• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • ReshuffleKabinet – Mediapasti.com

    Tag: ReshuffleKabinet

    • Prabowo Tegas: Menteri yang Lamban dan Korup Akan Disingkirkan

      Prabowo Tegas: Menteri yang Lamban dan Korup Akan Disingkirkan

      Mediapasti.com – Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk membentuk pemerintahan yang kuat, bersih, dan berpihak kepada rakyat.

      Dalam berbagai kesempatan, Prabowo memperingatkan para menteri di Kabinet Merah Putih agar bekerja dengan sungguh-sungguh, cepat, dan berintegritas.

      Perintah Tegas: Tinggalkan yang Tidak Mampu Mengimbangi Kecepatan

      Dalam acara Groundbreaking Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025), Prabowo menyampaikan apresiasinya kepada para menteri yang telah bekerja cepat dan efektif.

      Namun, ia juga memberikan peringatan keras kepada pejabat yang tidak bisa mengikuti irama kerja kabinetnya.

      “Saya terima kasih tim saya, kabinet saya semuanya kerja dengan baik, kerja dengan cepat. Yang tidak bisa ikut cepat, kita tinggalkan di pinggir jalan saja,” ujar Prabowo.

      Hilirisasi dan Swasembada Energi Jadi Prioritas

      Presiden Prabowo menegaskan bahwa kebijakan hilirisasi sumber daya alam akan terus dilanjutkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

      Ia bahkan optimistis Indonesia akan mampu swasembada energi dalam lima hingga tujuh tahun ke depan.

      “Hitungan saya tidak lama, lima tahun paling lambat enam atau tujuh tahun, kita bisa swasembada energi,” katanya.

      Peringatan Serius: Menteri Bandel Akan Ditindak

      Sikap tegas terhadap menteri yang tidak disiplin bukan kali pertama disampaikan Prabowo.

      Dalam pidatonya pada peringatan Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama (5/2/2025), ia secara terbuka memperingatkan para menteri yang tidak menunjukkan perubahan meski sudah diberi peringatan berkali-kali.

      “Siapa yang bandel, siapa yang ndablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, pemerintah yang bersih — akan saya tindak,” tegasnya.

      Setelah acara tersebut, Prabowo juga menegaskan bahwa reshuffle kabinet bisa terjadi jika ada menteri yang tidak bekerja demi rakyat.

      “Yang tidak mau bekerja benar-benar untuk rakyat, ya saya akan singkirkan,” ujarnya kepada awak media.

      Komitmen Berantas Korupsi dan Minta Dukungan Rakyat

      Dalam amanatnya pada Upacara Hari Lahir Pancasila (2/6/2025), Prabowo mengecam keras praktik korupsi dan menyerukan kepada rakyat agar turut mengawasi para pejabat publik.

      “Kekayaan kita sangat besar, tetapi terlalu banyak maling yang mencuri uang rakyat,” kata Prabowo.

      Ia meminta masyarakat untuk aktif melaporkan penyelewengan dan menolak pembiaran terhadap perilaku koruptif di kalangan pejabat.

      “Kalau ada bukti, segera siarkan. Jangan mau terima penyelewengan. Jangan mau terima pejabat yang berbuat sekehendak dirinya,” ujarnya.

      Presiden Prabowo menyatakan tidak akan ragu untuk memberhentikan pejabat yang tidak setia kepada negara, melanggar hukum, atau menyalahgunakan jabatan.

      “Yang tidak setia kepada negara akan kita singkirkan dengan tidak ragu-ragu. Semua penyelewengan, semua kebocoran harus berhenti. Semua pejabat yang tidak mampu lebih baik mundur sebelum saya berhentikan,” tandasnya.

    • Kontroversi Menkes Budi Gunadi Sadikin: Antara Pernyataan Sensasional dan Desakan Reshuffle

      Kontroversi Menkes Budi Gunadi Sadikin: Antara Pernyataan Sensasional dan Desakan Reshuffle

      Mediapasti.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin kembali menjadi sorotan publik setelah melontarkan beberapa pernyataan kontroversial yang dianggap menyinggung berbagai kalangan.

      Dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (17/5/2025), Budi menyatakan bahwa orang dengan gaji Rp15 juta per bulan lebih sehat dan pintar dibandingkan dengan mereka yang bergaji Rp5 juta.

      “Apa sih bedanya orang yang gajinya Rp15 juta sama Rp5 juta? Cuma dua. Satu, dari Rp15 juta pasti lebih sehat dan lebih pintar. Kalau dia enggak sehat dan enggak pintar, enggak mungkin gajinya Rp15 juta, pasti gajinya Rp5 juta,” ujar Budi.

      Pernyataan ini mendapat kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR RI. Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyatakan bahwa banyak warga berpenghasilan rendah justru memiliki gaya hidup sehat, seperti berjalan kaki ke kantor, sementara mereka yang bergaji tinggi sering kali memiliki pola hidup tidak seimbang.

