• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • driver ojol – Mediapasti.com

    Tag: driver ojol

    • Motif Pembunuhan Driver Ojol di Bekasi: Teman Masa Kecil yang Menginap 11 Hari Nekat Habisi Nyawa Korban

      Motif Pembunuhan Driver Ojol di Bekasi: Teman Masa Kecil yang Menginap 11 Hari Nekat Habisi Nyawa Korban

      Mediapasti.com – Kasus pembunuhan seorang driver ojek online (ojol) di Bekasi akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku yang ternyata merupakan teman korban sendiri. Pelaku diketahui telah menumpang menginap di rumah korban selama beberapa hari sebelum akhirnya melakukan aksi keji tersebut.

      Pelaku Adalah Teman Korban yang Menginap 11 Hari

      Kapolres Metro Bekasi mengungkapkan bahwa pelaku berinisial R (27) adalah teman lama korban yang datang dan menginap di rumahnya. Selama 11 hari, pelaku tinggal bersama korban tanpa menimbulkan kecurigaan. Namun, diduga karena masalah pribadi dan niat jahat yang sudah direncanakan, pelaku akhirnya tega menghabisi nyawa temannya sendiri.

      “Pelaku sudah lama mengenal korban dan menginap di rumahnya. Pada akhirnya, ia melakukan tindakan kriminal yang sudah direncanakan,” ujar Kapolres dalam konferensi pers.

      Motif Pembunuhan: Dendam dan Motif Ekonomi?

      Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku merasa sakit hati terhadap korban, meskipun belum diungkapkan secara rinci alasan utama dari dendam tersebut. Selain itu, dugaan motif ekonomi juga muncul, mengingat setelah membunuh korban, pelaku membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban, termasuk sepeda motor yang digunakan untuk bekerja sebagai driver ojol.

      Kronologi Pembunuhan

      Menurut keterangan kepolisian, pembunuhan terjadi pada malam hari saat korban tengah beristirahat di rumahnya. Pelaku menyerang korban dengan senjata tajam hingga korban tewas di tempat. Setelah itu, pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan melarikan diri dan membawa barang-barang korban.

      Tetangga korban yang curiga karena korban tidak terlihat sejak pagi hari akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Saat polisi mendatangi lokasi, korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

      Pelaku Ditangkap di Tempat Persembunyian

      Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku dan menangkapnya di sebuah kontrakan di daerah Jakarta Timur. Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan.

      “Pelaku berhasil kami amankan kurang dari 24 jam setelah kejadian. Saat ini, ia masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolres.

      Ancaman Hukuman bagi Pelaku

      Pelaku kini dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati. Selain itu, pelaku juga bisa dikenakan pasal tambahan terkait pencurian dengan kekerasan.

    • Viral! Driver Ojol Air Asia Dan Lalamove Berhasil Jadi Pesaing Gojek Dan Grab Dengan Gaji 20 Juta Perbulan

      Viral! Driver Ojol Air Asia Dan Lalamove Berhasil Jadi Pesaing Gojek Dan Grab Dengan Gaji 20 Juta Perbulan

      Mediapasti.com – Grab dan Gojek tengah jadi sorotan setelah ribuan drivernya melakukan demo. Koalisi Ojol Nasional menyebut aksi demo dilakukan untuk menyuarakan ketidakadilan dalam bisnis antara aplikator dengan mitra pengemudi ojek online antara aplikator, yaitu Grab, Gojek, Maxim, Shopee, dan Lalamove dengan mitra pengemudi ojol. “Maka, kami atas nama driver se-Indonesia tidak akan menerima atau mengambil orderan dalam bentuk apapun baik makanan, paket, dan kendaraan pada 29 Agustus 2024,” ungkapnya. Tak dapat dipungkiri jika Gojek dan Grab merupakan aplikasi populer yang banyak digunakan masyarakat Indonesia.

      Akan tetapi, ada beberapa transportasi lain yang menawarkan pendapatan besar untuk drivernya, bahkan mencapai Rp20 jutaan per bulan.

      1. Driver Ojol AirAsia

      Sejak November 2022, Indonesia dihebohkan dengan AirAsia Driver yang sanggup memberi berbagai keuntungan buat driver ojol.

