• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • MiddleEastTensions – Mediapasti.com

    Tag: MiddleEastTensions

    • Donald Trump Klaim Israel dan Iran Sepakat Gencatan Senjata, Teheran Bantah: “Itu Bohong”

      Donald Trump Klaim Israel dan Iran Sepakat Gencatan Senjata, Teheran Bantah: “Itu Bohong”

      Mediapasti.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah mencapai kesepakatan gencatan senjata total setelah konflik udara intens sejak 13 Juni 2025.

      Pernyataan itu ia unggah di akun Truth Social, hanya beberapa jam setelah militer Iran menyerang Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, yang merupakan fasilitas militer utama Amerika Serikat di kawasan Teluk.

      “Selamat kepada semuanya! Telah disetujui sepenuhnya oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada gencatan senjata menyeluruh dan total… Perang 12 hari akan berakhir,” tulis Trump seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (24/6/2025).

      Menurut Trump, kesepakatan gencatan senjata ini akan dimulai dalam waktu 6 jam, berlangsung selama 12 jam, dan dianggap berakhir secara resmi setelah 24 jam.

      Ia mengklaim bahwa Iran akan memulai gencatan senjata lebih dulu, disusul Israel pada jam ke-12.

      “Ini adalah perang yang bisa berlangsung bertahun-tahun dan menghancurkan Timur Tengah, tetapi itu tidak terjadi, dan tidak akan pernah terjadi,” tegas Trump dalam pernyataannya.

      Iran Bantah Klaim Trump: “Itu Upaya Menyesatkan”

      Namun, pemerintah Iran membantah keras klaim tersebut.

      Media lokal The Tehran Times menyebut pernyataan Trump sebagai upaya manipulatif untuk melemahkan posisi Iran dalam konflik.

      Mahdi Mohammadi, penasihat Ketua Parlemen Iran, langsung menanggapi pernyataan Trump dan menyebutnya sebagai kebohongan strategis.

      “AS dan Israel berbohong. Mereka ingin Iran menurunkan kewaspadaannya sehingga mereka dapat meningkatkan ketegangan,” tulis Mahdi di platform X (sebelumnya Twitter).

      Latar Belakang Konflik: Serangan Terbesar terhadap Fasilitas Nuklir Iran

      Konflik antara Iran dan Israel memanas sejak 13 Juni 2025, dipicu oleh serangan udara besar-besaran Israel terhadap situs-situs nuklir Iran, termasuk Fordow, Natanz, dan Isfahan.

      Serangan ini terjadi saat Iran tengah mempersiapkan putaran keenam perundingan nuklir dengan Amerika Serikat.

      Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan balik ke beberapa target strategis, termasuk pangkalan militer AS di Qatar, yang menandai eskalasi langsung dengan Washington.

      Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Israel maupun Iran mengenai kesepakatan gencatan senjata.

      Beberapa pengamat menilai klaim Trump bisa menjadi bagian dari strategi tekanan diplomatik AS di tengah kegagalan meredam eskalasi.

      Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan berbagai negara menyerukan deeskalasi dan kembali ke meja perundingan untuk mencegah krisis regional yang lebih luas.

    • Rudal Iran Hantam Rumah Sakit di Israel, Netanyahu Ancam Balas Serangan

      Rudal Iran Hantam Rumah Sakit di Israel, Netanyahu Ancam Balas Serangan

      Mediapasti.com – Konflik antara Iran dan Israel kembali memanas setelah serangan rudal Iran menghantam sebuah rumah sakit di wilayah selatan Israel.

      Insiden ini memicu kemarahan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyebut serangan tersebut sebagai aksi kriminal dan mengancam akan membalas dengan keras.

      Israel Sebut Serangan Sebagai Kejahatan Perang

      Wakil Menteri Luar Negeri Israel, Sharren Haskel, menuding serangan Iran terhadap rumah sakit sebagai tindakan yang disengaja dan merupakan pelanggaran hukum internasional.

      “Ini adalah tindakan kriminal yang mengarah pada kejahatan perang,” ujarnya setelah Iran meluncurkan rentetan rudal balistik ke wilayah Israel, termasuk ke kota Beer Sheva.

      Netanyahu: Iran Akan Membayar Mahal

      Dalam pernyataan resminya, Netanyahu menegaskan bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi berat atas serangan yang terjadi pada Kamis, 19 Juni 2025.

      “Pagi ini, para diktator teroris Iran menembakkan rudal ke Rumah Sakit Soroka di Beer Sheva dan ke warga sipil di pusat negara. Kami akan membuat para tiran di Teheran membayar harga yang mahal,” tegas Netanyahu melalui platform X (dulu Twitter), seperti dikutip dari AFP.

      Menhan Israel Perintahkan Serangan Balasan

      Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akan dimintai pertanggungjawaban atas serangan tersebut.