      Ukuran Celana Jeans sebagai Indikator Kesehatan

      Sebelumnya, pada Rabu (14/5/2025), dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Budi menyebut bahwa pria dengan ukuran celana jeans di atas 32-33 cenderung mengalami obesitas dan berisiko lebih cepat meninggal dunia.

      Ia menjelaskan bahwa pernyataan tersebut bertujuan untuk menyederhanakan konsep indeks massa tubuh (BMI) agar lebih mudah dipahami masyarakat.

      “Gini, ini saya tuh kalau diomongin suka salah. Gini ya, liver ini, kalau lemak itu kita makan, normalnya masuk di bawah kulit subcutaneous. Kalau dari situ lebih, dia nempel ke organ (lain), jantung, liver, ini. Itu namanya visceral fat, ini bahaya,” jelas Budi.

      Desakan untuk Reshuffle Menkes

      Pernyataan-pernyataan kontroversial Budi memicu desakan agar Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan untuk mereshuffle posisi Menkes.

      Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai bahwa Budi sering melontarkan pernyataan yang tidak sensitif dan tidak fokus pada tugas pokok dan fungsi kementerian.

      “Dalam berbagai kesempatan Presiden Prabowo sudah mengingatkan menterinya untuk berhati-hati menyampaikan pernyataan, tapi Menkes rupanya menghiraukan instruksi itu,” kata Jerry.

      Jerry juga menyoroti rencana Budi untuk mendatangkan dokter asing, yang dinilai sebagai bentuk ketidakpercayaan terhadap tenaga medis dalam negeri.

      Ia menegaskan bahwa sudah saatnya Presiden mengganti Menkes dengan figur yang lebih tepat.

      Respons Publik dan Implikasi Politik

      Pernyataan-pernyataan Budi tidak hanya menuai kritik dari legislatif, tetapi juga dari masyarakat luas.

      Banyak yang menilai bahwa pernyataan tersebut tidak sensitif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia yang beragam.

      Selain itu, gaya komunikasi Budi yang blak-blakan dianggap tidak sesuai dengan posisi strategisnya sebagai Menkes.

      Desakan untuk reshuffle mencerminkan ketidakpuasan terhadap kinerja dan komunikasi Budi sebagai Menkes.

      Hal ini menjadi tantangan bagi Presiden Prabowo dalam menjaga stabilitas kabinet dan kepercayaan publik terhadap pemerintahannya.

    • Isu Mundur Sri Mulyani dan Airlangga Hartarto di Reshuffle Kabinet Usai Idul Fitri

      Isu Mundur Sri Mulyani dan Airlangga Hartarto di Reshuffle Kabinet Usai Idul Fitri

      Mediapasti.com – Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju kembali mencuat setelah pengamat politik Kevin O’Rourke menulis dalam Reformasi Weekly Review edisi 10 Maret 2025.

      Dalam tulisannya, Kevin menyebutkan bahwa perombakan kabinet kemungkinan terjadi setelah 30 Maret 2025, tepat setelah Hari Raya Idul Fitri.

      Dua menteri di bidang ekonomi, yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dikabarkan akan meninggalkan Kabinet Merah Putih.

      Benarkah Sri Mulyani Akan Mundur?

      Salah satu indikasi mundurnya Sri Mulyani adalah menyusutnya kewenangan yang ia miliki.

      Kevin menyebut bahwa posisi Sri Mulyani akan digantikan oleh keponakan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.

      Selain itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dikabarkan akan menggantikan posisi Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian.

      Namun, Sri Mulyani dengan tegas membantah rumor tersebut.

      Dalam konferensi pers di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (18/3/2025), ia menegaskan bahwa dirinya tetap bertahan di kabinet dan tidak akan mengundurkan diri.

      “Saya tegaskan, saya ada di sini, berdiri dan tidak mundur. Saya tetap menjalankan tugas saya dalam mengelola APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” ujar Sri Mulyani.

      Ia juga memastikan bahwa pengelolaan keuangan negara akan tetap berjalan profesional dan transparan, sesuai dengan visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto.

      Airlangga Hartarto Juga Bantah Isu Mundur

      Tak hanya Sri Mulyani, Airlangga Hartarto juga membantah kabar bahwa dirinya akan keluar dari kabinet.

      “Tidak ada rencana mundur. Saya sudah berkomunikasi dengan Ibu Sri Mulyani tadi siang, dan beliau juga sedang bekerja penuh. Jadi, itu hoaks,” ujar Airlangga saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2025).

      Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan bahwa ia tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai Menko Perekonomian dan akan terus mendukung agenda ekonomi pemerintahan Prabowo.

      Fakta dan Spekulasi: Apakah Reshuffle Akan Terjadi?

      Meskipun Sri Mulyani dan Airlangga telah membantah isu reshuffle, rumor tetap beredar luas di kalangan politik.

      Beberapa analis menilai bahwa kemungkinan reshuffle tetap terbuka, terutama dengan adanya dinamika politik pasca Pilpres 2024 dan strategi Presiden Prabowo dalam merombak tim ekonominya.

      Sementara itu, pihak Istana Kepresidenan masih belum memberikan pernyataan resmi terkait kebenaran kabar ini.