• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • Pertamax – Mediapasti.com

    Tag: Pertamax

    • Pertamina Pastikan Kualitas Pertamax Tetap Terjaga di Tengah Kasus Dugaan Korupsi

      Pertamina Pastikan Kualitas Pertamax Tetap Terjaga di Tengah Kasus Dugaan Korupsi

      Mediapasti.com – PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa produk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax (RON 92) yang dijual ke masyarakat tetap sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.

      Pernyataan ini menyusul adanya dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang yang tengah diselidiki oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

      Pertamax Tetap Sesuai Spesifikasi

      Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, memastikan bahwa Pertamax (RON 92) yang beredar di pasaran sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Minyak & Gas Bumi (Ditjen Migas).

      “RON 92 adalah Pertamax, sedangkan RON 90 adalah Pertalite. Narasi yang menyebutkan adanya oplosan itu tidak sesuai dengan apa yang disampaikan Kejaksaan,” ujar Fadjar saat ditemui di Gedung DPD RI, dikutip pada Rabu (26/2/2025).

      Fadjar menjelaskan bahwa permasalahan yang tengah diselidiki oleh Kejagung lebih berkaitan dengan pembelian produk BBM jenis RON 92 yang sebenarnya memiliki kualitas RON 90.

      Oleh karena itu, tudingan bahwa Pertamax dioplos atau tidak sesuai standar dinilai kurang tepat.

      “Kejaksaan lebih mempermasalahkan pembelian BBM dengan kualitas RON 90 yang dijual sebagai RON 92, bukan terkait oplosan seperti yang banyak beredar di publik,” tambahnya.

      Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi di Pertamina

      Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi yang terkait dengan tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero).

      Dugaan korupsi ini melibatkan Sub Holding Pertamina serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam periode 2018-2023.

      Keputusan ini diambil setelah penyidik dan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung melakukan pemeriksaan terhadap sedikitnya 96 saksi dan dua orang ahli.

      Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, merinci bahwa dari tujuh tersangka, tiga berasal dari pihak swasta, yakni:

      • MKAR, Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa.
      • DW, Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan Komisaris PT Jenggala Maritim.
      • GRJ, Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.

      Sementara itu, empat tersangka lainnya merupakan pegawai Pertamina, yaitu:

      • RS, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.
      • SDS, Direktur Optimasi Feedstock dan Produk PT Kilang Pertamina Internasional.
      • YF, Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.
      • AP, VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional.
    • Skandal Korupsi Pertamina! Pertalite Dioplos Jadi Pertamax, Negara Rugi Rp 193,7 Triliun

      Skandal Korupsi Pertamina! Pertalite Dioplos Jadi Pertamax, Negara Rugi Rp 193,7 Triliun

      Mediapasti.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap skandal korupsi besar yang melibatkan PT Pertamina pada periode 2018-2023. Dugaan korupsi ini terkait dengan praktik oplosan bahan bakar minyak (BBM) di mana Pertalite dicampur dengan zat tertentu dan dijual sebagai Pertamax. Akibatnya, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 193,7 triliun.

      Modus Operandi

      Menurut Jaksa Agung ST Burhanuddin, praktik curang ini dilakukan dengan mencampurkan Pertalite, yang memiliki harga subsidi lebih rendah, dengan zat aditif tertentu sehingga menyerupai Pertamax. BBM hasil oplosan ini kemudian dijual dengan harga Pertamax, memberikan keuntungan besar bagi pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan korupsi ini.

      “Praktik ini berlangsung selama bertahun-tahun dengan melibatkan sejumlah pejabat di internal Pertamina serta oknum pihak ketiga,” ungkap Burhanuddin dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Selasa (26/2/2025).

      Kerugian Negara dan Dampak bagi Konsumen

      Kejaksaan Agung mencatat bahwa praktik ini menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 193,7 triliun. Selain itu, masyarakat yang membeli Pertamax oplosan ini turut dirugikan karena kualitas bahan bakar yang mereka beli tidak sesuai standar yang seharusnya.

      “Konsumen yang mengisi kendaraannya dengan Pertamax hasil oplosan bisa mengalami penurunan performa mesin, peningkatan konsumsi bahan bakar, serta risiko kerusakan dalam jangka panjang,” jelas Burhanuddin.

