• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • Makan bergizi gratis – Laman 2 – Mediapasti.com

    Tag: Makan bergizi gratis

    • Mitra Dapur Makan Bergizi Gratis Meradang! Rugi Hampir Rp1 Miliar, Tempuh Jalur Hukum!

      Mitra Dapur Makan Bergizi Gratis Meradang! Rugi Hampir Rp1 Miliar, Tempuh Jalur Hukum!

      Mediapasti.com – Kekecewaan mendalam dirasakan oleh mitra dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalibata, Jakarta Selatan.

      Setelah mengalami kerugian yang mencapai hampir Rp1 miliar, tepatnya Rp975.375.000, pihak mitra berencana mengambil langkah tegas melalui jalur hukum.

      Kuasa hukum mitra, Danna Harly Putra, menjelaskan bahwa kerugian tersebut dialami kliennya, Ira Mesra, karena belum menerima pembayaran sepeser pun sejak dapur mulai beroperasi pada Februari 2025.

      Ketidakjelasan pembayaran ini telah berlangsung selama beberapa bulan, menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi Ira Mesra sebagai penyedia makanan dalam program MBG di wilayah Kalibata.

      Kuasa Hukum Tegaskan Langkah Hukum

      Dalam konferensi pers yang digelar di Kalibata pada Selasa, 15 April 2025, Danna Harly Putra menyatakan bahwa langkah hukum akan segera ditempuh.

      “Maka terhadap tindakan yayasan yang tidak membayarkan sepeser pun hak klien kami dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis ini, kami akan mengambil langkah hukum,” tegas Harly.

      Langkah hukum yang dimaksud meliputi pengajuan gugatan perdata dan pembuatan laporan ke kepolisian.

      Harapan Mitra Dapur

      Harly dan kliennya berharap langkah hukum ini dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah agar lebih ketat dalam mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di seluruh tingkatan.

      Selain itu, mereka juga mendorong agar evaluasi terhadap program ini dilakukan secara berkala untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi masalah sejak dini.

      “Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Dan juga kami harap mohon segera diluncurkan tempat aduan untuk program MBG,” ujar Harly, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program.

      Rincian Kerugia

      Harly merinci bahwa kerugian yang hampir mencapai satu miliar rupiah tersebut dihitung berdasarkan total sekitar 65.025 porsi makanan bergizi yang telah dimasak oleh Ira sebagai mitra.

      Pekerjaan tersebut telah dilaksanakan dalam dua tahap program MBG, namun tanpa adanya kompensasi pembayaran yang diterima.

      Selain masalah pembayaran yang belum diterima, Harly juga mengungkapkan adanya kejanggalan terkait perbedaan harga per porsi nasi yang ditetapkan untuk berbagai jenjang pendidikan.

      Sejak awal, kliennya tidak mengetahui adanya perbedaan harga yang signifikan antara jenjang PAUD, TK, hingga SD kelas 1-3 (Rp13.000 per porsi) dengan jenjang SD kelas 4-6 (Rp15.000 per porsi).

      Padahal, dalam perjanjian kontrak, disepakati bahwa biaya per porsi untuk semua jenjang pendidikan adalah sebesar Rp15.000.

      Ira baru menyadari adanya perbedaan harga tersebut setelah dapur sudah beroperasi dan makanan telah disajikan. Ironisnya, ia terlanjur menyajikan makanan untuk jenjang PAUD, TK, dan SD kelas 1-3 dengan kualitas dan kuantitas porsi senilai Rp15.000,

      padahal seharusnya harga per porsi untuk jenjang tersebut hanya Rp13.000.

      Lebih lanjut, Harly menambahkan bahwa dari harga yang telah ditetapkan, mitra dapur masih dikenakan potongan sebesar Rp2.500 setiap porsinya, semakin memperburuk kondisi finansial kliennya.

      Biaya Operasional Ditanggung Sendiri

      Fakta yang lebih memberatkan adalah bahwa selama menjalankan program MBG, Ira Mesra juga menanggung seluruh biaya operasional secara mandiri.

      Biaya-biaya tersebut meliputi pengadaan bahan pangan, biaya sewa tempat, tagihan listrik, pembelian peralatan dapur, hingga penggajian juru masak.

