Samsat Kabupaten Bekasi Terapkan Sistem Antri Dokumen di Masa Covid 19

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Mediapasti.com , Bekasi ,Disaat Pandemi covid-19 belum berakhir meskipun di sejumlah wilayah menerapkan apa yang disebut (new normal). Kurva kasus aktif virus korona masih terus meningkat hingga saat ini.

Di Kabupaten Bekasi, Satuan Manunggal Satu Atap (Samsat) menerapkan sistem antrean berdasarkan dokumen yang hendak diurus: pembayarakan pajak kendaraan bermotor tahunan, lima tahunan, dan lainnya.

Kanit Samsat Kabupaten Bekasi, AKP Bait Ferdinan, menjelaskan pihaknya memastikan pengunjung terarah ketika berada di area samsat karena sudah ada rute-rute tertentu yang harus dilewati tiap pengunjung.

“Petugas ada yang antar, misal pengunjung ini ke sini. Jadi tidak ada yang berkeliaran ke mana-mana,” ucap dia kepada media.

Tempat antrian pun berada di area terbuka agar tidak terjadi penumpukan. Samsat menyediakan tiga tempat pengurusan dokumen di dalam lingkup kantor yang berada di Jalan Raya Industri Pasirgombong, Cikarang Utara.

Pertama, pelayanan di gedung utama; kedua, pelayanan Samsat Keliling (Samling); ketiga, pelayanan Samsat Gendong (Samdong). Kartu nomor antrean berbeda warna menyesuaikan tempat yang dituju. Misal merah untuk Samling, dan kuning untuk Samdong.

Wajib pajak yang masuk area Samsat pertama-tama memasuki bilik disinfektan, lalu mencuci tangan, mengukur suhu tubuh, mengecek berkas, mengambil nomor antrean, dan menunggu.

“Jadi lebih cepat prosesnya. Wajib pajak yang datang langsung ambil nomor antrean, duduk di ruang tunggu, nanti dipanggil. Misalkan nomor 1 sampai 10 warna merah ke Samling, Samdong atau masuk ke gedung. Begitu,” ucap polisi berpangkat balok tiga ini.

Di gedung utama, kapasitas maksimal individu hanya 40-50 orang dengan kursi yang diberi tanda agar tidak wajib pajak tidak duduk berdekatan.

Wajib pajak yang mengajukan daftar ulang mencapai 1.500-an dalam sehari. Jumlah itu masih angka estimasi, kalau pun lebih atau kurang, tidak jauh.

Baca Juga :   Proyek Peningkatan Jalan Tidak Berkualitas,Dalam Pelaksanaan DI Air Yang Banjir.

“Kalau (saat pandemi) covid-19 gak terlalu banyak (wajib pajak). Pemutihan dari Maret. Kita tetap ikut anjuran pemerintah, dan anjurkan wajib pajak bayar online,” ucap dia.

Jelang kenormalan baru, wajib pajak yang datang ramai. Tapi, tidak ada penumpukan sampai kategori overkapasitas. Oleh karena itu, Samsat Kabupaten Bekasi tidak menerapkan pembatasan kuota wajib pajak per hari sebagaimana kantor Satpas SIM.

“Boleh dikatakan kesadaran warga cukup baik. Ada yang patuh, dan kalo yang tidak patuh diimbau. demikian Ferdinan.(adnan)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami :

Berita Serupa

Berita Terbaru

Twitter Kami

Terjadi Runtuhnya kaca pembatas di club San Luis Potosí karena terlalu berdesakan, 3 orang tewas dan 16 orang luka-luka.

https://mediapasti.com/kriminal/18659/pengusaha-rental-mobil-jadi-korban-amuk-massa-di-pati-diteriaki-maling-oleh-warga/

Seorang anak jatuh dari pagar Jembatan Penyeberangan Jalan (JPO) tol Jatiasih yang kondisi dipagari dengan "tali rapia" kemudian korban terjatuh di jalur jalur cepat (01/6/2024)
#peristiwa #anakjatuh #jatiasih #toljatiasih #viral #kasian

Viral ! Pengakuan Pegi pada Konferensi Pers Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
#pembunuhan #pegi #vinacirebon #vina #kasusvina

Load More

Tag Berita

Menkominfo Berhasil Ungkap Modus Baru Judi Online

Mediapasti.com – Menkominfo atau Menteri Komunikasi dan Informatika baru-baru ini mengungkap modus operandi (MO) baru perjudian online di Indonesia. Cara baru ini melibatkan penggunaan pulsa