      Driver ojol AirAsia ini membawa skema baru dalam dunia ojek online. Biasanya Grab dan Gojek hanya menawarkan ikatan sebagai mitra kepada driver ojol mereka. Artinya, penghasilan yang didapat ojol Grab dan Gojek sesuai dengan banyaknya pesanan yang mereka ambil. Namun dengan mendaftar sebagai driver ojol AirAsia, status mereka bukan mitra melainkan karyawan.

      Status ini juga membuat driver ojol AirAsia mendapat fasilitas seperti karyawan pada umumnya. Selain itu, ojol AirAsia juga geger lantaran potensi gaji yang akan didapat oleh driver ojol Air Asia. Konon per bulannya, driver ojol Air Asia akan mengantongi Rp19 hingga Rp20 jutaan. Di Malaysia, seorang driver ojol bisa mengantongi 30 Ringgit Malaysia per jam. Itu setara dengan Rp99.210 per jam. Jika driver ojol bekerja 8 jam selama 30 hari berturut-turut maka potensi gaji yang akan dikantongi per bulan mencapai 6.000 sampai 7.000 Ringgit Malaysia atau Rp19,84 juta sampai Rp23.15 juta.

      2. Driver Lalamove

      Sementara aplikasi pesaing Gojek dan Grab yang kedua adalah Lalamove. Hadir dengan merek Lalamove Ride, perusahaan menjanjikan tarif terjangkau dan berada di dalam satu aplikasi yang sama, yakni Lalamove. Dilansir dari laman resminya, Lalamove mengatakan jika kendaraan sepeda motor, mobil, hingga truk bisa Anda andalkan untuk bisa mendapatkan penghasilan lebih, salah satunya adalah dengan mengantar barang. Salah satu platform pengiriman barang instan adalah Lalamove yang sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2018. 

      Lalamove saat ini terus melakukan ekspansi area setelah sebelumnya hadir di beberapa provinsi di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Hal ini tentunya menjadi peluang bagi banyak kalangan masyarakat untuk bisa daftar menjadi mitra driver online Lalamove. 

      Bahkan dengan komisi dan intensif yang diberikan, mitra Lalamove bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp21 juta per bulan jika memenuhi syarat. Dilansir dari laman resminya, mitra driver bisa mendapatkan penghasilan harian hingga Rp700.000 setiap harinya.  Dengan kata lain, andai driver bisa mendapatkan Rp700 ribu per hari, maka dalam 30 hari mereka akan memiliki penghasilan hingga Rp21 juta.

    • Driver Ojol Lapor Polisi Usai Dapat Paket Isi Narkoba Di Jakbar!

      Driver Ojol Lapor Polisi Usai Dapat Paket Isi Narkoba Di Jakbar!

      Mediapasti.com – Seorang pengemudi ojek online mendatangi Mapolsek Palmerah, Jakarta Barat, seusai mendapatkan order sebuah paket mencurigakan dari kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (1/7/2024) petang. Saat dibuka, paket tersebut berisi narkotika jenis sabu-sabu.

      Pengemudi ojek online bernisial MR (34 tahun) dikejutkan dengan temuan narkotika jenis sabu-sabu dari dalam sebuah paket yang ia terima dari konsumennya.

      Peristiwa ini berawal saat korban yang mendapatkan order barang dari Jalan Kristal, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, menuju kawasan Karang Tengah, Tangerang pada Senin (1/7/2024) petang.

      Selesai mengambil barang paket dari konsumen, pengemudi ojek online tersebut bergegas pergi dari lokasi pengambilan.

      Di tengah jalan, MR membuka isi paket tersebut lantaran curiga kepada konsumen yang hanya mengirimkan sebuah botol mineral dan sebungkus mi instan.

      “Posisinya kayak bukan bumbu Indomie gitu, beda bungkusannya itu beda. Satu Aqua berapa sih, berapa duit, itu kenapa harus kirim jauh-jauh dari Cengkareng ke Karang Tengah? Jadi itu bang yang saya feeling kuat untuk membuka itu barang,” kata driver ojol, Muhammad Ridwan, Senin (1/7/2024).

      Saat paket dibuka, didapati sebuah narkotika jenis sabu-sabu yang terbungkus selotip hitam di dalam mi instan. Atas kejadian tersebut, MR langsung melaporkan kepada aparat kepolisian Polsek Palmerah dan ditangani Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat.