Gagal ke Liga Champions, AC Milan dilanda Protes oleh Supporter

protes supporter milan ke ibrahimovic
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Situasi di internal AC Milan benar-benar berada di titik nadir. Kegagalan menembus zona Liga Champions musim depan memicu gelombang protes masif dari para pendukung setia Rossoneri.

Tidak sekadar melayangkan kritik di media sosial, fans Milan kini mulai meneror petinggi klub lewat coretan grafiti dan spanduk bernada kasar di sekitar Stadion San Siro.

Gelombang amarah ini merupakan buntut dari kekalahan memalukan AC Milan dari Cagliari di laga pamungkas kandang. Imbas dari hasil minor tersebut, pemilik RedBird, Gerry Cardinale langsung mengambil tindakan ekstrem dalam waktu 24 jam.

Dia memecat pelatih Max Allegri, Direktur Olahraga Igli Tare, CEO Giorgio Furlani, hingga Direktur Teknis Geoffrey Moncada sekaligus.

Satu-satunya figur penting yang selamat dari pembersihan massal ini adalah Zlatan Ibrahimovic.

Mantan penyerang legendaris itu, yang kini menjabat sebagai penasihat khusus RedBird, diserahi tugas berat untuk mencari pengganti para petinggi yang didepak tersebut. Namun, posisi aman ini justru membuat dia menjadi sasaran empuk kekecewaan suporter.

Tuntutan Revolusi Total dari Ultras Milan

Kelompok suporter garis keras (ultras) Milan menegaskan bahwa pemecatan massal manajemen belum cukup untuk meredam amarah mereka.

Mereka menuntut adanya revolusi total, termasuk mendesak Cardinale untuk segera menjual klub kepada investor baru yang lebih ambisius.

Di luar Stadion San Siro, spanduk dan grafiti bernada kecaman mulai bertebaran. Uniknya, pesan untuk sang pemilik ditulis dalam bahasa Inggris yang berbunyi “Cardinale bloodsucker” (Cardinale si pengisap darah) dan “Cardinale go home“.

Sementara itu, serangan untuk Ibrahimovic ditulis menggunakan bahasa Italia yang tidak kalah menyakitkan. Suporter membentangkan tulisan “Ibra saboteur, go away” (Ibra sang sabotase, pergilah) serta desakan kuat untuk menendang orang-orang yang dianggap merusak Milan dari jajaran manajemen.

Skuat Muda Milan Futuro Turut Berimbas

Kemarahan fans ternyata tidak berhenti di level manajemen senior. Jovan Kirovski, sosok yang bertanggung jawab atas akademi muda dan skuat kedua Milan Futuro, juga tidak luput dari sasaran tembak.

Sebagaimana diketahui, Milan Futuro baru saja dipastikan terdegradasi dari Serie C ke liga semi-profesional. Performa buruk tim muda ini membuat suporter habis kesabaran.

Sebuah spanduk keras bertuliskan “Kirovski amateur, resign instantly” (Kirovski amatir, segera mundur) kini terpampang nyata di area stadion, menuntut sang manajer untuk segera meletakkan jabatannya.

Krisis multidimensi ini membuat masa depan AC Milan kian abu-abu menjelang persiapan musim baru. Manajemen baru di bawah kendali Ibrahimovic kini menghadapi tekanan ganda, yakni membangun ulang tim sekaligus menenangkan hati para suporter yang sudah telanjur meradang.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Leave a Reply

Ikuti Kami :

Berita Serupa

Berita Terbaru

Tag Berita