      Namun, hingga saat ini, menurut Harly, tidak ada sepeser pun uang yang diterima oleh Ira dari pihak yayasan MBG sebagai pengganti biaya operasional dan jerih payahnya dalam menyediakan ribuan porsi makanan bergizi.

    • Prabowo Subianto Pangkas APBN 2025 Hingga Rp306,69 Triliun: Apa Dampaknya?

      Prabowo Subianto Pangkas APBN 2025 Hingga Rp306,69 Triliun: Apa Dampaknya?

      Mediapasti.com – Presiden Prabowo Subianto menargetkan penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 sebesar Rp306,69 triliun.

      Penghematan ini dilakukan melalui pemangkasan belanja perjalanan dinas dan honor, baik di tingkat kementerian/lembaga (KL) maupun pemerintah daerah (Pemda).

      Langkah tersebut dituangkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 22 Januari 2025. Berikut rincian kebijakan dan dampaknya terhadap perekonomian.

      Rincian Pemangkasan Anggaran

      1. Belanja Kementerian/Lembaga (KL): Anggaran KL dipangkas sebesar Rp256,1 triliun.
      2. Dana Transfer ke Daerah (TKD): Pemotongan sebesar Rp50,59 triliun.

      Namun, Prabowo menekankan bahwa penghematan hanya dilakukan pada belanja yang dinilai tidak mendesak, seperti perjalanan dinas. Sementara, pengeluaran penting seperti gaji pegawai dan bantuan sosial (bansos) tetap diprioritaskan.

      Target Penghematan dan Tanggapan Ekonomi

      Penghematan anggaran ini memicu berbagai tanggapan dari para ahli ekonomi. Salah satunya adalah Ronny P. Sasmita, Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution, yang menilai bahwa langkah ini wajar mengingat banyaknya program besar yang direncanakan Prabowo, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

      Namun, ia juga mengingatkan bahwa kebijakan ini berpotensi memperlebar defisit anggaran dan memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional.

      “Wisatawan domestik yang berasal dari perjalanan dinas adalah salah satu penopang sektor pariwisata. Pemangkasan ini akan memukul sektor perhotelan, restoran, hingga transportasi,” ungkap Ronny.

      Dampak ke Sektor Pariwisata

      Kebijakan serupa pernah diterapkan Presiden ke-7 Joko Widodo, yang memotong anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen. Dampaknya cukup signifikan, dengan protes keras dari pengusaha hotel dan restoran yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

      Pemangkasan perjalanan dinas berdampak langsung pada:

      • Industri Perhotelan: Penurunan jumlah tamu dari kalangan pemerintah.
      • Restoran dan Transportasi: Berkurangnya konsumen dari perjalanan dinas.
      • Pertumbuhan Pariwisata Daerah: Penurunan aktivitas yang biasanya didukung oleh kegiatan dinas.

      Mengapa Kebijakan Ini Diterapkan?

      Menurut Yusuf Rendy Manilet, Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi kebijakan ini, di antaranya:

      1. Pendanaan Program MBG: Salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo.
      2. Pembentukan Kementerian Baru: Membutuhkan anggaran tambahan.
      3. Kegagalan Implementasi PPN 12% Secara Umum: Peningkatan tarif PPN hanya diberlakukan untuk barang mewah, sehingga proyeksi penerimaan pajak menurun.

      Solusi untuk Memitigasi Dampak

      Para ahli ekonomi menyarankan agar pemerintah segera mengambil langkah untuk mengurangi dampak negatif kebijakan ini, terutama pada sektor pariwisata. Beberapa solusi yang diusulkan adalah:

      • Meningkatkan Daya Tarik Pariwisata: Promosi pariwisata untuk menarik wisatawan domestik dan internasional.
      • Meningkatkan Daya Beli Masyarakat: Memberikan stimulus ekonomi agar konsumsi masyarakat tetap terjaga.
      • Diversifikasi Sumber Pendapatan Pariwisata: Mengurangi ketergantungan pada perjalanan dinas sebagai motor ekonomi sektor jasa.

      Pemangkasan APBN 2025 yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto bertujuan untuk efisiensi anggaran dalam mendukung program-program prioritas. Namun, langkah ini juga membawa konsekuensi besar, terutama pada sektor pariwisata, perhotelan, dan restoran.