      Gallant mengungkapkan bahwa militer Israel telah diperintahkan untuk meningkatkan intensitas serangan terhadap target strategis di Iran, termasuk fasilitas infrastruktur di ibu kota Teheran.

      “Ini adalah kejahatan perang paling serius. Khamenei harus bertanggung jawab atas tindakannya,” kata Gallant.

      Ia menambahkan bahwa serangan balasan akan menyasar pusat komando, fasilitas listrik, serta pangkalan militer Iran untuk “mengguncang rezim Ayatollah”.

      Iran Klarifikasi: Targetnya Bukan Rumah Sakit

      Iran membantah tuduhan Israel dan menyatakan bahwa serangan mereka ditujukan ke fasilitas militer, bukan rumah sakit.

      Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, menyebut target sebenarnya adalah Pangkalan Intelijen dan Komando Angkatan Darat Israel (IDF C4I) serta fasilitas militer di Gav-Yam Technology Park, yang berdekatan dengan Rumah Sakit Soroka.

      “Rumah sakit tidak menjadi sasaran langsung, tetapi terkena dampak dari ledakan di area sekitarnya,” demikian keterangan IRNA.

      Situasi Terkini dan Dampak Internasional

      Menurut laporan tim penyelamat Israel, serangan rudal Iran pada Kamis (18/6) menyebabkan sedikitnya 47 orang terluka, termasuk sejumlah staf medis dan pasien.

      Dua kota di dekat Tel Aviv juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat rentetan rudal.

      Insiden ini memperburuk ketegangan di Timur Tengah, yang sebelumnya sudah memanas akibat konflik berkepanjangan antara Israel dan kelompok-kelompok proksi Iran seperti Hizbullah dan milisi di Suriah serta Irak.

      PBB dan negara-negara anggota G20 mendesak kedua pihak untuk menahan diri guna mencegah eskalasi lebih lanjut.

    • Khamenei Peringatkan AS: Intervensi di Konflik Iran-Israel Akan Picu Konsekuensi Tak Terbalikkan

      Khamenei Peringatkan AS: Intervensi di Konflik Iran-Israel Akan Picu Konsekuensi Tak Terbalikkan

      Mediapasti.com – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat agar tidak ikut campur secara langsung dalam konflik yang sedang berlangsung antara Iran dan Israel.

      Dalam pidatonya yang disiarkan televisi nasional pada Rabu (18/6/2025), Khamenei menegaskan bahwa intervensi militer AS akan menimbulkan “konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki.”

      Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional yang telah menewaskan ratusan orang dalam sepekan terakhir.

      “Rezim Zionis telah melakukan kesalahan fatal dan akan menanggung akibatnya,” ujarnya seperti dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (19/6/2025).

      Respons terhadap Ancaman Trump dan Serangan Israel

      Khamenei menyoroti pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang sehari sebelumnya menyerukan “penyerahan tanpa syarat” dari pihak Iran.

      Ia menegaskan bahwa rakyat Iran tidak akan tunduk pada tekanan asing.

      “Siapa pun yang mengenal sejarah dan rakyat Iran tahu bahwa kami tidak akan tunduk pada bahasa ancaman,” katanya.

      Ia juga mengingatkan bahwa setiap serangan militer terhadap Iran akan berdampak besar.

      “Amerika harus sadar bahwa setiap serangan militer akan membawa kerugian besar yang tidak bisa diperbaiki. Iran tidak akan menyerah,” tegasnya.

      Eskalasi Militer Iran-Israel Meningkat Tajam

      Konflik Iran dan Israel memuncak sejak Jumat (13/6/2025) ketika Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah target strategis di Iran, termasuk fasilitas militer dan nuklir.

      Sebagai balasan, Iran meluncurkan rudal balistik dan drone tempur ke wilayah pendudukan Israel.

      Otoritas Israel mengonfirmasi sedikitnya 24 warganya tewas dan lebih dari 300 lainnya luka-luka akibat serangan tersebut.

      Sementara media pemerintah Iran melaporkan 585 korban jiwa dan lebih dari 1.300 orang terluka akibat rentetan serangan udara Israel.

      Iran Tegaskan Penolakan terhadap Perdamaian yang Dipaksakan

      Ayatollah Khamenei menyatakan bahwa Iran tidak akan menerima perdamaian yang dipaksakan dari luar, sebagaimana juga tidak akan membiarkan perang yang dipaksakan.

      “Kami tidak menginginkan perang, tapi jika perang dipaksakan pada kami, kami tidak akan pernah mundur,” ujarnya menutup pernyataan.

      Sikap tegas Khamenei ini memperkuat sinyal bahwa Iran siap menghadapi tekanan, baik dari Israel maupun AS.

      Di sisi lain, dunia internasional menyerukan deeskalasi segera guna mencegah meluasnya konflik ke kawasan Timur Tengah yang lebih luas.