• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • Pertalite – Mediapasti.com

    Tag: Pertalite

    • Skandal Korupsi Pertamina! Pertalite Dioplos Jadi Pertamax, Negara Rugi Rp 193,7 Triliun

      Skandal Korupsi Pertamina! Pertalite Dioplos Jadi Pertamax, Negara Rugi Rp 193,7 Triliun

      Mediapasti.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap skandal korupsi besar yang melibatkan PT Pertamina pada periode 2018-2023. Dugaan korupsi ini terkait dengan praktik oplosan bahan bakar minyak (BBM) di mana Pertalite dicampur dengan zat tertentu dan dijual sebagai Pertamax. Akibatnya, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 193,7 triliun.

      Modus Operandi

      Menurut Jaksa Agung ST Burhanuddin, praktik curang ini dilakukan dengan mencampurkan Pertalite, yang memiliki harga subsidi lebih rendah, dengan zat aditif tertentu sehingga menyerupai Pertamax. BBM hasil oplosan ini kemudian dijual dengan harga Pertamax, memberikan keuntungan besar bagi pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan korupsi ini.

      “Praktik ini berlangsung selama bertahun-tahun dengan melibatkan sejumlah pejabat di internal Pertamina serta oknum pihak ketiga,” ungkap Burhanuddin dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Selasa (26/2/2025).

      Kerugian Negara dan Dampak bagi Konsumen

      Kejaksaan Agung mencatat bahwa praktik ini menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 193,7 triliun. Selain itu, masyarakat yang membeli Pertamax oplosan ini turut dirugikan karena kualitas bahan bakar yang mereka beli tidak sesuai standar yang seharusnya.

      “Konsumen yang mengisi kendaraannya dengan Pertamax hasil oplosan bisa mengalami penurunan performa mesin, peningkatan konsumsi bahan bakar, serta risiko kerusakan dalam jangka panjang,” jelas Burhanuddin.

      Tersangka dan Penyelidikan

      Dalam pengusutan kasus ini, Kejagung telah menetapkan sejumlah tersangka, termasuk pejabat tinggi di Pertamina dan beberapa pihak swasta yang diduga berperan dalam distribusi BBM oplosan tersebut. Penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dan memastikan pertanggungjawaban hukum bagi para pelaku.

      “Kami akan terus mendalami aliran dana hasil kejahatan ini dan menelusuri siapa saja yang mendapatkan keuntungan dari praktik ini,” tegas Burhanuddin.

      Langkah Selanjutnya

      Sebagai respons atas skandal ini, pemerintah berencana memperketat pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi dan non-subsidi. Selain itu, sistem audit internal di Pertamina akan diperbaiki guna mencegah kejadian serupa di masa depan.

      “Kami akan memastikan bahwa regulasi dan mekanisme pengawasan diperkuat agar tidak ada lagi praktik manipulasi BBM seperti ini yang merugikan negara dan rakyat,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif.

    • Segini Harga Asli Pertalite BBM, Bukan 10K Perliter!

      Segini Harga Asli Pertalite BBM, Bukan 10K Perliter!

      Mediapasti.com – Sejumlah badan usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia, seperti PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, BP-AKR hingga PT Vivo Energy Indonesia kompak menurunkan harga produk BBM non subsidi. Penyesuaian harga tersebut berlaku mulai 1 Oktober 2024.

      Namun, BBM bersubsidi yang dijual oleh SPBU Pertamina yakni Solar subsidi dan Pertalite (RON 90) tidak mengalami penyesuaian harga. Harga BBM Pertalite pada periode Oktober ini masih dibanderol Rp 10.000 per liter, sementara Solar subsidi masih dibanderol Rp 6.800 per liter.

      Meski harga BBM jenis Pertalite tidak mengalami perubahan, namun harga keekonomian Pertalite sebenarnya bukan lah sebesar Rp 10.000 per liter. Adapun, harga asli BBM dengan nilai oktan (RON) 90 ini nyatanya masih di atas Rp 10.000 per liter.

      Hal tersebut bisa terlihat dari harga BBM RON 90 setara Pertalite yang dijual oleh SPBU Vivo Energy Indonesia. Vivo mematok harga BBM Revvo 90 (RON 90) setara Pertalite sebesar Rp 11.995 per liter.

