Siapa Sosok Dibalik Ketajaman Marcus Rashford MU

You are currently viewing Siapa Sosok Dibalik Ketajaman Marcus Rashford MU

Mediapasti.com – Bomber Manchester United (MU), Marcus Rashford sedang gacor. Dua gol ke gawang Leicester City dalam kemenangan 3-0 yang diraih tim Setan Merah Minggu (19/2/2023) malam WIB, adalah bukti bagaimana Marcus Rashford memperlihatkan ketajamannya.

MU menang telak 3-0 atas Leicester City dalam laga pekan ke-24 Premier League, Minggu (19/2/2023).

Dua gol pertama The Red Devils dicetak oleh Marcus Rashford pada menit ke-25 dan 56′.

Satu gol lain dicetak oleh Jadon Sancho pada menit ke-61.

Performa yang diperlihatkan Marcus Rashford dalam beberapa laga terakhir memang luar biasa.

Bahkan ada yang menganggapnya sebagai penyerang terbaik di dunia untuk saat ini, terutama jika melihat jumlah gol yang dicetaknya belakangan ini.

Performa Marcus Rashford ini membuat MU mulai disebut-sebut berpeluang menjadi kandidat juara Premier League.

Hal yang menarik adalah sebenarnya siapa sosok yang ikut berperan besar atas kembali tajamnya Rashford musim ini?

Sosok Dibalik Ketajaman Rashford

Ada pemandangan menarik yang mewarnai kemenangan MU atas Leicester City di Old Trafford kemarin.

Sebab para pendukung tim Setan Merah menyanyikan nama Benni McCarthy yang merupakan anggota staf pelatih MU.

Jarang ada anggota staf ruang belakang klub yang dirayakan seperti ini, tetapi McCarthy bukan pelatih biasa.

Pria asal Afrika Selatan berusia 45 tahun itu banyak dipuji karena membantu Marcus Rashford kembali menjelma sebagai striker ganas.

Benni McCarthy bergabung dalam staf pelatih MU di awal musim ini, atau bersamaan dengan masuknya pelatih kepala Erik ten Hag.

Melansir dari Daily Mail, McCarthy menjadi salah satu dari sejumlah tokoh kunci di Tim Ten Hag.

Tetapi mantan striker Blackburn Rovers dan West Ham itu didatangkan khusus untuk meningkatkan lini depan dan tidak diragukan lagi bahwa dia telah menjadi salah satu faktor dalam performa sensasional Rashford musim ini.

Baca Juga :   Argentina Pastikan Tempat di Final Copa America Setelah Kalahkan Kolombia

Banyak Membantu Rashford

Marcus Rashford menjadi mesin gol MU di musim ini. Pemain berusia 25 tahun itu memborong dua gol ke gawang Leicester akhir pekan kemarin, sekaligus membuat total golnya untuk musim ini menjadi 24 gol terbaik dalam karirnya.

Rashford juga membuat 16 gol dalam 17 pertandingan terakhirnya.

Sesi satu lawan satu dengan McCarthy telah membantu mengubah Rashford menjadi striker yang lebih percaya, kemampuan meningkatkan kualitas bola udara.

Hal itu terlihat saat Rashford melawan Leeds dan West Ham.

‘Dia pasti banyak membantu saya. Memiliki pelatih yang berpikiran menyerang bagus untuk kami. Dia selalu ada di sana berbicara kepada kita tentang hal-hal ini,” terang Rashford pada bulan November lalu.

Keputusan Tepat Erik ten Hag

Selain Rashford, pemain MU lainnya seperti Jadon Sancho juga diminta untuk berlatih keras untuk sesi satu lawan satu dengan McCarthy.

Begitu juga dengan striker MU lainnya, Anthony Martial.

Bulan Januari kemarin, Erik ten Hag memberikan penjelasan soal keputusannya mendatangkan Benni McCarthy dalam stafnya.

Terutama berkaitan dengan kualitas lini depan timnya.

“Dalam staf pelatih kami, kami memiliki banyak pemain bertahan dan pemain lini tengah. Saya ingin menemukan keseimbangan yang baik. Saya beruntung memiliki seseorang di staf saya yang melakukannya,” tutur Ten Hag.

“Sepak bola adalah tentang mencetak gol. Anda memiliki spesialis penjaga gawang, tetapi Anda juga memiliki spesialis ofensif dan, khususnya, kami memiliki pelatih pencetak gol khusus,”jelasnya.

Perjalanan Karir Benni McCarthy

Benni McCarthy kini menjadi seorang pelatih di MU.

Ia dibekali kemampuan empat Bahasa, yaitu Inggris, Belanda, Spanyol, dan Portugis yang membantunya berkomunikasi dengan semua pemain Man United.

Baca Juga :   Setan Merah diBantai Habis Oleh The Reds 7-0!

Saat masih aktif sebagai pemain, McCarthy dikenal sebagai penyerang tajam yang mengawali kariernya di kampung halamannya Cape Town.

Kemudian ia bergabung dengan Ajax, Celta Vigo dan kemudian Porto, di mana dua golnya membantu menyingkirkan MU dari Liga Champions pada tahun 2004 saat tim asuhan Jose Mourinho menaklukkan Eropa.

Benni McCarthy juga menorehkan 52 gol dalam 140 pertandingan untuk Blackburn Rovers.

Ia finis di urutan kedua setelah Didier Drogba untuk menjadi top scorer Premier League di musim 2007.

McCarthy juga bermain 79 kali untuk Timnas Afrika Selatan dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa negaranya dengan 31 gol.

“Saya ingin membantu para pemain muda, mendorong mereka, mengubah pola pikir mereka dan benar-benar mencoba membuat perbedaan untuk United musim ini,” ujar Benni McCarthy.

‘Mudah-mudahan, musim ini kita akan melihat Man United yang benar-benar bangkit kembali seperti sekelompok pemain yang lapar,” tergasnya.

Tinggalkan Balasan