• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • SriMulyani – Laman 2 – Mediapasti.com

    Tag: SriMulyani

    • Presiden Prabowo Bahas Keuangan Inklusif dan APBN 2026 di Istana

      Mediapasti.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat penting di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/3/2025), dengan agenda utama membahas keuangan inklusif dan APBN 2026.

      Rapat ini dihadiri sejumlah pimpinan bank dan pejabat tinggi negara.

      Sejumlah direktur utama bank BUMN yang hadir, antara lain:

      • Sunarso – Dirut Bank Rakyat Indonesia (BRI)
      • Nixon Napitupulu – Dirut Bank Tabungan Negara (BTN)
      • Darmawan Junaidi – Dirut Bank Mandiri
      • Royke Tumilaar – Dirut Bank Negara Indonesia (BNI)

      Selain itu, hadir juga beberapa menteri dan pejabat tinggi, termasuk:

      • Airlangga Hartarto – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
      • Sri Mulyani – Menteri Keuangan
      • Tito Karnavian – Menteri Dalam Negeri
      • Rosan Roeslani – Menteri Investasi dan Hilirisasi
      • Gus Ipul – Menteri Sosial
      • Dony Oskaria – Wakil Menteri BUMN
      • Perry Warjiyo – Gubernur Bank Indonesia (BI)
      • Mahendra Siregar – Ketua OJK
      • Purbaya Yudhi Sadewa – Ketua LPS
      • Ivan Yustiavandana – Kepala PPATK
      • Amalia Adininggar Widyasanti – Kepala BPS

      Pembahasan Keuangan Inklusif

      Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pertemuan ini membahas keuangan inklusif dan sistem perbankan di Indonesia.

      “Mungkin ini mengenai keuangan inklusif, rekening,” kata Airlangga.

      Usai rapat ini, Presiden Prabowo dijadwalkan memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) untuk membahas lebih lanjut kebijakan fiskal 2026.

      APBN 2026 dan KEM PPKF

      Selain keuangan inklusif, Presiden juga menggelar pertemuan khusus untuk membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) APBN Tahun 2026.

      Hadir dalam pembahasan ini:

      • Rachmat Pambudy – Menteri PPN/Kepala Bappenas
      • Thomas Djiwandono – Wakil Menteri Keuangan
      • Anggito Abimanyu – Wakil Menteri Keuangan
      • Suahasil Nazara – Wakil Menteri Keuangan

      Airlangga menyebut bahwa pembahasan ini merupakan bagian dari siklus APBN 2026 yang akan diajukan ke DPR.

      “Rapat ini membahas KEM PPKF. Kita akan mengetahui hasilnya nanti,” ujar Airlangga.

      Sementara itu, Wamenkeu Anggito Abimanyu menambahkan bahwa rapat ini bertujuan untuk merancang kebijakan fiskal yang lebih responsif terhadap tantangan ekonomi mendatang.

      “Kita melaporkan pokok-pokok kebijakan fiskal kepada Presiden,” katanya.

    • Isu Mundur Sri Mulyani dan Airlangga Hartarto di Reshuffle Kabinet Usai Idul Fitri

      Isu Mundur Sri Mulyani dan Airlangga Hartarto di Reshuffle Kabinet Usai Idul Fitri

      Mediapasti.com – Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju kembali mencuat setelah pengamat politik Kevin O’Rourke menulis dalam Reformasi Weekly Review edisi 10 Maret 2025.

      Dalam tulisannya, Kevin menyebutkan bahwa perombakan kabinet kemungkinan terjadi setelah 30 Maret 2025, tepat setelah Hari Raya Idul Fitri.

      Dua menteri di bidang ekonomi, yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dikabarkan akan meninggalkan Kabinet Merah Putih.

      Benarkah Sri Mulyani Akan Mundur?

      Salah satu indikasi mundurnya Sri Mulyani adalah menyusutnya kewenangan yang ia miliki.

