Pengemis di Tabrak Mobil di Tasikmalaya

You are currently viewing Pengemis di Tabrak Mobil di Tasikmalaya

Mediapasti.com ,Peristiwa Kasus kecelakaan di Jalan Terusan Situ Gede, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, kemarin Jumat (25/09) hingga Sabtu (26/09) masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.

Kecelakaan yang merenggut korban jiwa seorang pengemis itu berdasarkan keterangan perempuan pengemudi mobil, menurut Kanit Laka Satlantas Polresta Tasik, Ipda Zezen Zaenal, akibat kelalaian

Jadi berdasarkan hasil pemeriksaan sementara si pengemudi hilang konsentrasi ketika mengemudi mobilnya,” katanya kepada wartawan, Sabtu (26/09) siang. “Jadi ketika dia mengemudi melintasi lokasi kejadian sempat mengambil hapenya didashboard mobil karena mau mengirim pesan whatsapp,” sambungnya. Namun, terang Zezen, hapenya malah jatuh ke bawah mobil tepatnya di kolong jok mobil. Lalu si pengemudi malah berusaha mengambil hape yang jatuh itu. “Nah, saat ngambil Hp itu mobil melesat tak terkendali ke arah kiri jalan. Intinya pengemudi melakukan aktivitas lain selain megang kemudi. Ya itu ngoprek hape bari nyetir (Main Hp sambil nyetir),” terangnya. Zezen menambahkan, pengemudi mobil itu, berinisial WL (29) warga Tuguraja, Cihideung Kota Tasik. Dia sendirian di dalam mobil itu. Saat dimintai Surat Izin Mengemudi (SIM), dia tak memilikinya. “Kasusnya masih dalam penyelidikan hingga kini. Iya dia tak punya SIM,” tambahnya. Kasatlantas Polresta Tasikmalaya, AKP Bayu Tri Nugraha mengimbau kepada para pengguna jalan agar tetap taat hukum ketika berkendaraan di jalan raya. “Karena jalan itu adalah milik umum. Jadi kalau kita tak hati-hati akan membahayakan nyawa orang lain,” tuturnya. Jelas Bayu, si pengemudi mobil dalam kasus ini tidak kebut-kebutan melainkan teledor. Dan belum mempunya SIM. “Kemudian untuk para korban dan pejalan kaki ya kalau mau duduk carilah tempat yang lebih aman. Sebab, lokasi itu bukan tempat duduk tapi untuk pejalan kaki,” jelasnya. Tukas Bayu, walaupun kecelakaan ini memang murni kelalaian si pengemudi, yang mau duduk harus pada tempatnya dan bukan dipinggir jalan. “Karena ya kita tak tahu kapan ada mobil yang nyelonong. Apalagi info dari para pedagang, para korban sudah disarankan untuk tidak duduk di lokasi itu karena berbahaya.tidak aman untuk beristirahat dintempat tersebut ungkap warga

Baca Juga :   Pembuatan Vaksin Diawasi Ketat Untuk Memastikan Keamannya

( Fadil )

Tinggalkan Balasan