MUKDAHAN, THAILAND – Kecelakaan tragis terjadi di Provinsi Mukdahan, Thailand, pada Kamis (2/7/2026). Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang diduga mengambil tanpa izin mobil pikap milik ayahnya menabrak rombongan biksu Buddha yang tengah berjalan kaki dalam kegiatan ziarah, mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan 18 lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan laporan yang dihimpun hingga pukul 11.55 waktu setempat, insiden terjadi di kawasan Pasar Na Sinuan, sebelum pintu masuk Huai Sing, Ban Na Sinuan, Distrik Mueang, Provinsi Mukdahan.
Saat kejadian, rombongan yang terdiri dari 34 biksu sedang berjalan kaki melanjutkan perjalanan ziarah. Mereka diketahui berangkat dari Wat Roy Phra Phutthabat Phu Manorom di Distrik Mueang Mukdahan dan hendak menuju Distrik Don Tan.
Namun nahas, sebuah mobil pikap Isuzu yang melaju dari arah berlawanan tiba-tiba menabrak rombongan biksu hingga menyebabkan banyak korban berjatuhan.
Lima biksu dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Tiga korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mukdahan, sehingga total korban tewas menjadi delapan orang.
Selain korban meninggal, sebanyak 18 biksu lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, 13 orang dilaporkan mengalami luka berat, sementara lima lainnya mengalami luka ringan dan masih menjalani perawatan medis.
Berdasarkan informasi awal dari pihak berwenang setempat, pengemudi mobil pikap merupakan seorang anak laki-laki berusia sekitar 11 tahun yang disebut sebagai anak berkebutuhan khusus. Anak tersebut diduga mengambil kendaraan milik ayahnya tanpa izin sebelum mengemudikannya hingga terjadi kecelakaan.
Hingga kini, pihak kepolisian Thailand masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap insiden tersebut, termasuk bagaimana anak tersebut bisa membawa kendaraan dan penyebab pasti kecelakaan.
Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan paling memilukan di Thailand karena melibatkan rombongan biksu yang sedang menjalankan perjalanan ziarah keagamaan.
📍THAILAND

















