Mediapasti.com – Jakarta -Sehubungan dengan beredarnya video yang menyinggung kaum muslimin dan menghina Nabi Muhammad. Dugaan dalam ucapanya di video tersebut . ? Yang disebut Muhammad itu mana sih? Orang Madinah itu pantesan ente pada susah sekarang, mengharap dikasih syafaat. Wong dia dilempar batu aja enggak bisa nolong dirinya sendiri. Wong keracunan aja enggak bisa nolong dia sendiri,” Video itu kemudian menyebar luas dan memicu keresahan di kalangan masyarakat
Pimpinan media pasti indonesia yakni Bapak Rizki Dermawan Buka suara Kejadian ini diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi siapa pun untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pandangan atau sikap keagamaan agar tidak menimbulkan ketersinggungan dan kegaduhan,sehinga bisa berefek perpecahan atas ucapan dan pandangan yang kurang baik ,berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi suluruh masyarakat indonesia
Rizki juga meminta aparat penegak hukum menangani persoalan tersebut secara adil. Ia menilai penghentian aktivitas yang dipersoalkan penting untuk mencegah munculnya polemik serupa di kemudian hari.
“Kami menghargai adanya proses hukum dan meminta kepada penegak hukum agar ditindak secara adil. Kami ingin ada efek jera agar kejadian seperti ini tidak terulang kepada agama siapa pun ujarnya .
Pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam, Asep Setiawan alias Abah Setu, meminta maaf atas pernyataannya yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW
Selain meminta maaf, Abah Setu menyatakan akan menghentikan kegiatan berkaitan konten atau aktivitas yang berpotensi menyinggung maupun menyesatkan umat Islam sekaligus bersedia mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai hukum apabila kembali mengulangi pernyataan serupa.
Abah Setu juga berjanji untuk menjaga harkat dan martabat Nabi Muhammad SAW beserta syariatnya serta menyatakan akan memperbaiki dan memvalidasi pemahamannya mengenai Islam kepada ulama yang saleh
Ujarnya
Red


















