KPK Menyebut Banyak Pejabat Negara Memiliki Harta Tak Wajar

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

MEDIAPASTI – Tak hanya mencurigai Ferdy Sambo, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menyebut banyak pejabat negara punya harta tak wajar. Padahal aset dan kekayaan milik penyelenggara negara mudah dipantau.

Kecurigaan itu disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat ditanyai soal kecurigaan KPK terhadap rekening Ferdy Sambo.

Dia menyebut, kecurigaan itu tak hanya kepada Sambo seorang, melainkan para pejabat negara yang memiliki rumah-rumah besar.

“Ya, kalo masalah curiga sih, nggak hanya yang bersangkutan (Ferdy Sambo)… kan banyak pejabat negara yang punya kekayaan negara nggak wajar. Rumah di Pondok Indah itu punya siapa? Siapa saja pejabat punya rumah di situ?” kata Alexander Marwata kepada wartawan, Minggu (11/12/2022).

Dia menerangkan, sejatinya seluruh aset kekayaan penyelenggara negara itu dapat mudah dipantau. Sebab, pemasukan pejabat negara itu memiliki jumlah yang terukur.

“Kan gaji penghasilan penyelenggara negara, pejabat negara itu terukur, mulai dari pangkat terendah sampai pensiun. Itu semua ada SK-nya, tunjangan, gaji pokok berapa,” jelas dia.

Kemudian, rekening tak wajar itu bisa diungkap lewat hasil penghitungan keseluruhan. Ia menyebut pendapatan penyelenggara itu dapat diakumulasikan mulai awal bekerja hingga pensiun.

“Tinggal diakumulasi saja kan, kapan dia masuk, kapan pensiun, punya penghasilan di luar penyelenggara negara, sebagai ASN atau tidak. Kalau punya bisnis, harus diungkap. Bisnis apa? Penghasilan berapa?” tegas dia.

Ferdy Sambo Tak Lengkapi LHKPN

Dalam kesempatan itu, dia mengungkap bahwa eks Kadiv Propam Mabes Polri Ferdy Sambo tak pernah melengkapi penyampaian Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN). Dia mengatakan Ferdy Sambo tak melampirkan surat kuasa kepada KPK.

“Sebetulnya bukan belum terdaftar, tetapi yang bersangkutan belum menyampaikan surat kuasa, untuk melakukan klarifikasi,” ucap dia.

Baca Juga :   Tempat Nongkrong Asik Berdikari Coffe Yang Bertempat di Tambun Selatan Pas Buat Santai

Alex menyebutkan selain menyampaikan aset yang dimiliki, para penyelenggara negara diwajibkan untuk menyertakan surat kuasa. Surat itu bertujuan memberi izin kepada KPK dalam mengklarifikasikan penyampaian LHKPN, salah satunya memeriksa rekening bank.

“Selain menyampaikan laporan, yang bersangkutan harus sampaikan surat kuasa. Misalnya kami boleh meminta laporan rekening koran yang bersangkutan dan keluarganya ke bank, dalam rangka klarifikasi, yang bersangkutan tidak sampaikan itu,” Ucap dia.

“Jadi, kami anggap LHKPN yang bersangkutan belum lengkap sehingga belom juga bisa kita umumkan, karena apa? Kita nggak punya surat kuasa,” jelas Alex.

Selain itu, dia menyebut sejatinya setiap anggota Polri wajib melampirkan LHKPN. Laporan itu seharusnya dilaporkan oleh setiap penyidik.

“(Polri) wajib. Semua penyidik, wajib,” pungkas Alex.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
X
Threads
Pinterest
Telegram

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami :

Berita Serupa

Berita Terbaru

Twitter Kami

Terjadi Runtuhnya kaca pembatas di club San Luis Potosí karena terlalu berdesakan, 3 orang tewas dan 16 orang luka-luka.

https://mediapasti.com/kriminal/18659/pengusaha-rental-mobil-jadi-korban-amuk-massa-di-pati-diteriaki-maling-oleh-warga/

Seorang anak jatuh dari pagar Jembatan Penyeberangan Jalan (JPO) tol Jatiasih yang kondisi dipagari dengan "tali rapia" kemudian korban terjatuh di jalur jalur cepat (01/6/2024)
#peristiwa #anakjatuh #jatiasih #toljatiasih #viral #kasian

Viral ! Pengakuan Pegi pada Konferensi Pers Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
#pembunuhan #pegi #vinacirebon #vina #kasusvina

Load More

Tag Berita

Sakit Hati, Putri Kandung Tega Bunuh Ayah

Mediapasti.com – Seorang pedagang perabot berinisial S ditemukan tewas di dalam tokonya di Pasar Banjir Kanal Timur (BKT), Jalan Masjid Baitul Latif, Duren Sawit, Jakarta

Gunakan Senjata Fosfor, Israel Gempur Lebanon Selatan

Mediapasti.com – Kesulitan menghadang serangan-serangan roket Hizbullah, tentara Israel dilaporkan menembaki wilayah Lebanon selatan menggunakan bom fosfor putih yang dilarang, Minggu malam (23/6/2024) waktu setempat.

Bos Rental Ungkap Trik Licik Bandit Mobil Rental Pati

Mediapasti.com – Pengusaha rental mobil di Sleman, Yogyakarta, berinisial FSP (32) mengungkap siasat licik bandit-bandit kendaraan bodong di Pati, Jawa Tengah. FSP mengaku sudah memasukkan konsumen asal

Gerak Cepat, Inilah 4 Temuan Satgas Pemberantasan Judol

Mediapasti.com –  Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online mulai bekerja memberantas judi online di Indonesia dengan menindak aktivitas keuangan yang terlibat dalam praktik tersebut. Satgas Judi

Polisi ungkap Penyebab Gudang LPG Kebakaran di Bali

Mediapasti.com – Kebakaran gudang LPG di Denpasar yang diduga akibat percikan api yang memicu ledakan kembali menelan korban jiwa. Tim Laboratorium Forensik Polda Bali mengungkap penyebab

Tegas, Kominfo Minta Akses Internet Judol Diputus

Mediapasti.com – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi meminta penyelenggara jasa internet segera memutus akses internet judi online dalam 3×24 jam selama hari kerja. Pemutusan

AS-Korsel Marah Rusia-Korut Teken Pakta, China ?

Mediapasti.com – Vladimir Putin dan Kim Jong Un telah menandatangani “perjanjian kemitraan komprehensif”. Di dalamnya terdapat klausul berisi persetujuan untuk memberikan “bantuan timbal balik jika