Ramai Ronaldo Sebut Dikhianati Rekan Setim dan Bentrok Dengan Erik Ten Hag

You are currently viewing Ramai Ronaldo Sebut Dikhianati Rekan Setim dan Bentrok Dengan Erik Ten Hag

Mediapasti – Erik ten hag dikabarkan telah mengatakan kepada petinggi Manchester United bahwa Cristiano Ronaldo tidak boleh bermain untuk klub lagi.

Manajer asal Belanda itu mengadakan pertemuan dengan pejabat Man United untuk membahas dampak dari wawancara eksplosif Cristiano Ronaldo dengan Piers Morgan.

“Cristiano Ronaldo tidak boleh bermain untuk Man United lagi,” tulis ESPN, Selasa (15/11/2022) menurut sumbernya.

Manchester United mengetahui tentang wawancara tersebut beberapa jam setelah dramatis menang 2-1 atas Fulham pada hari Minggu kemarin (sumber mengatakan ke ESPN), dan disebut mengambil nasihat hukum tentang cara terbaik untuk menangani situasi itu.

Cristiano Ronaldo memiliki kontrak senilai lebih dari 500.000 poundsterling per minggu hingga akhir musim ini.

Tetapi, di Old Trafford ada perasaan bahwa hampir tidak mungkin untuk memasukkan kembali superstar berusia 37 tahun itu ke dalam skuad setelah World Cup 2022 Qatar.

CR7 diketahui sudah dua kali didisiplinkan oleh Erik ten Hag musim ini.

Pertama karena pergi lebih awal selama pertandingan persahabatan pramusim dengan Rayo Vallecano, dan kedua usai penolakannya untuk masuk sebagai pemain pengganti melawan Tottenham Hotspur.

Sumber mengatakan kepada ESPN bahwa Erik ten Hag masih berpendapat bahwa Cristiano Ronaldo yang fit dan termotivasi dapat membantu timnya selama paruh kedua musim ketika Setan Merah berharap untuk menantang di empat kompetisi musim ini.

Tetapi, Ten Hag disebut telah mengatakan kepada petinggi Man United bahwa dia tidak mau mengorbankan persatuan dalam skuad untuk mengakomodasi bintang asal Portugal itu.

Erik ten Hag siap untuk melihat Cristiano pergi, bahkan jika penggantinya belum bisa didapatkan pada bursa transfer Januari 2023 nanti.

Baca Juga :   Cristiano Ronaldo Sepakat Gabung ke Al Nassr, Dengan Gaji Rp3,2 Triliun per Tahun

Tinggalkan Balasan