Tukang Es Kue Jadul yang Viral Mendapatkan Bantuan Motor Baru dan Modal Usaha dari Kapolres Depok

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Depok – Kapolres Depok Kombes Abdul Waras menyambangi kediaman Suderajat, pedagang es kue jadul yang sebelumnya viral di media sosial. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus pemberian bantuan berupa sepeda motor dan modal usaha.

Kombes Abdul Waras menyampaikan bahwa kedatangannya ke rumah Suderajat di kawasan Bojonggede bertujuan menjalin silaturahmi, mengingat wilayah tersebut masih masuk dalam yurisdiksi hukum Polres Metro Depok meski secara administratif berada di Kabupaten Bogor.

“Dan hari ini kami hadir di sini untuk bisa sedikit memberikan bantuan kepada beliau. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk usaha beliau,” kata Kombes Abdul Waras di lokasi, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa satu unit sepeda motor beserta tambahan modal untuk mendukung usaha Suderajat agar dapat kembali berjualan. “Motor dengan sedikit modal usaha untuk beliau,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Suderajat mengungkapkan keinginannya untuk kembali berjualan es kue, meski masih merasa waswas. Ia pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diterimanya.

“Terima kasih banyak ya Pak,” ujar Suderajat.

Suasana haru turut menyelimuti momen tersebut. Istri Suderajat tampak meneteskan air mata dan mengaku bersyukur atas bantuan sepeda motor yang diberikan oleh Kapolres Metro Depok.

Sebelumnya, Suderajat sempat menjadi sorotan publik setelah dicurigai menjual es hunkue berbahan spons di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Namun hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) memastikan bahwa es kue yang dijualnya aman dan layak dikonsumsi.

Aparat TNI dan Polri yang sempat melakukan klarifikasi atas video viral tersebut kemudian menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Babinsa Serda Heri Purnomo menyatakan penyesalan atas kesimpulan yang dibuat tanpa menunggu hasil pemeriksaan resmi.

Baca Juga :   Walikota Prabumulih Meminta Maaf karena Pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1, Kepsek Batal Dicopot

“Kami, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas dan membuat video tentang penjual es hunkue yang diduga berbahan spons di wilayah Kemayoran, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat video yang sempat beredar luas di media sosial,” ujar Aiptu Ikhwan dalam keterangannya yang diterima wartawan, Selasa (27/1).

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud mencemarkan nama baik Suderajat dan menyadari dampak yang ditimbulkan terhadap usaha serta kehidupan pedagang kecil tersebut.

“Kami turut merasakan bagaimana situasi ini dapat mempengaruhi usaha dan kehidupan beliau sebagai pedagang kecil yang mencari nafkah untuk keluarga. Kami juga memohon maaf kepada warga masyarakat seluruhnya apabila video tersebut menimbulkan keresahan, kesalahpahaman, ataupun sentimen negatif terhadap institusi kami,” kata dia.

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi aparat terkait untuk lebih mengedepankan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme sebelum menyampaikan informasi kepada publik.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami :

Berita Serupa

Berita Terbaru

Twitter Kami

Load More

Tag Berita