      Untuk meminimalkan dampak, diperlukan strategi jangka panjang yang berfokus pada penguatan sektor lain dan peningkatan daya beli masyarakat.

      Kebijakan ini akan menjadi ujian besar bagi pemerintahan Prabowo dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.

    • Pemerintah Siapkan Impor 200 Ribu Sapi untuk Program Makan Bergizi Gratis

      Pemerintah Siapkan Impor 200 Ribu Sapi untuk Program Makan Bergizi Gratis

      Mediapasti.com – Pemerintah Indonesia melalui Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengumumkan rencana impor 200 ribu sapi hidup dari berbagai negara untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini bertujuan memastikan pasokan susu untuk anak-anak Indonesia terpenuhi sesuai target program.

      “PP-nya baru selesai. Kita akan mengimpor dari beberapa negara tambahan selain Australia yang sudah teregister. Harapannya, 200 ribu sapi bisa masuk sampai akhir 2025,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 14 Januari 2025.

      Kolaborasi dengan 160 Perusahaan

      Sebanyak 160 perusahaan, baik dari dalam maupun luar negeri, telah menyatakan komitmen mereka untuk mendukung pelaksanaan rencana impor ini. Selain itu, pemerintah akan menyediakan lahan peternakan sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam sektor peternakan.

      “Ini bukan semata-mata impor dari negara lain, tapi bentuk investasi. Perusahaan dapat membangun pabrik susu sekaligus mendatangkan sapi ke Indonesia,” tambah Sudaryono.

      Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong peningkatan kapasitas industri susu dalam negeri, yang hingga saat ini masih bergantung pada impor.

      Program Makan Bergizi Gratis

      Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu janji kampanye Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming pada Pemilu 2024. Program ini bertujuan menyediakan asupan protein berkualitas bagi anak-anak Indonesia melalui makanan bergizi, termasuk susu.

      Dengan anggaran Rp71 triliun dari APBN 2025, pemerintah berkomitmen memperluas cakupan program ini agar menjangkau lebih banyak anak. Awalnya dikenal sebagai Program Makan Siang Gratis, nama program diubah untuk mencakup kebutuhan nutrisi yang lebih luas.

      Kendala dan Solusi Pemenuhan Susu Nasional

      Saat ini, Indonesia masih bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan susu nasional. Pemerintah mengakui bahwa produksi susu dalam negeri belum cukup untuk memenuhi target program MBG.

      Sebagai solusi jangka pendek, Wamentan Sudaryono menyatakan bahwa pemerintah akan mengganti kebutuhan protein dengan sumber lain sambil meningkatkan produksi susu melalui impor sapi hidup.

      “Kita substitusi dengan sumber protein lain, sambil kita datangkan sapi hidup untuk memproduksi susu di dalam negeri,” jelasnya.

      Langkah ini juga bertujuan mengurangi ketergantungan pada impor susu jangka panjang dan meningkatkan kapasitas produksi domestik.

      Potensi Ekonomi

      Rencana impor sapi ini tidak hanya mendukung keberhasilan program MBG tetapi juga membuka peluang besar untuk investasi baru di sektor peternakan. Dengan mendatangkan sapi hidup dan membangun pabrik susu lokal, Indonesia dapat:

      • Mengurangi Ketergantungan pada Impor Susu
        Dengan sapi yang dapat diperah di dalam negeri, produksi susu lokal akan meningkat.
      • Meningkatkan Ketahanan Pangan
        Investasi dalam peternakan akan mendukung keberlanjutan pasokan protein hewani, khususnya susu.
      • Menciptakan Lapangan Kerja Baru
        Proyek ini berpotensi menciptakan lapangan kerja di sektor peternakan dan industri pengolahan susu.

      Dampak Jangka Panjang

      Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah tidak hanya berupaya meningkatkan asupan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga memperkuat sektor ekonomi lokal. Beberapa dampak positif yang diharapkan meliputi:

      • Peningkatan Gizi Anak: Memberikan protein berkualitas untuk mencegah stunting dan meningkatkan kesehatan generasi muda.
      • Dukungan bagi Peternak Lokal: Transfer teknologi dan investasi dari perusahaan luar negeri diharapkan dapat meningkatkan kapasitas peternak lokal.
      • Penguatan Ekonomi Desa: Peternakan dan industri susu diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.