      Berikut Daftar Harga BBM di DKI Jakarta per 2 Oktober 2024:

      BBM Pertamina DKI Jakarta:

      Solar Subsidi: Rp 6.800/liter

      Pertalite: Rp 10.000 per liter

      Pertamax: 12.100 per liter

      Pertamax Turbo: Rp 13.250 per liter

      Pertamina Dex: Rp 13.150 per liter

      Dexlite: Rp 12.700 per liter

      Pertamax Green: Rp 12.700 per liter

      BBM Shell

      Shell Super: Rp 12.290 per liter

      Shell V-Power: Rp 13.070 per liter

      Shell V-Power Diesel: Rp 13.250 per liter (kecuali di Jawa Timur)

      Shell Diesel Extra: Rp 12.840 per liter (hanya di Jawa Timur)

      Shell V-power Nitro: Rp 13.260 per liter (kecuali di Jawa Timur)

      BBM BP-AKR:

      BP Ultimate: Rp 13.070 per liter

      BP 92: Rp 12.290 per liter

      BP diesel: Rp 12.840 per liter (hanya di Jawa Timur)

      BP Ultimate Diesel: Rp 13.250 per liter

      BBM Vivo:

      Revvo 95: Rp12.950/liter

      Revvo 92: Rp12.190/liter

      Revvo 90: Rp 11.995/liter

    • Benarkah Per 1 September 2024 Pertalite Tidak Lagi Dijual SPBU Pertamina ?

      Benarkah Per 1 September 2024 Pertalite Tidak Lagi Dijual SPBU Pertamina ?

      Mediapasti.com – Rencana penghapusan atau pembatasan BBM bersubsidi sudah mulai terlihat.

      Apa benar 1 September 2024 bensin Pertalite tidak lagi dijual di SPBU Pertamina?

      Wacana soal bensin paling murah ini memang sudah mulai ramai sejak bulan lalu, mulai dari rencana dihapus sampai dibatasi. Namun rencana yang paling menjadi kenyataan adalah pembatasan pembelian Pertalite. Nantinya motor atau mobil yang memiliki kapasitas tertentu tidak bisa lagi isi bensin ini di SPBU Pertamina.

      Motor di atas 250cc dan mobil di atas 1.400cc terancam tidak diperbolehkan lagi beli Pertalite. Baru-baru ini muncul informasi kalau bensin Pertalite tidak akan dijual lagi di SPBU Pertamina. Titik SPBU yang menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut sesuai ketentuan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas).

      Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari pada Selasa (27/8/2024) bilang BBM tersebut dijual dengan beberapa pertimbangan. Seperti di luar area tempat tinggal menengah ke atas, bukan area industri dan lainnya, hingga jalur transportasi umum.

      Ada alasan di balik penentuan titik SPBU yang menjual BBM subsidi itu. Hal ini untuk memastikan penyaluran bensin yang mendapatkan subsidi dari pemerintah tersebut tepat sasaran.

      Pihaknya berkomitmen untuk menyalurkan BBM bersubsidi sesuai kebijakan yang ditentukan regulator. Sekaligus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir mengenai ketersediaan Pertalite. Sebagai informasi, aturan pembatasan pembelian Pertalite akan rampung dalam waktu dekat.

      Regulasi yang dimaksud yaitu revisi Perpres No. 191 Tahun 2014.

      Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana menuturkan, saat ini peraturan itu masih dalam proses. Namun tidak dirinci lebih lanjut, serta tidak dijelaskan apakah pembatasan Pertalite langsung berlaku begitu aturannya terbit

      Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengaku pemerintah akan melakukan pembatasan BBM subsidi pada 1 Oktober mendatang.

      Hal ini menepis kabar kalau rencana pembatasan akan dimulai pada 1 September 2024.

      Menteri ESDM sebelumnya, Arifin Tasrif sempat melontarkan rencana pembatasan bensin subsidi mulai 1 September 2024. Bahlil mengaku rencana pembatasan BBM subsidi baru akan dilaksanakan dua bulan mendatang.