      Kevin menyebut bahwa posisi Sri Mulyani akan digantikan oleh keponakan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.

      Selain itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dikabarkan akan menggantikan posisi Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian.

      Namun, Sri Mulyani dengan tegas membantah rumor tersebut.

      Dalam konferensi pers di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (18/3/2025), ia menegaskan bahwa dirinya tetap bertahan di kabinet dan tidak akan mengundurkan diri.

      “Saya tegaskan, saya ada di sini, berdiri dan tidak mundur. Saya tetap menjalankan tugas saya dalam mengelola APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” ujar Sri Mulyani.

      Ia juga memastikan bahwa pengelolaan keuangan negara akan tetap berjalan profesional dan transparan, sesuai dengan visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto.

      Airlangga Hartarto Juga Bantah Isu Mundur

      Tak hanya Sri Mulyani, Airlangga Hartarto juga membantah kabar bahwa dirinya akan keluar dari kabinet.

      “Tidak ada rencana mundur. Saya sudah berkomunikasi dengan Ibu Sri Mulyani tadi siang, dan beliau juga sedang bekerja penuh. Jadi, itu hoaks,” ujar Airlangga saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2025).

      Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan bahwa ia tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai Menko Perekonomian dan akan terus mendukung agenda ekonomi pemerintahan Prabowo.

      Fakta dan Spekulasi: Apakah Reshuffle Akan Terjadi?

      Meskipun Sri Mulyani dan Airlangga telah membantah isu reshuffle, rumor tetap beredar luas di kalangan politik.

      Beberapa analis menilai bahwa kemungkinan reshuffle tetap terbuka, terutama dengan adanya dinamika politik pasca Pilpres 2024 dan strategi Presiden Prabowo dalam merombak tim ekonominya.

      Sementara itu, pihak Istana Kepresidenan masih belum memberikan pernyataan resmi terkait kebenaran kabar ini.

    • APBN 2025 Defisit Rp31,2 Triliun di Februari: Penyebab, Rincian, dan Strategi Pemerintah

      APBN 2025 Defisit Rp31,2 Triliun di Februari: Penyebab, Rincian, dan Strategi Pemerintah

      Mediapasti.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per 28 Februari 2025 mengalami defisit sebesar Rp31,2 triliun, setara dengan 0,13% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

      Dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Maret 2025 di Jakarta, Kamis (13/3), Sri Mulyani menjelaskan alasan tidak disampaikannya laporan APBN Januari 2025 pada bulan sebelumnya.

      Beliau menyebut bahwa data awal tahun cenderung belum stabil karena berbagai faktor, sehingga diperlukan waktu untuk mendapatkan data yang lebih akurat guna menghindari misinterpretasi.

      Rincian Belanja Negara

      Per 28 Februari 2025, realisasi belanja negara mencapai Rp348,1 triliun atau sekitar 9,6% dari pagu APBN 2025 yang sebesar Rp3.621,3 triliun.

      Belanja pemerintah pusat tercatat sebesar Rp211,5 triliun, sementara transfer ke daerah (TKD) mencapai Rp136,6 triliun.

      Hingga Februari 2025, pendapatan negara mencapai Rp316,9 triliun atau 10,5% dari target APBN 2025 yang sebesar Rp3.005,1 triliun.

      Penerimaan perpajakan tercatat sebesar Rp240,4 triliun, sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp76,4 triliun.

      Keseimbangan primer menunjukkan surplus sebesar Rp48,1 triliun, mencerminkan kemampuan negara dalam mengelola utang.

      Sri Mulyani juga melaporkan bahwa realisasi pembiayaan anggaran mencapai Rp220,1 triliun atau 35,7% dari target APBN 2025.

      Beliau mengakui adanya penarikan pembiayaan yang cukup besar pada dua bulan pertama tahun 2025, menunjukkan strategi front loading dalam perencanaan pembiayaan.