bola muntahan dari Elkan Baggott mampu direbut oleh Julian Alvarez dan langsung ditendang ke arah gawang. Tapi Asnawi berada tepat di depan gawang dan memblokir tendangan Alvarez.
Tak lama kemudian Timnas Indonesia mendapat peluang bagus lewat sepakan pojok dari kesalahan bek Argentina membuang bola. Namun umpan Marc Klok gagal dimanfaatkan oleh penggawa Garuda di depan gawang. Petaka datang kepada Timnas Indonesia menit ke-38. Leandro Paredes yang tak terkawal di luar kotak penalti melepaskan tendangan keras ke arah gawang yang dijaga Ernando Ari.
Bola tendangan pemain Juventus itu meluncur deras menghujam gawang Garuda. Setelah mencetak gol, Timnas Argentina tak mengendurkan serangan. Julian Alvarez juga hampir menggetarkan jala gawang Indonesia saat mendapat peluang di sisi kiri. Beruntung sepakan Alvarez masih menyamping dari gawang Ernando Ari.
Di ujung babak kedua, giliran Indonesia yang memiliki peluang emas. Asnawi Mangkualam mampu menyisir sisi kanan sayap Garuda dan melepaskan umpan akurat kepada Ivar Jenner. Namun Ivar kurang siap dan tendangannya mampu diatasi Emiliano Martinez. Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, skor tetap 0-1 untuk keunggulan Timnas Argentina.
Babak Kedua
Di babak kedua, Shin Tae-yong memasukkan Pratama Arhan menggantikan Shayne Pattynama untuk menyegarkan serangan Garuda. Ia juga memasukkan Dendy untuk menggantikan Dimas Drajad.
Masuknya Pratama Arhan memberikan dampak signifikan, terutama lewat kemampuannya melakukan lemparan jauh. Lemparan pertama Arhan bahkan mengejutkan Emiliano Martinez saat berhasil ditanduk oleh Elkan Baggott.
Kiper Aston Villa sampai kesulitan menjangkau bola. Begitu juga saat percobaan kedua Pratama Arhan yang hampir menjadi gol andai tendangan Rizky Ridho yang memanfaatkan bola rebound tepat menuju sasaran. Saat Timnas Indonesia mulai keluar menyerang, Argentina kembali mencetak gol tambahan.
Kali ini gol tercipta melalui sepakan pojok yang dimanfaatkan dengan baik oleh Cristian Romero menit ke-56.
Menit ke-60, Argentina memasukkan Garnacho menggantikan Medina dan Acuna menggantikan Gonzales. Sepertinya Lionel Scaloni ingin menjajal semua pemainnya kali ini.
Merespon hal tersebut, Shin Tae-yong memasukkan Witan Sulaiman menggantikan Rafael Struick. Kedua pelatih sama-sama memasukkan pemain berkarakter menyerang, Timnas Indonesia dan Argentina mengisyaratkan bakal menyerang habis-habisan.
Benar adanya, Marselino Ferdinan dan Dendy bergantian memberikan ancaman. Pratama Arhan juga masih mencoba memberikan asis lewat lemparan ke dalam. Namun belum ada peluang Garuda yang mampu dikonversi menjadi gol.
Memasuki menit ke-87, Scaloni memasukkan tiga pemain sekaligus. Palacios digantikan Almada, pencetak gol Paredes digantikan Rodriguez dan Alvarez digantikan Simeone. Scaloni benar-benar tak ingin mengecewakan penonton dan memberikan kesempatan bermain untuk para pemainnya.
Namun hingga akhir pertandingan tak ada pemain lagi yang mampu mencetak gol. Skor 0-2 untuk keunggulan Argentina tak berubah.
Tim Nasional (Timnas) Argentina telah resmi tiba di Indonesia. Meski tak ada kehadiran Lionel Messi, pasukan Lionel Scaloni itu sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (16/6/2023) malam WIB.
Kabar kedatangan Timnas Argentina di Indonesia itu sudah dikonfirmasi langsung oleh akun instagram @afaseleccion. Terlihat para pemain bintang tim berjuluk La Albiceleste itu mendapatkan sambutan darpi pihak PSSI.
Bahkan kedatangan Timnas Argentina disambut dengan karpet merah. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir terlihat dalam penyambutan tersebut.
Erick kemudian mengalungkan sebuah kain kepada Presiden AFA, Claudio Tapia sebagai tanda penyambutan dari Indonesia. Setelah Tapia berlalu, terlihat pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni juga mendapatkan tanda penyambutan.
Beberapa pemain dan staf kepelatihan kemudian menyusul langkah Tapia dan Scaloni melewati karpet berkelir merah. Mereka pun terlihat tersenyum semringah mendapatkan sambutan hangat dari Indonesia.
“Kami tiba di Indonesia,” tulis @afaseleccion, dikutip pada Jumat (16/6/2023).
Beberapa pemain pun terlihat bersalaman dengan perwakilan PSSI, seperti Zainudin Amali (Waketum PSSI), dan Arya Sinulingga (Exco PSSI). Mereka kemudian bergantian melanjutkan perjalanan memasuki Bandara Soekarno-Hatta.
Sementara, netizen Indonesia menyambut dengan hangat skuad La Albiceleste -julukan Timnas Argentina- lewat kolom komentar. Mereka mengucapkan selamat datang kepada para pemain dan pelatih Timnas Argentina.
“Selamat datang di Indonesia,” ucap seorang netizen.
“Disini Indonesia, di sana Argentina, di mana-mana kita saudara,” timpal netizen lainnya.
Hadirnya Timnas Argentina karena akan melawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2023. Kedua tim akan bertarung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin 19 Juni 2023 mendatang.