Putusan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mengangkat Komisaris Independen

You are currently viewing Putusan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mengangkat Komisaris Independen

MEDIAPASTI.COM , JAKARTA , Putusan Pengangakatan yang di lakukan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengangkat sejumlah Relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi komisaris di perusahaan pelat merah. Pengangkatan itu seperti politik balas budi kepada jasa mereka.

Ini nama komisaris yang di angkat

1 .Ulin Yusron Diangkat Jadi Komisaris ITDC

2. Eko Sulistyo Jadi Komisaris PLN

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali melakukan penyesuaian bagi jajaran direksi BUMN. Kali ini dia mengangkat Ulin Ni’am Yusron sebagai Komisaris Independen PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development (ITDC).

Penetapan Komisaris Independen sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Nomor: SK-319/MBU/10/2020 tanggal 08 Oktober 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia,” tulis keterangan resmi yang dipublikasi di laman website ITDC, Jakarta, Sabtu (24/10/2020).

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memutuskan untuk mengangkat Eko Sulistyo sebagai Komisaris PT PLN (Persero).

Para relawan tentunya memiliki visi dan misi yang sejalan dengan pemerintah. Sehingga secara tidak langsung justru bisa membantu merealisasikan program-program pemerintah di tingkat BUMN.

“Maka besarnya keinginan masyarakat agar BUMN dikelola dengan sehat akan lebih mudah dicapai,” kata Handoko.

Serta Sehubungan dengan adanya Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) Nomor: SK-330/MBU|10|2O20 tanggal 9 Oktober 2020 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara, dengan ini disampaikan bahwa RUPS mengangkat Sdr. EkoSulistyo sebagai Komisaris,” tulis keputusan tersebut di Jakarta, Minggu (25/10/2020) .( Adnan)

Baca Juga :   Saat Pungutan Rp 1.000 di Stasiun Bekasi Timur Diprotes Pengemudi Ojol dan Penumpang

Tinggalkan Balasan