Melonjaknya Harga Daging Membuat Ratusan Pedagang Daging dan Ayam Potong Mogok Dagang

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

MEDIAPASTI.COM-BEKASI- Melonjaknya harga daging membuat Ratusan pedagang daging dan ayam potong yang berada di pasar Cikarang, Kabupaten Bekasi, melakukan aksi mogok dagang selama tiga hari, ini di lakukan para pedagang karena semakin tingginya harga daging lokal dan impor serta pedagang ayam potong dari peternak yang berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dengan membentangkan poster di tempat usahanya para pedagang daging lokal dan impor serta pedagang ayam potong, di pasar Cikarang melakukan aksi mogok berdagang selama tiga hari ,setelah semakin melonjaknya harga daging lokal yang awalnya hanya 110 dari peternak, di jual mencapai 125 perkilo gramnya. Selain itu harga daging impor yang awalnya hanya Rp. 70 melonjak menjadi 80 perkilo gramnya, sedangkan harga ayam potong yang biasanya hanya 28 perkilo gram melonjak dari peternak mencapai 40 perkilo gramnya.

“mewakili pedagang daging lokal dan impor se Kabupaten Bekasi,kami kompak hari ini mogok berdagang selama tiga hari, ini kami lakukan karena semakin tingginya harga daging lokal dan impor dari peternak dari Jawa tengah dan Jawa timur”. ujar Kardimin (56) pedagang daging. Pada hari Rabu (20/01/2020)

dengan aksi mogok yang Kami lakukan,kami berharap aksi kami dapat di dengar pak presiden Joko Widodo, agar dapat mendengar aksi yang kami lakukan,dengan harapan ada operasi pasar untuk menyetabilkan harga daging lokal dan impor maupun harga ayam potong” lanjut Kardimin.

Sementara itu pengusaha bokso Bambang Prayitno(45), yang hendak membeli daging untuk di buat olahan bakso, sempat terkejut dengan tidak adanya aktifitas dagang dari para pedagang daging,sangat mendukung apa yang di lakukan para pedagang,meski berimbas usaha dagang baksonya yang tentu tidak akan dapat menjual bakso karena tidak adanya daging yang di jual pedagang daging di seluruh kabupaten Bekasi.

Baca Juga :   Arab Saudi Cabut Syarat Kesehatan dan Wajib Vaksin Meningitis Dari Umrah RI

tentunya kami akan terkena imbas dengan mogoknya pedagang daging, karena kami tentunya esok tidak akan dapat berjualan bakso,karena daging yang kami butuhkan tidak ada di pasaran,akibat mogoknya para pedagang daging di seluruh kabupaten Bekasi” ujar Bambang Prayitno

kerugian tentu akan berdampak bagi para pedagang bakso khususnya yang berada di kabupaten Bekasi,dengan jumlah pedagang yang mencapai ribuan pedagang,yang tentunya para pedagang bakso yang tergabung dalam usaha mikro kecil menengah atau UMKM akan merugi hingga milyaran rupiah”lanjut Bambang.

Para pedagang daging dan pengusaha bakso berharap aksi yang di lakukan tidak berlarut larut, dan aksi yang di lakukan pedagang daging dapat segera di dengar di realisasikan presiden Joko Widodo.

kami mewakili pedagang bakso berharap secepatnya presiden jokowi untuk memerintah menetri terkait untuk melakukan operasi pasar,karena pera pedagang bakso akan sangat terasa dampaknya terlebih di masa pandemi covid 19 saat ini” Ucapnya Bambang ( Fadil)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami :

Berita Serupa

Berita Terbaru

Twitter Kami

Terjadi Runtuhnya kaca pembatas di club San Luis Potosí karena terlalu berdesakan, 3 orang tewas dan 16 orang luka-luka.

https://mediapasti.com/kriminal/18659/pengusaha-rental-mobil-jadi-korban-amuk-massa-di-pati-diteriaki-maling-oleh-warga/

Seorang anak jatuh dari pagar Jembatan Penyeberangan Jalan (JPO) tol Jatiasih yang kondisi dipagari dengan "tali rapia" kemudian korban terjatuh di jalur jalur cepat (01/6/2024)
#peristiwa #anakjatuh #jatiasih #toljatiasih #viral #kasian

Viral ! Pengakuan Pegi pada Konferensi Pers Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
#pembunuhan #pegi #vinacirebon #vina #kasusvina

Load More

Tag Berita

3 Tahun Dibully, Siswi SMK di Bandung Meninggal Dunia

Mediapasti.com – Siswi SMK warga Kampung Centeng, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat (KBB) menjadi korban bullying atau perundungan selama tiga tahun yang dilakukan teman sekolahnya.