Banjir Akibatkan Jalan Provinsi Jembatan Pacing Kedung Waringin Ambles

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram


MEDIA PASTI.COM– Jalan Provinsi Mengalami dampak Akibat Banjir yakni Jembatan Pacing di Jalan Raya pantura kec. Kedung waringin, Kabupaten Bekasi amblas. Akibatnya, kendaraan berat roda empat dilarang melintasi jembatan tersebut. di karnakan jembatan tergeser dan ambles untuk itu sementara akses dialihkan ke jalan lain.

Di sekitar badan jembatan yang amblas saat ini sudah dipasang garis polisi. Agar tidak ada kendaraan berat roda 4 yang melintas jembatan tersebut.

amblasnya jembatan penghubung 2 daerah tersebut lantaran tihang jembatan yang dihantam keras oleh arus banjir yang sangat exstrim.

“Ditambah dengan kemacetan yang sempat terjadi di ruas jalan tersebut. Sehingga beban berlebih dari kapasitas. pada badan jembatan sampai amblas.

“Penanganan sementara akan dipasang jembatan bailey. Target pemasangannya jembatan darurat sekitar tiga hari. Semoga dengan jembatan bailey sementara ini, lalu lintas bisa beraktifitas kembali normal,” ucap (ramdani)

Baca Juga :   Buat Para Gojek Terkejut,Kapolsek Tambun Berikan Masker Gratis
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami :

Berita Serupa

Berita Terbaru

Twitter Kami

Terjadi Runtuhnya kaca pembatas di club San Luis Potosí karena terlalu berdesakan, 3 orang tewas dan 16 orang luka-luka.

https://mediapasti.com/kriminal/18659/pengusaha-rental-mobil-jadi-korban-amuk-massa-di-pati-diteriaki-maling-oleh-warga/

Seorang anak jatuh dari pagar Jembatan Penyeberangan Jalan (JPO) tol Jatiasih yang kondisi dipagari dengan "tali rapia" kemudian korban terjatuh di jalur jalur cepat (01/6/2024)
#peristiwa #anakjatuh #jatiasih #toljatiasih #viral #kasian

Viral ! Pengakuan Pegi pada Konferensi Pers Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
#pembunuhan #pegi #vinacirebon #vina #kasusvina

Load More

Tag Berita

3 Tahun Dibully, Siswi SMK di Bandung Meninggal Dunia

Mediapasti.com – Siswi SMK warga Kampung Centeng, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat (KBB) menjadi korban bullying atau perundungan selama tiga tahun yang dilakukan teman sekolahnya.