      Tersangka dan Penyelidikan

      Dalam pengusutan kasus ini, Kejagung telah menetapkan sejumlah tersangka, termasuk pejabat tinggi di Pertamina dan beberapa pihak swasta yang diduga berperan dalam distribusi BBM oplosan tersebut. Penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dan memastikan pertanggungjawaban hukum bagi para pelaku.

      “Kami akan terus mendalami aliran dana hasil kejahatan ini dan menelusuri siapa saja yang mendapatkan keuntungan dari praktik ini,” tegas Burhanuddin.

      Langkah Selanjutnya

      Sebagai respons atas skandal ini, pemerintah berencana memperketat pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi dan non-subsidi. Selain itu, sistem audit internal di Pertamina akan diperbaiki guna mencegah kejadian serupa di masa depan.

      “Kami akan memastikan bahwa regulasi dan mekanisme pengawasan diperkuat agar tidak ada lagi praktik manipulasi BBM seperti ini yang merugikan negara dan rakyat,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif.

    • Update Berikut daftar lengkap harga BBM terbaru dari Pertamina, Shell, hingga BP Per 01 Oktober 2023

      Update Berikut daftar lengkap harga BBM terbaru dari Pertamina, Shell, hingga BP Per 01 Oktober 2023

      PT Pertamina dan sejumlah perusahaan swasta bahan bakar minyak (BBM) menerapkan harga baru untuk jenis BBM per hari ini, Minggu (1/10). Mulai tanggal 01 OKtober 2023 harga pertalite di sebagian besar wilayah pulau Jawa sebesar Rp10.000 per liter, sementara harga Pertamax Rp14.000.

      Sementara itu, untuk jenis BBM yang sama dari Shell Indonesia, Shell Super di sejumlah wilayah Pulau Jawa Rp15.380, dan RON 92 dari British Petroleum (BP) yakni Rp14.580 per liter.

      Berikut daftar lengkap harga BBM terbaru dari Pertamina, Shell, hingga BP

      Pertamina
      Pertalite : Rp10.000, Harga tersebut berlaku di DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu, di Pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Papua.

      Pertamax

      Rp14.000
      Harga ini berlaku di DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, DIY, Aceh, Bali, NTT, NTB

      Rp14.300
      Harga tersebut berlaku di wilayah Papua, Maluku, Maluku Utara, Pulau Sulawesi, Pulau Kalimantan, Jambi, Batam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung.

      Rp14.600
      Harga untuk di Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu.

      Pertamax Turbo

      Rp15.600
      Berlaku di Batam.

      Rp16.600
      Harga itu berlaku di Pulau Jawa, Bali, Aceh, NTT, NTB.

      Rp16.950
      Berlaku di Papua, di Pulau Sulawesi, dan di Pulau Kalimantan.

      Dexlite

      Rp17.200
      Berlaku di wilayah Pulau Jawa, Bali, NTT, NTB.

      Rp17.550
      Berlaku di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

      Pertamina Dex

      Rp17.900
      Harga untuk NTT, NTB, Bali, wilayah di Pulau Jawa, Aceh

      Rp18.250
      Harga untuk di Papua Barat Daya, Sulawesi, Kalimantan, Bangka Belitung, Jambi, sebagian besar Provinsi di Sumatera

      Rp18.600
      Harga berlaku di Provinsi Bengkulu, Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Pulau Kalimantan, Papua.

      Shell Indonesia
      Shell Super

      Rp15.380
      Untuk di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur.

      Rp15.720
      Harga di Sumatera Utara

      Shell V-Power

      Rp16.350
      Berlaku untuk di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur.

      Rp16.710
      Harga untuk di Sumatera Utara

      Shell V-Power Diesel

      Rp17.920
      Berlaku untuk di Jakarta, Banten, Jawa Barat

      Shell Diesel Extra

      Rp17.240
      Untuk di Jawa Timur

      Rp17.610
      Untuk di Sumatera Utara

      Shell V power Nitro

      Rp16.730
      Berlaku untuk di Jakarta, Banten, Jawa Barat

      BP
      BP Ultimate

      Rp16.350
      Untuk di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan Jawa Timur.

      BP 92

      Rp14.580
      di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan Jawa Timur.

      BP Diesel

      Rp12.650
      Jabodetabek dan Jawa Timur.